Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Review Lagu • 1 tahun lalu
Album Artwork
Senandung Pucuk - Pucuk Pinus
Dangdut, Pop Rock
1988 • 4:59 • Track 5/12
Ebiet G. Ade
  • Tentang
  • Lirik
  • Review
  • Tracklist
  • Komentar
Makna Lagu
Makna lagu ini menggambarkan kedamaian dan keindahan alam yang dapat dirasakan melalui pengalaman mendaki dan menyatu dengan lingkungan. Liriknya menekankan pentingnya keharmonisan antara manusia dan alam, serta bagaimana perjalanan dan pengamatan di alam dapat menghadirkan rasa kebersamaan dan ketenangan.
Makna Lirik
Bila kita tak segan mendaki
Lebih jauh lagi
Kita akan segera rasakan
Betapa bersahabatnya alam

Makna lirik lagu ini menggambarkan semangat dan keberanian untuk menjelajahi alam dengan p... tampilkan semua

Setiap sudut seperti menyapa
Bahkan teramat akrab
Seperti kita turut membangun
Seperti kita yang merencanakan

Makna lirik lagu ini menggambarkan kedekatan dan keakraban antara individu dengan lingkung... tampilkan semua

Pucuk-pucuk pinus seperti berebut
Bergesek, berdesak, berjalin tangan
Ranting kering luruh adalah nyanyian
Selaksa puisi bergayut di dahan
Leburlah di sini
Kini tinggal menunggu
Datang hembusan angin
Sempurnalah segalanya

Makna lirik lagu ini menggambarkan keindahan dan keselarasan alam, serta proses perjalanan... tampilkan semua

Bila kita tak segan menyatu
Lebih erat lagi
Kita akan segera percaya
Betapa bersahajanya alam

Makna lirik lagu ini menggambarkan pentingnya kebersatuan dan keterhubungan antarindividu ... tampilkan semua

Lumpur kering adalah pedoman
Untuk temukan jalan
Dan butir embun adalah lentera
Dalam segenap kegelapan

Makna lirik lagu ini menggambarkan perjalanan hidup yang penuh tantangan dan harapan. "Lum... tampilkan semua

Review Lagu

Lagu "Senandung Pucuk - Pucuk Pinus" karya Ebiet G. Ade adalah sebuah karya seni yang tidak hanya menyampaikan nuansa alam, tetapi juga mengajak pendengarnya untuk merenung tentang hubungan manusia dengan lingkungan. Melalui liriknya yang puitis, Ebiet berhasil menangkap keindahan dan kedalaman makna dari alam yang bersahabat. Mari kita telusuri lebih dalam tentang pesan dan makna yang terkandung dalam lagu ini.

Keindahan Alam sebagai Teman Setia

Diawali dengan ajakan untuk mendaki dan menjelajah lebih jauh, lirik ini menekankan pentingnya keberanian untuk melakukan eksplorasi. Tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan spiritual dalam berinteraksi dengan alam. "Betapa bersahabatnya alam" menggambarkan bagaimana setiap sudut alam seolah menyapa kita, menawarkan kehangatan dan keakraban yang sering kali terabaikan ketika kita terjebak dalam rutinitas sehari-hari.

Kesatuan dengan Alam

Frasa "Bila kita tak segan menyatu, lebih erat lagi" menunjukkan harapan akan adanya keterhubungan yang lebih dalam antara umat manusia dan alam. Hal ini mengisyaratkan bahwa dengan menyatu, kita dapat memahami lebih baik keindahan dan kelestarian yang ditawarkan oleh bumi. Kedekatan ini mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap lingkungan, menganggapnya sebagai mitra dalam perjalanan hidup.

Pentingnya Menghargai Proses

Dalam perjalanan menuju keindahan alam, kita diajak untuk menyadari bahwa "lumpur kering adalah pedoman untuk temukan jalan". Ini bisa diartikan sebagai pengingat bahwa setiap perjalanan memiliki tantangan dan hambatan yang harus dilalui. Namun, melalui perjalanan tersebut, kita dapat menemukan jalan yang benar. Kelembutan "butir embun" sebagai simbol cahaya dalam kegelapan menggambarkan harapan dan inspirasi yang dapat ditemukan meskipun dalam situasi yang sulit.

Seni dalam Alam

Penggambaran "Pucuk-pucuk pinus seperti berebut, bergesek, berdesak, berjalin tangan" memberikan kita gambaran visual tentang kehidupan dan interaksi di dalam alam. Ranting kering yang luruh dijelaskan sebagai "nyanyian", yang menekankan bahwa setiap elemen alam memiliki kisah dan harmoninya sendiri. Lagu ini membuktikan bahwa alam adalah sebuah karya seni yang hidup, dipenuhi dengan puisi dan keindahan yang sering kali tidak kita sadari.

Penantian dan Kesempurnaan

Di akhir lirik, terdapat penyebutan tentang menunggu "hembusan angin" yang akan menyempurnakan segalanya. Ini mengisyaratkan bahwa dalam setiap aspek kehidupan, ada ketidaktahuan dan keharusan untuk menunggu saat yang tepat. Kesempurnaan itu datang tidak hanya dari usaha kita, tetapi juga dari kesediaan kita untuk bersabar dan menerima apa yang diberikan oleh alam.

Kesimpulan

Lagu "Senandung Pucuk - Pucuk Pinus" oleh Ebiet G. Ade adalah lebih dari sekadar melodi indah. Ia adalah sebuah refleksi mendalam tentang hubungan antara manusia dan alam. Dengan kepekaan dan ketulusan dalam setiap liriknya, Ebiet mengajak kita untuk lebih menghargai dan bersatu dengan alam, menjadikannya bagian dari kehidupan kita. Lagu ini mendorong pendengarnya untuk menjelajahi, memahami, dan merayakan keindahan alam yang tanpa henti memberi inspirasi.

Tracklist Album

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto