
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Cinta baru tumbuh di hati yang rapuh
Membawakan berjuta harapan
Air mata yang pernah membasahiku
Kering sudah bersama senyummu
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan emosional dari seseorang yang telah mengalami... tampilkan semua
Kurasakan hangat dalam pelukanmu
Memusnahkan dinginnya hatiku
Cinta baru tumbuh di hati yang rapuh
Membawakan berjuta harapan
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan yang mendalam ketika seseorang merasakan cinta... tampilkan semua
Badai kini berlalu
Sirna bersama hadirmu
Badai kini berlalu
Musnah bersama cintamu
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan emosional seseorang yang telah mengalami masa... tampilkan semua
Air mata yang pernah membasahiku
Kering sudah bersama senyummu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang sebelumnya terjerat... tampilkan semua
Lagu "Badai Kini Berlalu" yang dinyanyikan oleh grup band Ungu adalah sebuah karya yang penuh emosi, menggambarkan perjalanan cinta yang tak hanya indah tetapi juga melewati masa-masa sulit. Melalui liriknya, lagu ini menciptakan sebuah narasi yang dalam dan menyentuh tentang harapan, kesedihan, dan kebangkitan cinta.
Deskripsi Umum
Lagu ini menggambarkan bagaimana cinta baru dapat muncul di tengah keadaan yang rapuh dan penuh luka. Diceritakan melalui lirik yang puitis, Ungu berhasil memvisualisasikan perasaan yang banyak dirasakan orang ketika mencoba bangkit dari kesedihan yang mendalam. Di dalamnya terdapat elemen harapan yang kuat, seolah menghadirkan cahaya di ujung terowongan gelap.
Makna Lirik
Cinta Baru Tumbuh
Ketika lirik menyebutkan "Cinta baru tumbuh di hati yang rapuh", kita dapat merasakan adanya kebangkitan dari perasaan yang mungkin sudah lama hilang. Ini menunjukkan bahwa meskipun hati pernah terluka, cinta yang baru dapat memberikan harapan dan semangat baru. Kalimat ini seolah mengajak pendengar untuk percaya bahwa ada selalu kemungkinan untuk menemukan cinta kembali.
Kedamaian dalam Pelukan
Lirik "Kurasakan hangat dalam pelukanmu" mengisyaratkan kehadiran seseorang yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman. Dalam konteks ini, pelukan menjadi simbol dari kehangatan dan keteduhan yang mampu memadamkan rasa dingin dan kesedihan yang pernah ada. Hal ini menciptakan gambaran bahwa cinta sejati akan membawa kedamaian.
Pelepasan dari Masa Lalu
Frasa klise "Badai kini berlalu" menandakan proses penyembuhan dari masa-masa sulit yang telah dialami. Badai tersebut merupakan simbol dari segala kesedihan dan tantangan yang dihadapi dalam hubungan sebelumnya. Namun, kehadiran cinta yang baru diibaratkan sebagai sinar terang yang membawa harapan. Dengan mencintai lagi, semua hal buruk perlahan sirna dan terlupakan.
Emosi yang Terkandung
- Kesedihan: Terdapat nuansa kesedihan yang mendalam, terutama saat menyebutkan air mata yang pernah menghiasi kehidupan sang tokoh. Hal ini menandakan harapan yang mungkin pernah pudar, namun kini kembali bersinar.
- Harapan: Keberadaan cinta baru memberikan dorongan positif untuk melanjutkan hidup, menggantikan rasa sakit dengan kebahagiaan yang baru.
- Kedamaian: Sikap menerima dan menikmati setiap momen cinta menjadi bagian penting dalam menyusun kembali kehidupan yang lebih bahagia.
Kesimpulan
Lagu "Badai Kini Berlalu" adalah gambaran yang indah tentang perjalanan cinta. Ungu berhasil merangkum perasaan yang kompleks dan menyampaikannya melalui lirik yang menggugah hati. Melalui karya ini, band ini mengajak kita untuk tidak takut mencintai kembali meskipun kita telah mengalami luka. Cinta baru mampu meregenerasi harapan dan mengubah bahkan badai terburuk menjadi kenangan yang indah. Lagu ini jelas menyampaikan bahwa di balik setiap kesedihan, ada kesempatan untuk menemukan kebahagiaan baru, dan badai yang ada pun akan berlalu seiring dengan hadirnya cinta yang tulus.











































