
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Seberapa salahkah diriku
Hingga kau sakiti aku
begitu menusukku
Inikah caramu membalas
Aku yang selalu ada saat kau terluka
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan sakit hati dan pengkhianatan yang dialami sese... tampilkan semua
Seberapa hinanya diriku
Hingga kau ludahi semua
yang ku beri untukmu
Tak ada satu pun perasaan
yang mampu membuatku begitu terluka
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan sakit dan kehampaan yang dialami seseorang ket... tampilkan semua
Namun ku terlanjur mencintai dirimu
Terlambat bagiku pergi darimu
Bagiku terlalu indah perasaan itu
Tak mudah untukku menjauh darimu
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan seseorang yang terjebak dalam cinta yang mendal... tampilkan semua
Telah ku coba segala cara
′Tuk bahagiakan kamu
Merebut hatimu
Namun tak semudah yang ku bayangkan
Bila kau tak inginkan ku 'tuk di sisimu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjuangan seseorang yang berusaha untuk membuat orang ... tampilkan semua
Tak pernah kurasakan sebelumnya
Menginginkan dirinya hingga ku tak kuasa
Meyakini hatiku bahwa ku mampu berlalu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan mendalam seseorang yang merindukan kehadiran o... tampilkan semua
Lagu "Dilema Cinta" dari band Ungu merupakan sebuah karya seni yang menggambarkan kompleksitas emosi dalam sebuah hubungan yang penuh rasa sakit dan harapan. Dari lirik yang disajikan, kita dapat melihat perjalanan hati yang berperang antara cinta yang tulus dan pengkhianatan yang menyakitkan.
Makna dan Arti Lirik
Sejak bait pertama, pendengar sudah disuguhkan dengan pertanyaan menohok: "Seberapa salahkah diriku hingga kau sakiti aku?" Pertanyaan ini mencerminkan kebingungan dan sakit hati yang dirasakan oleh tokoh dalam lagu. Ia merasa teraniaya, seolah semua kesalahan terletak padanya, sementara ia adalah sosok yang selalu hadir memberikan dukungan saat pasangan dalam kesusahan.
Bait selanjutnya membawa kita kepada perasaan rendah diri: "Seberapa hinanya diriku hingga kau ludahi semua yang ku beri untukmu?" Dalam frasa ini, tampak betapa dalamnya rasa pengorbanan yang telah dilakukan, hanya untuk berujung pada pengkhianatan. Ada perasaan dikhianati yang sangat kuat, yang menggambarkan betapa sulitnya menerima kenyataan bahwa cinta yang tulus tidak selalu mendapatkan balasan yang sepadan.
Dilema antara Cinta dan Kepedihan
Ketika perasaan cinta bertemu dengan luka yang mendalam, terbersit keraguan dalam diri: "Namun ku terlanjur mencintai dirimu." Kalimat ini adalah inti dari dilema yang dihadapi tokoh. Meski disakiti, cinta yang terlanjur ada membuatnya merasa terjebak dalam situasi yang membingungkan.
Harapan untuk melanjutkan hidup tampak redup dengan ungkapan "Terlambat bagiku pergi darimu." Ada pengakuan bahwa meski kesedihan dan sakit hati menghampiri, keindahan cinta masih menyisakan tempat yang tidak mudah ditinggalkan. Ketulusan yang tulus ini menjadikannya sulit untuk melepaskan hati dari seseorang yang sudah menggoreskan dalam-dalam di kehidupannya.
Pencarian Kebahagiaan
Seiring berjalannya waktu, tokoh dalam lagu ini berusaha mencari cara untuk membahagiakan pasangannya, seperti yang terlihat dalam lirik: “Telah ku coba segala cara 'Tuk bahagiakan kamu.” Namun, semua usaha itu terasa sia-sia ketika timbulnya ketidakpahaman pihak lain. Ini menunjukkan betapa kompleks dan sulitnya hubungan yang diperjuangkan di tengah ketidakpastian.
Keinginan yang kuat untuk dicintai dan diterima membuatnya sulit melepas. "Bila kau tak inginkan ku 'tuk di sisimu," menggambarkan harapan yang seakan sirna, namun tetap ada keinginan untuk bertahan meskipun harus menanggung sakit.
Kesimpulan
Lagu "Dilema Cinta" menyentuh aspek emosional yang dalam terkait cinta dan pengorbanan. Dengan lirik yang penuh perasaan, Ungu berhasil menangkap perjuangan hati dalam menahan rasa sakit sambil tetap mencintai. Tokoh dalam lagu ini mewakili banyak orang yang pernah mengalami cinta yang menyakitkan, mengajak pendengar untuk merenungkan tentang cinta, pengkhianatan, dan harapan.
Melalui "Dilema Cinta", Ungu menghadirkan cerita yang universal, resonan dengan pengalaman banyak orang. Ini adalah pengingat bahwa cinta bukan hanya tentang kebahagiaan, tetapi juga sering kali mengandung perjalanan yang penuh warna.












































