
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Biarlah aku buang
Di tengah lautan
Kerinduan yang bergelora
Memecahkan kepala
Semoga terhempas gelombang
Dan berhenti mengejarku
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan mendalam seseorang yang berusaha melepaskan dir... tampilkan semua
Bahkan pernah kucuri
Sehelai rambutnya
Aku tanam di depan pintu
Jelas ada maksudnya
Makna lirik lagu ini menggambarkan tindakan simbolis yang dilakukan seseorang sebagai bent... tampilkan semua
Setiap pagi aku langkahi
Agar dia yang terjerat
Dalam bayang-bayanganku
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang berusaha untuk menghadapi kenya... tampilkan semua
Mungkin aku telah keliru
Mencoba melupakannya
Kalah dengan semua
Suara-suara yang menghujat
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang merasa terjebak dalam kesalahan... tampilkan semua
Biarlah aku diam
Di tengah gelombang
Aku tunggu tetesan embun
Kuhirup sampai tuntas
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan tenang dan sabar di tengah kesulitan atau konf... tampilkan semua
Bayangannya melompat-lompat
Bermain dalam pikiran
Bermain dalam impian
Makna lirik lagu ini mengisyaratkan tentang sebuah kerinduan atau harapan yang kuat terhad... tampilkan semua
Walau jauh di dasar hati
Masih aku simpan senyumnya
Bagaimanakah, harus bagaimana?
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan kerinduan dan nostalgia yang mendalam terhadap ... tampilkan semua
Rasakah yang harus kubela?
Atau suara mereka?
Biarkanlah aku sendiri
Aku perlu waktu untuk merenung
Berpikir dan kemudian memutuskan
Makna lirik lagu ini menggambarkan kebingungan dan dilema yang dihadapi seseorang dalam me... tampilkan semua
Ho-ho-ho
Du-du-du-du-du-du-du-du-du
Ho-ho-ho
Du-du-du-du-du-du-du-du-du
Makna lirik lagu ini mengandung unsur keceriaan dan semangat, yang ditunjukkan melalui rep... tampilkan semua
Ho-ho-ho
Du-du-du-du-du-du...
Makna lirik lagu ini menggambarkan suasana kegembiraan dan keceriaan, dengan penggunaan fr... tampilkan semua
'Biarlah Aku Diam' adalah salah satu karya indah dari Ebiet G. Ade yang memancarkan nuansa mendalam tentang kerinduan, penyesalan, dan refleksi diri. Dalam lirik yang puitis ini, kita melihat gambaran nyata dari perasaan seseorang yang terjebak dalam kerinduan yang tak tertahankan.
Kerinduan yang Mengguncang Jiwa
Diawali dengan kalimat 'Biarlah aku buang di tengah lautan kerinduan yang bergelora', lirik ini mencerminkan usaha protagonis untuk melepaskan perasaan yang mengganggu jiwa. Lirik ini menunjukkan bahwa meskipun ia berusaha untuk membuang kerinduan tersebut, ia terjebak dalam siklus emosional yang terus menghantui.
Memori yang Tak Terhapuskan
Penggalan lirik yang menyebutkan tentang mencuri 'sehelai rambutnya' dan menanamnya di depan pintu menunjukkan betapa dalamnya hubungan yang pernah terjalin. Tindakan simbolis ini menandakan usaha untuk mempertahankan kenangan, meskipun harus berhadapan dengan kenyataan pahit akan perpisahan. 'Agar dia yang terjerat dalam bayang-bayanganku' menyiratkan bahwa kenangan tersebut telah mengikatnya dalam cara yang menyakitkan.
Perjuangan Melawan Suara-Suara Negatif
Selanjutnya, ia mengungkapkan perjuangan batinnya ‘Mungkin aku telah keliru mencoba melupakannya’ dan merasa ‘kalah dengan semua suara-suara yang menghujat’. Di sini, kita melihat konflik antara harapan untuk melupakan dan kenyataan bahwa perasaan cinta itu masih mengakar kuat. Ini memberikan gambaran sejauh mana suara-suara negatif dapat memengaruhi keputusan seseorang untuk melanjutkan hidup.
Diam sebagai Bentuk Refleksi
Lirik 'Biarlah aku diam di tengah gelombang' memperlihatkan pilihan protagonis untuk mengisolasi diri dan merenung. Diam di tengah gelombang kehidupan adalah simbol dari keinginan untuk menemukan ketenangan di tengah kekacauan. Dalam ketenangan itu, ia berharap dapat merumuskan langkah selanjutnya dari perjalanan emosionalnya.
Harapan dan Kebingungan
Dengan pertanyaan 'Bagaimanakah, harus bagaimana?' kita dapat merasakan keresahan yang mendalam. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada keinginan untuk melanjutkan hidup, pertanyaan tentang cara yang tepat untuk melakukannya masih membayanginya. Ini menyentuh aspek kemanusiaan yang universal, di mana setiap individu sering kali merasa bingung ketika dihadapkan pada pilihan emosional yang sulit.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, 'Biarlah Aku Diam' bukan hanya sekadar lagu tentang kehilangan, tetapi juga sebuah perjalanan introspektif yang menggambarkan perjuangan melawan emosi yang kompleks. Melalui lirik yang sederhana namun mendalam, Ebiet G. Ade berhasil menyampaikan pesan penting tentang pentingnya waktu, refleksi, dan penerimaan dalam menghadapi cinta yang hilang.














































