
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Apakah ada bedanya
Hanya diam menunggu
Dengan memburu bayang-bayang?
Sama-sama kosong
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan ketidakpastian dan kekosongan dalam menghadapi ... tampilkan semua
Kucoba tuang
Ke dalam kanvas
Dengan garis dan warna-warni
Yang aku rindui
Makna lirik lagu ini mencerminkan suatu usaha untuk mengekspresikan perasaan dan kenangan ... tampilkan semua
Apakah ada bedanya
Bila mata terpejam?
Pikiran jauh mengembara
Menembus batas langit
Makna lirik lagu ini menggambarkan refleksi tentang keadaan mental dan emosional seseorang... tampilkan semua
Cintamu telah membakar jiwaku
Harum aroma tubuhmu
Menyumbat kepala dan pikiranku
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan cinta yang sangat mendalam dan luar biasa, di ... tampilkan semua
Di bumi yang berputar
Pasti ada gejolak
Ikuti saja iramanya
Isi dengan rasa
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan hidup yang dinamis dan penuh perubahan, di ma... tampilkan semua
Di menara langit
Halilintar bersabung
Aku merasa tak terlindung
Terbakar kegetiran
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan ketidakberdayaan dan kerentanan dalam menghadap... tampilkan semua
Cinta yang kuberi
Sepenuh hatiku
Entah yang kuterima
Aku tak peduli
aku tak peduli
Aku tak peduli
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan cinta yang tulus dan total dari seseorang yang... tampilkan semua
Apakah ada bedanya
Ketika kita bertemu
Dengan saat kita berpisah?
Sama-sama nikmat
Makna lirik lagu ini mencerminkan refleksi tentang dualitas pengalaman dalam hubungan, yai... tampilkan semua
Tinggal bagaimana
Kita menghayati
Di belahan jiwa yang mana
Kita sembunyikan
Dada yang terluka
Duka yang tersayat
Rasa yang terluka
Makna lirik lagu ini menggambarkan kompleksitas emosi dan kesedihan yang dirasakan seseora... tampilkan semua
Lagu 'Apakah Ada Bedanya' karya Ebiet G. Ade merupakan sebuah karya yang sangat mendalam, menyentuh perasaan dan refleksi batin tentang cinta, kehilangan, serta pengharapan. Melalui liriknya yang puitis, Ebiet berhasil menggambarkan nuansa konflik emosional yang dialami oleh seseorang ketika menghadapi situasi menunggu dengan penuh ketidakpastian.
Pada bagian awal lirik, ada pertanyaan retoris yang diajukan: 'Apakah ada bedanya Hanya diam menunggu Dengan memburu bayang-bayang?' Pertanyaan ini mencerminkan kebuntuan yang dirasakan oleh tokoh yang ada dalam lagu. Ia merasakan kesamaan antara menunggu dan mengejar sesuatu yang tidak jelas, dimana keduanya sama-sama menghasilkan kekosongan. Hal ini menunjukkan pergulatan batin yang dialami seseorang ketika merindukan kehadiran orang yang dicintainya.
Kreativitas dalam Melukis Rindu
Salah satu bagian yang menarik dalam lirik ini adalah ketika tokoh mencoba mengekspresikan kerinduannya melalui seni: 'Kucoba tuang Ke dalam kanvas Dengan garis dan warna-warni Yang aku rindui.' Ini menunjukkan bahwa seni menjadi salah satu cara untuk meredakan rasa rindu. Penggambaran 'kanvas' menjadi simbol dari harapan dan kreatifitas dalam mencari pelarian dari kesedihan hati.
Perjalanan Emosional
Kemudian, lirik melanjutkan dengan refleksi lebih dalam tentang batin yang terluka: 'Cintamu telah membakar jiwaku'. Ungkapan ini menyiratkan bahwa cinta juga dapat menjadi sumber penderitaan. Aroma tubuh yang disebutkan menjadi representasi dari ingatan indah namun menyakitkan, menambah kedalaman dari rasa gagal memahami apa yang sebenarnya terjadi dalam hubungan itu.
Menangkap Konsep Waktu
Lirik juga mencakup pemikiran tentang waktu, dengan penekanan pada pengalaman bertemu dan berpisah. 'Apakah ada bedanya Ketika kita bertemu Dengan saat kita berpisah?' Ini menggambarkan bahwa keduanya memiliki keindahan tersendiri, tergantung dari bagaimana seseorang menghayatinya. Frasa ini membawa pendengar merenungkan bagaimana kita mendefinisikan momen bahagia dan dukacita dalam hidup.
Paduan Rasa Sedih dan Indah
Di akhir lirik, ada sebuah pengakuan yang mencolok bahwa meskipun cinta yang diberikan sepenuh hati, hasil yang didapatkan tantek tidak sesuai harapan: 'Entah yang kuterima Aku tak peduli.' Sikap pasrah ini menunjukkan kedewasaan emosional, di mana meskipun mengalami luka, tokoh tidak ingin terpuruk dalam kesedihan berlarut-larut.
Secara keseluruhan, lirik 'Apakah Ada Bedanya' oleh Ebiet G. Ade adalah sebuah ungkapan yang kuat tentang cinta, harapan, dan penerimaan. Melalui setiap bait, pendengar diundang untuk merasakan dan merenungkan perjalanan emosional yang kompleks dan benar-benar manusiawi. Karya ini tidak hanya sekadar sebuah lagu, tetapi juga sebuah refleksi dari kehidupan yang dialami oleh banyak orang dalam mencari makna cinta dan kehilangan.














































