
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Masih sanggup untuk kutahankan
Meski telah kau lumatkan hati ini
Kau sayat luka baru di atas duka lama
Coba bayangkan betapa sakitnya
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan sakit dan pengorbanan seseorang yang masih ber... tampilkan semua
Hanya Tuhanlah yang tahu pasti
Apa gerangan yang bakal terjadi lagi
Begitu buruk telah kau perlakukan aku
Ibu menangislah demi anakmu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan sakit hati dan kepedihan yang dialami seseoran... tampilkan semua
Sementara aku tengah bangganya
Mampu tetap setia meski banyak cobaan
Begitu tulusnya kubuka tanganku
Langit mendung gelap malam untukku
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan keteguhan dan komitmen seseorang dalam menjala... tampilkan semua
Ternyata mengagungkan cinta
Harus ditebus dengan duka lara
Tetapi akan tetap kuhayati
Hikmah sakit hati ini
Telah sempurnakan kekejamanmu
Makna lirik lagu ini mengungkapkan perjalanan emosional yang kompleks terkait cinta dan pe... tampilkan semua
Petir menyambar hujan pun turun
Di tengah jalan sempat aku merenung
Masih adakah cinta yang disebutkan cinta
Bila kasih sayang kehilangan makna?
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan keraguan dan kebimbangan seseorang terhadap ar... tampilkan semua
Lagu "Seberkas Cinta Yang Sirna" karya Ebiet G. Ade adalah sebuah karya yang menyentuh hati dan mengisahkan tentang gejolak emosi seseorang yang terjebak dalam kerinduan yang menyakitkan. Melalui liriknya yang mendalam, kita diajak untuk merenungkan dinamika cinta yang tidak selalu berjalan mulus dan sering kali menyisakan luka.
Makna yang Tersirat
Pembukaan lirik dengan kalimat "Masih sanggup untuk kutahankan, meski telah kau lumatkan hati ini" menunjukkan ketahanan dan kesetiaan seseorang meski ia telah mengalami banyak rasa sakit dari pasangannya. Ekspresi rasa sakit ini kemudian ditambah dengan kalimat yang menggambarkan bagaimana luka lama masih berdampak, saat "kau sayat luka baru di atas duka lama". Ini mencerminkan betapa kompleksnya perasaan cinta yang diwarnai oleh duka dan kekecewaan.
Rasa Sakit yang Dalam
Salah satu bagian yang paling menyentuh adalah saat penyanyi berucap "Hanya Tuhanlah yang tahu pasti, apa gerangan yang bakal terjadi lagi". Kalimat ini menunjukkan ketidakpastian dalam hubungan dan keputusasaan yang dirasakan, di mana hanya Tuhan yang mengetahui perjalanan hidup dan cintanya. Ini mengarahkan pendengar pada pemahaman bahwa dalam cinta, ada elemen ketidakpastian yang kerap kali menuntut kita untuk bersabar.
Kesedihan dan Harapan
Dari lirik "Ibu menangislah demi anakmu, sementara aku tengah bangganya", kita bisa merasakan adanya kesedihan yang lebih besar daripada diri sendiri, yakni kesedihan orang-orang terdekat yang mungkin turut merasakan dampak dari hubungan tersebut. Meskipun mengalami berbagai cobaan, penyanyi merasa "mampu tetap setia" dan merelakan rasa sakit yang datang. Ini menunjukkan kekuatan dari cinta yang tulus dan komitmen meskipun dalam keadaan sulit.
Kepedihan yang Mengajarkan
Ketika lirik menyebutkan "Ternyata mengagungkan cinta, harus ditebus dengan duka lara," ini adalah penegasan bahwa hubungan yang dalam seringkali menghadirkan rasa sakit. Namun, dengan adaanya lara, terdapat hikmah yang bisa diambil. Frasa "Tetapi akan tetap kuhayati, hikmah sakit hati ini" menunjukkan sikap positif di balik penderitaan. Ia menyadari bahwa setiap luka memiliki makna dan pelajaran yang berharga.
Refleksi di Tengah Badai
Pada bagian "Petir menyambar hujan pun turun, di tengah jalan sempat aku merenung", kita melihat bahwa momen merenung lahir dari kesedihan dan keraguan yang melanda. Penyanyi mengajukan pertanyaan retoris, "Masih adakah cinta yang disebutkan cinta, bila kasih sayang kehilangan makna?" Ini jelas mengisyaratkan krisis dalam cinta yang secara mendalam mengubah cara pandang seseorang terhadap hubungan.
Kesimpulan
Melal ui lirik-lirik yang emosional ini, Ebiet G. Ade berhasil menghadirkan gambaran yang kuat tentang cinta yang penuh luka. "Seberkas Cinta Yang Sirna" tidak hanya sekedar lagu, melainkan sebuah kajian psikologis terhadap cinta dan kesetiaan, serta bagaimana seseorang bisa bertahan dan belajar dari setiap rasa sakit yang dialami. Dengan kesederhanaan kata-kata dan keindahan melodi, lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan cinta, harapan, dan pelajaran di balik setiap duka yang menghadang.
- 1Seberkas Cinta Yang Sirna3:47
- 2Elegi Esok Pagi3:52
- 3Untukmu Kekasih6:09
- 4Episode Cinta Yang Hilang3:37
- 5Senandung Pucuk - Pucuk Pinus4:59
- 6Kontradiksi Didalam3:59
- 7Tentang Seorang Sahabat (Tokoh IV)6:19
- 8Jakarta II3:29
- 9Senandung Jatuh Cinta4:13
- 10Kalian Dengarkah Keluhanku ?4:44
- 11Isyu3:44
- 12Yang Telah Selesai4:42












































