
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Rambutmu yang hitam panjang jatuh di bahu
Kadang luruh di ujung dagu bila engkau tertunduk
Jemari tanganmu lentik, lembut memainkan gitar
Nampaknya rembulan pun terkesima
Makna lirik lagu ini menggambarkan kecantikan dan pesona seorang wanita yang terpancar dar... tampilkan semua
Lewat satu lagu, tak usai kau nyanyikan
Perlahan kau tengadahkan wajah, sibakkan rambutmu
Matamu tajam berbinar, tembusi kegelapan malam
Burung gagak pun jadi enggan terbang
Makna lirik lagu ini menggambarkan momen intim dan magis saat seseorang menyanyikan lagu u... tampilkan semua
Sedetik ku tertegun dalam kesendirian
Gelap, kelam membentang di depan mata
Burung-burung pipit, terbanglah menjauh
Kabarkan pada awan cerita ini
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan kesepian dan keterasingan yang mendalam, di man... tampilkan semua
Aku lagi jatuh cinta
Pada gadis kecil yang memainkan gitar
Pada gadis kecil yang memainkan gitar
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang sedang jatuh cinta kepada seora... tampilkan semua
Ombak di laut, perdu di belantara
Kadang mampu menyatu dalam satu lagu
Begitu pun yang kuharap, dapat mempersempit jarak
Sikapku dan sifat kekanakanmu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kerinduan dan harapan untuk mengatasi jarak em... tampilkan semua
Lagu "Senandung Jatuh Cinta" yang ditulis dan dinyanyikan oleh Ebiet G. Ade merupakan sebuah karya yang kaya akan makna dan emosi. Melalui liriknya, Ebiet berhasil menangkap perasaan cinta yang tulus dan indah, yang diungkapkan dengan sempurna melalui berbagai imageri yang menggugah.
Pesona Cinta dalam Lirik
Dari bait pertama, kita disuguhkan dengan gambaran sosok wanita yang begitu menawan. "Rambutmu yang hitam panjang jatuh di bahu" menjadi sebuah ungkapan yang mencerminkan keindahan fisik yang memikat, sementara "jemari tanganmu lentik, lembut memainkan gitar" menunjukkan bakat dan keanggunan yang membuatnya semakin menarik. Cinta yang digambarkan bukan hanya berbasis tampilan fisik, tetapi juga pada kehadiran bakat dan kecantikan jiwa.
Keajaiban Momen
Pada bagian lain dari lirik, kita mendapati ada sebuah momen keajaiban ketika "nampaknya rembulan pun terkesima" oleh penampilan si gadis. Ini mengisyaratkan bahwa cinta yang sedang dirasakan mampu membuat dunia sekitar terlihat lebih indah. Selain itu, frasa "burung gagak pun jadi enggan terbang" menggambarkan bagaimana cinta menghentikan waktu dan membuat segala sesuatu seakan terhenti dalam keindahan.
Konflik Emosi dan Kesendirian
Dari penggalan lirik yang menyatakan "Sedetik ku tertegun dalam kesendirian", pembaca diajak merasakan betapa cinta juga dapat membawa rasa kesepian dan kerinduan. Ketika mencintai seseorang, terdapat momen-momen reflektif yang penuh dengan renungan, di mana jiwa seakan terpisah dari keramaian sekitar.
Harapan untuk Mengurangi Jarak
Lirik "Begitu pun yang kuharap, dapat mempersempit jarak" menggambarkan harapan dan keinginan untuk lebih dekat dengan orang yang dicintai, meskipun terdapat perbedaan usia atau karakter. Dalam konteks ini, sifat kekanakan yang disebutkan menegaskan bahwa cinta tidak mengenal batasan, dan keikhlasan adalah kunci di dalamnya.
Kesimpulan
Secar a keseluruhan, "Senandung Jatuh Cinta" bukan sekadar ungkapan rasa cinta yang dangkal. Melainkan, ia menyajikan sebuah perjalanan emosional yang kompleks tentang cinta dengan segala seluk-beluknya. Melalui lirik-liriknya, Ebiet G. Ade mengingatkan kita bahwa cinta adalah sebuah pengalaman yang penuh keindahan, harapan, dan sekaligus tantangan. Sebuah karya yang patut diapresiasi dan direnungkan dalam setiap baitnya.
- 1Seberkas Cinta Yang Sirna3:47
- 2Elegi Esok Pagi3:52
- 3Untukmu Kekasih6:09
- 4Episode Cinta Yang Hilang3:37
- 5Senandung Pucuk - Pucuk Pinus4:59
- 6Kontradiksi Didalam3:59
- 7Tentang Seorang Sahabat (Tokoh IV)6:19
- 8Jakarta II3:29
- 9Senandung Jatuh Cinta4:13
- 10Kalian Dengarkah Keluhanku ?4:44
- 11Isyu3:44
- 12Yang Telah Selesai4:42













































