
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Ijinkanlah kukecup keningmu
Bukan hanya ada di dalam angan
Esok pagi, kau buka jendela
′Kan kau dapati seikat kembang merah
Makna lirik lagu ini menggambarkan ungkapan cinta yang tulus dan penuh harapan dari seoran... tampilkan semua
Engkau tahu, aku mulai bosan
Bercumbu dengan bayang-bayang
Bantulah aku temukan diri
Menyambut pagi, membuang sepi
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan kebosanan dan kesepian seseorang yang terperang... tampilkan semua
Ijinkanlah aku kenang
Sejenak perjalanan
Ho ho ho
Dan biarkan 'ku mengerti
Apa yang tersimpan di matamu
Ho ho
Makna lirik lagu ini menggambarkan kerinduan dan keinginan seseorang untuk merenungkan kem... tampilkan semua
Barangkali di tengah telaga
Ada tersisa butiran cinta
Dan semoga kerinduan ini
Bukan jadi mimpi di atas mimpi
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kerinduan yang mendalam dan harapan akan cinta... tampilkan semua
Ijinkanlah aku rindu
Pada hitam rambutmu
Ho ho ho
Dan biarkan ′ku bernyanyi
Demi hati yang risau ini
Ho ho
Makna lirik lagu ini menggambarkan kerinduan yang mendalam terhadap seseorang yang dicinta... tampilkan semua
Lagu "Elegi Esok Pagi" yang dinyanyikan oleh Ebiet G. Ade adalah salah satu karya yang menyentuh hati, dengan lirik yang penuh dengan nuansa puitis dan emosional. Dalam lagu ini, sang penyanyi mengungkapkan kerinduan serta harapan untuk menemukan kembali cinta dan arti dari sebuah hubungan yang mungkin telah pudar. Mari kita telusuri lebih dalam makna dalam lirik-lirik yang indah ini.
Penggalan Pertama: Kerinduan yang Mendalam
Di bagian awal lirik, terdapat ungkapan "Ijinkanlah kukecup keningmu, Bukan hanya ada di dalam angan." Frasa ini mencerminkan suatu keinginan yang kuat untuk mewujudkan cinta yang hanya terbayang dalam fantasi. Lirik ini mengundang pendengar untuk merasakan kedalaman emosi yang dirasakan oleh penyanyi, di mana kerinduan dan harapan untuk bersatu dengan orang tercinta sangat jelas terlihat.
Simbol Kebangkitan di Esok Pagi
Ketika penyanyi menyebutkan, "Esok pagi, kau buka jendela, ′Kan kau dapati seikat kembang merah," ada simbolisme yang menarik di sini. Kembang merah sering diasosiasikan dengan cinta dan keindahan. Dengan mengibaratkan cinta sebagai sekuntum bunga yang akan hadir di pagi hari, lirik ini menggambarkan harapan akan kebangkitan cinta di hari yang baru, memberikan kesan optimis meskipun ada rasa sepi yang menyelubungi saat ini.
Perjuangan Mencari Jati Diri
"Engkau tahu, aku mulai bosan, Bercumbu dengan bayang-bayang," mencerminkan rasa frustrasi yang dialami penyanyi. Dia merasa terjebak dalam perasaan yang tidak nyata, dimana hanya ada bayangan yang mengingatkannya pada cinta yang hilang. Di sini, ada nuansa perjuangan untuk mencari diri, yang menjadi titik awal untuk menyambut kehadiran cinta yang sesungguhnya.
Refleksi dan Kerinduan
- Menunjukkan keinginan untuk mengenang masa lalu: "Ijinkanlah aku kenang, Sejenak perjalanan." Ini menggambarkan betapa pentingnya perjalanan bersama orang tercinta sebagai bagian dari kenangan yang tak terlupakan.
- Meminta pemahaman: "Dan biarkan 'ku mengerti, Apa yang tersimpan di matamu." Penyanyi berharap untuk bisa memahami perasaan sang kekasih yang mungkin juga merindukan cinta yang sama.
Cinta yang Tidak Pasti
"Barangkali di tengah telaga, Ada tersisa butiran cinta," menggambarkan keraguan dan harapan sekaligus. Telaga bisa diartikan sebagai tempat yang tenang, tetapi juga menggambarkan ketidakpastian tentang cinta yang masih tersisa. Penuh dengan nuansa harapan, lirik ini menunjukkan bahwa meskipun segala sesuatunya tampak sirna, masih ada kemungkinan cinta dapat ditemukan kembali.
Menutup dengan Harapan
Pernyataan terakhir dalam lagu, "Semoga kerinduan ini, Bukan jadi mimpi di atas mimpi," menunjukkan ekspektasi untuk mengubah kerinduan menjadi kenyataan, bukan hanya sekadar angan-angan. Hal ini menegaskan sekali lagi bahwa cinta sejati membutuhkan usaha dan kerja keras untuk tetap ada.
Dengan keindahan lirik dan pesan yang mendalam, "Elegi Esok Pagi" tidak hanya membawa pendengar dalam sebuah perjalanan emosional, tetapi juga mendorong kita untuk merenungi makna dari cinta dan kerinduan. Dalam kesederhanaan, lagu ini mengajarkan nilai-nilai cinta yang tulus dan harapan akan hari esok yang lebih baik.
- 1Seberkas Cinta Yang Sirna3:47
- 2Elegi Esok Pagi3:52
- 3Untukmu Kekasih6:09
- 4Episode Cinta Yang Hilang3:37
- 5Senandung Pucuk - Pucuk Pinus4:59
- 6Kontradiksi Didalam3:59
- 7Tentang Seorang Sahabat (Tokoh IV)6:19
- 8Jakarta II3:29
- 9Senandung Jatuh Cinta4:13
- 10Kalian Dengarkah Keluhanku ?4:44
- 11Isyu3:44
- 12Yang Telah Selesai4:42













































