
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Bersiap menghadapi sepanjang musim silih berganti
Menghela nafas panjang
Sejauh mata memandang
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan hidup yang penuh dengan perubahan dan tantang... tampilkan semua
Bersiap menghadapi sepanjang musim silih berganti
Menghela nafas panjang
Sejauh mata memandang
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjalanan hidup yang penuh tantangan dan perubahan. "B... tampilkan semua
Oh apa yang kau harapkan dari luasnya samudera?
Hanya ada kegelapan yang menunggu disana
Makna lirik lagu ini menggambarkan sebuah refleksi mendalam mengenai harapan dan kekecewaa... tampilkan semua
Oh apa yang kau harapkan dari luasnya samudera?
Hanya ada kegelapan yang menunggu disana
Makna lirik lagu ini mencerminkan keputusasaan dan pencarian makna dalam kehidupan, di man... tampilkan semua
Terlalu eksklusif untuk yang termajinalkan
Terlalu marjinal untuk yang kau eksklusifkan
Makna lirik lagu ini menggambarkan ketimpangan sosial dan ketidakadilan yang terjadi di ma... tampilkan semua
Terlalu eksklusif untuk yang termajinalkan
Terlalu marjinal untuk yang kau eksklusifkan
Makna lirik lagu ini mengisyaratkan ketidakadilan sosial yang ada dalam masyarakat, di man... tampilkan semua
Oh ramalan di majalah
Tak pernah jadi masalah
Teka teki buku bergambar
Di bahu ku, kau bersandar
Makna lirik lagu ini menggambarkan kehadiran seseorang yang memberikan rasa nyaman dan ama... tampilkan semua
Oh ramalan di majalah
Tak pernah jadi masalah
Teka teki buku bergambar
Di bahu ku, kau bersandar
Makna lirik lagu ini menggambarkan ketidakpastian dan keanggunan dalam menghadapi kehidupa... tampilkan semua
Oh sungguh magis diri mu
Membuat ku tersipu malu
Tak bisa di-logika-kan
Seperti yang kau katakan
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan ketertarikan dan kekaguman seseorang terhadap ... tampilkan semua
Oh sungguh magis diri mu
Membuat ku tersipu malu
Tak bisa di-logika-kan
Seperti yang kau katakan
Makna lirik lagu ini menggambarkan kekaguman dan pesona seseorang yang membuat penulis mer... tampilkan semua
Terlalu eksklusif untuk yang termajinalkan
Terlalu marjinal untuk yang kau eksklusifkan
Terlalu eksklusif untuk yang termajinalkan
Terlalu marjinal untuk yang kau eksklusifkan
Makna lirik lagu ini menggambarkan ketidakadilan sosial yang terjadi di masyarakat, di man... tampilkan semua
Terlalu eksklusif untuk yang termajinalkan
Terlalu marjinal untuk yang kau eksklusifkan
Terlalu eksklusif untuk yang termajinalkan
Terlalu marjinal untuk yang kau eksklusifkan
Makna lirik lagu ini menggambarkan ketegangan antara eksklusi dan marginalisasi dalam masy... tampilkan semua
Oh apa yang kau harapkan dari luasnya samudera?
Hanya ada kegelapan yang menunggu mu disana
Makna lirik lagu ini menggambarkan perenungan mendalam tentang harapan dan kekecewaan yang... tampilkan semua
Oh apa yang kau harapkan dari luasnya samudera?
Hanya ada kegelapan yang menunggu mu disana
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan keraguan dan ketidakpastian dalam menghadapi k... tampilkan semua
Lagu "Hanya Ada Kegelapan yang Menunggumu Di Sana" dari The Jansen menawarkan sebuah refleksi mendalam tentang harapan dan kekecewaan dalam menghadapi realitas kehidupan. Melalui lirik yang puitis, lagu ini membawa pendengar masuk ke dalam dunia emosional yang kompleks, di mana setiap baitnya memancarkan rasa keraguan dan keputusasaan. Dalam artikel ini, kita akan menyelami makna dari lirik-lirik yang telah disajikan, mencoba memahami pesan yang ingin disampaikan oleh sang pencipta.
Persiapan Menghadapi Realitas
Diawali dengan lirik yang menyebutkan tentang kesiapan menghadapi "musim silih berganti", lagu ini menggambarkan perjalanan hidup yang penuh dengan perubahan dan tantangan. “Menghela nafas panjang, sejauh mata memandang” mencerminkan momen refleksi dalam menghadapi segala yang telah dan akan terjadi. Kalimat ini mengisyaratkan bahwa meskipun ada kesedihan, ada juga momen di mana kita harus berusaha untuk tetap berdiri dan melanjutkan hidup.
Harapan dan Kegelapan
Salah satu bagian yang paling mencolok adalah pengulangan frasa “Oh apa yang kau harapkan dari luasnya samudera? Hanya ada kegelapan yang menunggu disana”. Frasa ini menyiratkan bahwa harapan sering kali menemui kenyataan pahit. Samudera, yang biasanya melambangkan kedamaian dan keindahan, di sini justru menjadi simbol dari ketidakpastian dan kegelapan. Dalam konteks ini, kegelapan dapat diartikan sebagai tantangan atau hambatan yang menghadang, yang tampak tidak terhindarkan.
Kecualikan dan Marjinalkan
Dengan lirik yang berbunyi “Terlalu eksklusif untuk yang termajinalkan”, terdapat kritik sosial yang kuat terhadap pengucilan individu atau kelompok tertentu dalam masyarakat. Kontradiksi antara eksklusivitas dan marginalisasi menggambarkan keadaan di mana sejumlah orang terpinggirkan, sementara yang lain mendapat privilese. Terdapat perasaan bahwa dunia yang kita huni sering tidak adil, di mana akses terhadap kebahagiaan dan kesempatan tidak terbagi rata.
Ramalan dan Teka-Teki Hidup
Bagian lirik yang menyebut “Oh ramalan di majalah, tak pernah jadi masalah” memberikan gambaran tentang bagaimana kehidupan seringkali tidak sejalan dengan ekspektasi yang diinginkan. Tanda tanya pada “Teka teki buku bergambar” menunjukkan bahwa hidup penuh dengan tantangan yang kadang tidak bisa dipahami. Dalam konteks ini, hidup terasa seperti sebuah teka-teki yang sulit dipecahkan, dan di sinilah rasa ketidakpastian itu muncul.
Magis Dalam Ketidakpastian
Menariknya, lirik “Oh sungguh magis diri mu, membuat ku tersipu malu” memperlihatkan sebuah paradoks. Meskipun banyak kegelapan dan ketidakpastian, tetap ada elemen keindahan dan rasa kagum yang menyertai kehidupan. Perasaan ini membantu kita untuk tetap berharap dan tidak kehilangan arah meskipun segala sesuatunya tampak sulit dipahami. Ada keajaiban dalam diri orang lain yang mampu membawa perasaan nyaman, meskipun di tengah kekacauan.
Kesimpulan
Lagu "Hanya Ada Kegelapan yang Menunggumu Di Sana" oleh The Jansen adalah sebuah karya yang kaya akan makna. Setiap liriknya mendorong kita untuk merenungkan makna hidup, harapan, dan kekecewaan. Melalui simbolisme yang kuat dan pesan kritis terhadap masyarakat, lagu ini tak hanya sekedar hiburan, melainkan sebuah pengingat bahwa meskipun banyak kekuatan yang berusaha menenggelamkan kita dalam kegelapan, kita masih dapat menemukan cahaya dan keindahan di sekitar kita.
- 1Hey, Dasar Kau Rubah!3:40
- 2Kitalah Penjelajahnya!4:18
- 3Sudah, Jangan Lagi Kau Jual Rasa Sedihmu!2:16
- 4Katanya Sudah Tak Lagi Membenci, Lantas Mengapa Masih Memaki?2:41
- 5Ah, Untung Saja Aku Terpesona Olehnya3:50
- 6Apakah Benar, Dendam Harus Terbayarkan?2:49
- 7Saat Berdamai Dengan Realita4:05
- 8Keberuntungan Memang Tak Semua Kita Punya2:32
- 9Serangan yang Kau Lancarkan Itu Percuma3:11
- 10Hanya Ada Kegelapan yang Menunggumu Di Sana4:21
- 11Jam Dua Belas2:18
- 12Dan Aku Pun Mengharapkan Masa Depanku, Menjadi Apa yang Ku Mau!2:17














































