Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Review Lagu • 1 tahun lalu
Album Artwork
Dan Aku Pun Mengharapkan Masa Depanku, Menjadi Apa yang Ku Mau!
Bogor Indie, Punk
2024 • 2:17 • Track 12/12
The Jansen
  • Tentang
  • Lirik
  • Review
  • Tracklist
  • Komentar
Makna Lagu
Lagu ini menggambarkan perjalanan hidup yang penuh harapan dan momen refleksi. Di tengah kesibukan dan perubahan waktu, ada keinginan untuk kembali ke momen bahagia, beristirahat, dan berbagi cita-cita. Dengan nada nostalgik, lagu ini menyoroti pentingnya hubungan serta rasa optimis terhadap masa depan yang cerah.
Makna Lirik
Berjalan menuju pulang
Tertegun pada simpang
Di antara orang

Makna lirik lagu ini menggambarkan momen refleksi dan kebingungan seseorang saat berada di... tampilkan semua

Waktu terasa cepat
Awan pun bergerak lambat
Semoga masih sempat

Makna lirik lagu ini mencerminkan rasa kesadaran akan cepatnya berlalu waktu yang seringka... tampilkan semua

Beristirahat di taman bahagia
Berpisah dengan cita-cita
Siapa yang tahu di masa depan nanti
Kita kan duduk berdua di taman, bahagia

Makna lirik lagu ini menggambarkan momen kebahagiaan dan ketenangan yang ditemukan dalam k... tampilkan semua

Terdengar suara tamborin
Seperti baru kemarin
Terjebak labirin
Aku pun mengharapkan masa depan ku
Jadi apa yang ku mau!

Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan emosional seseorang yang terjebak dalam kerin... tampilkan semua

Beristirahat di taman bahagia
Berpisah dengan cita-cita
Siapa yang tahu di masa depan nanti
Kita kan duduk berdua di taman, bahagia
Di taman, bahagia

Makna lirik lagu ini menggambarkan keindahan momen beristirahat dan berbagi harapan di seb... tampilkan semua

Review Lagu

Lagu "Dan Aku Pun Mengharapkan Masa Depanku, Menjadi Apa yang Ku Mau!" dari The Jansen menyuguhkan sebuah perjalanan emosional yang sangat relevan dengan kehidupan banyak orang. Melalui lirik-liriknya yang puitis, lagu ini membahas tema pergerakan waktu, harapan, dan keinginan untuk mencapai cita-cita. Mari kita telusuri lebih dalam makna yang terkandung dalam lirik-liriknya.

Menggambark an Perjalanan Pulang

Diawali dengan lirik "Berjalan menuju pulang, tertegun pada simpang, di antara orang," lagu ini menciptakan suasana perjalanan yang penuh refleksi. Penggambaran ini menggambarkan momen-momen penting dalam hidup ketika seseorang harus membuat keputusan, menghadapi perpisahan, atau bahkan kebingungan di persimpangan jalan. Simpang jalan menjadi simbol pilihan yang harus diambil, menggambarkan keraguan dan kebingungan yang mungkin dialami seseorang ketika menghadapi masa depan.

Perlambatan Waktu dan Harapan

Selanjutnya, lirik "Waktu terasa cepat, awan pun bergerak lambat, semoga masih sempat" mengisyaratkan kontradiksi dalam persepsi waktu. Sementara waktu berlalu begitu cepat, di sisi lain, ada keinginan untuk memperlambat momen-momen bahagia agar bisa dinikmati lebih lama. Frasa ini mencerminkan kerinduan akan momen-momen indah dan harapan untuk memiliki lebih banyak waktu untuk mengejar cita-cita sebelum semuanya terlewat.

Kehangatan Taman Bahagia

Ide "beristirahat di taman bahagia" memberikan nuansa positif dalam lirik lagu ini. Taman sebagai simbol ketenangan dan kebahagiaan, menjadi tempat di mana individu dapat merenungkan perjalanan hidupnya. Dalam konteks ini, "berpisah dengan cita-cita" bisa diartikan sebagai pengakuan bahwa tidak semua keinginan dapat tercapai dengan mudah, dan terkadang kita perlu melepaskan impian tertentu untuk menemukan kebahagiaan yang lebih sederhana.

Masa Depan yang Tak Terduga

Pernyataan, "Siapa yang tahu di masa depan nanti, kita kan duduk berdua di taman, bahagia" merupakan harapan yang optimis. Ini menandakan keinginan untuk bersatu dengan orang-orang yang kita cintai dan mencapai kebahagiaan bersama setelah melewati berbagai tantangan. Keberadaan janji masa depan menjadi motivasi untuk terus berjuang meskipun ada banyak ketidakpastian di depan.

Ketegangan dan Harapan dalam Labirin Hidup

Ketika mendengar lirik "terdengar suara tamborin, seperti baru kemarin, terjebak labirin," kita dapat merasakan kekhawatiran dan tekanan yang dialami individu dalam mengarungi kehidupan. Labirin simbolis ini menggambarkan rasa bingung dan tersesat yang sering dialami ketika mencoba menemukan arah hidup. Namun, harapan tetap ada: "Aku pun mengharapkan masa depan ku, jadi apa yang ku mau!" Ini adalah pengingat bahwa meskipun ada rintangan, keyakinan dan keberanian untuk mengejar cita-cita tetap penting.

Kesimpulan

Lagu "Dan Aku Pun Mengharapkan Masa Depanku, Menjadi Apa yang Ku Mau!" dari The Jansen mengajak pendengar untuk merenung dan merasakan perjalanan hidup yang penuh dengan harapan, kebingungan, dan keinginan. Melalui lirik yang menyentuh dan penuh makna, kita diingatkan bahwa setiap langkah, baik yang menyenangkan maupun yang sulit, merupakan bagian dari jalan menuju kebahagiaan. Dengan menyelami setiap baitnya, kita diajak untuk berani bermimpi dan berjuang untuk masa depan yang kita inginkan.

Tracklist Album

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto