
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Waktu kaulewat aku sedang mainkan gitar
Sebuah lagu yang kunyanyikan tentang dirimu
Seperti kemarin kamu hanya lemparkan senyum
Lalu pergi begitu saja bagai pesawat tempur
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan penyesalan dan kerinduan seorang penyanyi yang ... tampilkan semua
Hei, kau yang manis, singgahlah dan ikut bernyanyi
Sebentar saja nona, sebentar saja, hanya sebentar
Rayuan mautku tak membuat kau jadi galak
Bagai seorang diplomat ulung engkau mengelak
Makna lirik lagu ini menggambarkan usaha seorang pria dalam merayu wanita yang ia kagumi. ... tampilkan semua
Kalau saja aku bukanlah penganggur
Sudah kupacari kau
Jangan bilang tidak, bilang saja iya
Iya, lebih baik daripada kau menangis
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan seseorang yang merasa terhambat dalam mengungka... tampilkan semua
Penguasa, penguasa
Berilah hambamu uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Makna lirik lagu ini mencerminkan kritikan sosial terhadap hubungan antara penguasa dan ma... tampilkan semua
Penguasa, penguasa
Berilah hambamu uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Makna lirik lagu ini mencerminkan desakan dan harapan dari seseorang yang merasa tertekan ... tampilkan semua
Oh ya, andai kata dunia tak punya tentara
Tentu tak ada perang yang banyak makan biaya
Oh, oh ya, andai kata dana perang buat diriku
Tentu kau mau singgah bukan cuma tersenyum
Makna lirik lagu ini menggambarkan harapan akan dunia yang damai, di mana keberadaan tenta... tampilkan semua
Kalau hanya senyum yang engkau berikan
Westerling pun tersenyum
Oh, singgahlah sayang, pesawat tempurku
Mendarat mulus di dalam sanubariku
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan cinta yang mendalam, di mana senyuman orang yan... tampilkan semua
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Makna lirik lagu ini mencerminkan ekspresi kebutuhan dan keinginan yang mendalam akan mate... tampilkan semua
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Makna lirik lagu ini menggambarkan sebuah permohonan atau harapan yang secara langsung mem... tampilkan semua
Lagu "Pesawat Tempurku" yang dinyanyikan oleh Iwan Fals merupakan sebuah karya yang sarat dengan makna dan pesan mendalam. Dalam liriknya, terdapat perpaduan antara kekaguman, keinginan, dan kritik sosial yang disampaikan dengan gaya yang khas. Mari kita telusuri setiap bagian dari lirik lagu ini untuk memahami apa yang ingin disampaikan oleh sang maestro.
Ketika Berharap dan Bermimpi
Pembuka lirik menampilkan sosok penyanyi yang sedang mengenang momen ketika berinteraksi dengan seorang wanita. "Waktu kaulewat aku sedang mainkan gitar," menunjukkan bahwa momen tersebut terekam dalam kenangan saat ia melantunkan lagu di hadapannya. "Sebuah lagu yang kunyanyikan tentang dirimu" menggambarkan betapa besar rasa ketertarikan dan keinginan untuk melibatkan wanita itu dalam kisah hidupnya.
Pesan Tentang Ketidakpastian
"Seperti kemarin kamu hanya lemparkan senyum, lalu pergi begitu saja bagai pesawat tempur" menunjukkan bahwa walaupun ada ketertarikan dan harapan, seringkali situasi tak berjalan sesuai keinginan. Simbol "pesawat tempur" mengisyaratkan kecepatan dan ketidakpastian, mengimplikasikan bahwa wanita tersebut pergi dengan cepat dan meninggalkan sang penyanyi dalam kebingungan.
Panggilan untuk Berhenti Sejenak
Dalam bait berikutnya, terdapat ungkapan harapan untuk berbagi momen yang lebih dalam: "Hei, kau yang manis, singgahlah dan ikut bernyanyi." Ini adalah ajakan yang tulus, mencerminkan keinginan untuk menciptakan kenangan bersama, meskipun dalam kesederhanaan. Namun, "rayuan mautku tak membuat kau jadi galak" mengindikasikan bahwa meskipun ada usaha untuk mendekat, wanita itu tetap menjaga jarak, mirip dengan seorang diplomat yang ulung dalam bernegosiasi.
Kritik Sosial yang Tersirat
Melalui pengulangan "Penguasa, penguasa, berilah hambamu uang", Iwan Fals berhasil mengangkat isu kritis tentang kebutuhan akan uang dan keberadaan kekuasaan. Ungkapan ini bisa jadi merefleksikan frustasi terhadap keadaan sosial dan ekonomi masyarakat, di mana uang sering kali menjadi kunci untuk mendapatkan akses dan kesempatan. Penggalan lirik ini juga bisa diartikan sebagai sindiran terhadap penguasa yang kurang peduli terhadap rakyat.
Refleksi Perang dan Harapan
Lirik "Oh ya, andai kata dunia tak punya tentara, tentu tak ada perang yang banyak makan biaya" membawa pendengar untuk merenungkan lebih jauh tentang dampak konflik yang ada di dunia. Harapan bahwa dana perang dapat digunakan untuk hal yang lebih konstruktif, "tentu kau mau singgah bukan cuma tersenyum", mengisyaratkan keinginan untuk membawa cinta dan kedamaian ke dalam hidup.
Pernyataan Penutup
Secara keseluruhan, "Pesawat Tempurku" adalah sebuah lagu yang menyeimbangkan antara keinginan pribadi untuk mencintai dan kritik sosial yang lebih luas. Dengan penggunaan bahasa yang sederhana namun sarat makna, Iwan Fals mampu membawa pendengarnya untuk merasakan dan merenungkan banyak aspek kehidupan yang sering kali terlupakan. Lagu ini tidak hanya sekadar sebuah balada cinta, tetapi juga sebuah cerminan dari realita sosial yang dihadapi banyak orang.








































