
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Pada setiap malam yang gelap
Pada fajar yang muram
Pada mimpi yang manja
Pada rindu yang memuja
Pada senyuman yang menua
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan emosi yang kompleks dalam menghadapi kerindua... tampilkan semua
Hasrat berlapis mekarnya seperti seruni
Kusentuh wajahmu di mimpi yang sunyi
Dekapan tulus membuai nurani
Tak kunjung kutemui di mana kau bersembunyi
Makna lirik lagu ini menggambarkan rasa kerinduan dan harapan yang mendalam terhadap seseo... tampilkan semua
Kenangan menjelma dupa
Harumnya merasuk ke mana-mana
Membelai helai rindu yang selalu muda
Makna lirik lagu ini menggambarkan kekuatan kenangan yang indah dan bagaimana nostalgia da... tampilkan semua
Kenangan menjelma dupa
Harumnya merasuk ke mana-mana
Membelai helai rindu yang selalu
Makna lirik lagu ini merujuk pada kekuatan kenangan yang dapat membangkitkan perasaan nost... tampilkan semua
Lagu "Selalu Muda" yang dinyanyikan oleh Payung Teduh merupakan sebuah karya yang kaya akan makna dan emosi. Melalui liriknya yang puitis, lagu ini menggambarkan perjalanan perasaan cinta yang mendalam, kenangan, dan kerinduan yang tak pernah pudar. Mari kita telaah setiap bagian dari liriknya untuk memahami makna yang terkandung di dalamnya.
Pengantar ke Zona Emosional
Diawali dengan ungkapan tentang malam yang gelap dan fajar yang muram, lagu ini menciptakan suasana yang penuh dengan ketenangan namun sekaligus melankolis. Ungkapan ini melambangkan betapa dalamnya rasa duka dan kerinduan si tokoh lirik pada seseorang. Setiap elemen—mimpi manja dan rindu yang memuja—menciptakan gambaran tentang cinta yang tulus dan harapan akan pertemuan meskipun dalam kesunyian yang menyakitkan.
Metafora dalam Kenangan
Frasa "hasrat berlapis mekarnya seperti seruni" adalah metafora yang sangat indah dan menggambarkan kerinduan yang sangat dalam. Seruni, atau bunga krisan, melambangkan keindahan yang mekar. Hal ini menunjukkan bahwa perasaan cinta dan kerinduan ini tidak hanya sederhana, melainkan sangat kompleks dan penuh dengan nuansa. Dalam konteks ini, menciptakan gambaran di mana perasaan tersebut diibaratkan seperti bunga yang tumbuh, melambangkan harapan dan kekuatan dari cinta tersebut.
Sentuhan Mimpi dan Kenangan
Dalam lirik, terdapat juga kalimat "Kusentuh wajahmu di mimpi yang sunyi," yang menggambarkan pertemuan dalam mimpi sebagai cara pelarian dari kenyataan yang menyakitkan. Mimpi di sini menjadi tempat suci di mana dua jiwa yang terpisah bisa bersatu, meskipun hanya sementara. Ini adalah gambaran mendalam tentang bagaimana orang menciptakan dunia mereka sendiri untuk mengatasi kerinduan yang menyakitkan.
Kebangkitan Kenangan
Bagian yang menarik dalam lagu ini adalah pengulangan "Kenangan menjelma dupa, harumnya merasuk ke mana-mana." Dupa adalah simbol dari kenangan yang berharga, yang menyebarkan aroma indah yang dapat mengingatkan seseorang pada momen-momen bahagia yang pernah ada. Keharuman dupa ini juga menunjukkan bahwa meskipun waktu berlalu, kenangan akan cinta yang pernah ada akan selalu ada dan terus menyelimuti kehidupan kita.
Kesimpulan
Lagu "Selalu Muda" dari Payung Teduh menawarkan pengalaman mendalam tentang cinta, kerinduan, dan kenangan. Dengan lirik yang puitis dan penuh makna, lagu ini mengajak pendengarnya untuk merenungkan perjalanan emosional yang kompleks namun indah. Pesan bahwa cinta dan kenangan tidak akan pernah memudar, meski zaman terus berganti, menjadi inti dari setiap bait liriknya. Melalui lagu ini, Payung Teduh berhasil menyampaikan emosi yang universal dan mendalam, menjadikan "Selalu Muda" sebuah karya yang tak lekang oleh waktu.











































