Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Review Lagu • 1 tahun lalu
Album Artwork
Yang Telah Selesai
Dangdut, Pop Rock
1993 • 4:38 • Track 3/10
Ebiet G. Ade
  • Tentang
  • Lirik
  • Review
  • Tracklist
  • Komentar
Makna Lagu
Makna lagu ini menggambarkan seseorang yang terjebak dalam kesedihan dan kehilangan, merasakan ketidakpedulian terhadap kehidupan sekitar. Ia berjuang melawan trauma dan kesedihan yang mendalam, hingga akhirnya dianggap tidak lagi milik orang-orang di sekitarnya. Lagu ini mencerminkan kerentanan jiwa dan kesepian yang menyayat hati.
Makna Lirik
Jangankan untuk berpikir
Sedang mendengar pun enggan
Jeritan pilu lewat bagai angin
Jantungnya telah membeku
Jantungnya telah membeku

Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kepasrahan dan kehilangan yang mendalam, di ma... tampilkan semua

Lupa segala-galanya
Tak merah, tak juga jingga
Rintihan kelu tak ubah nyanyian
Ibanya telah membatu
Ibanya telah membatu

Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan kehilangan dan ketidakberdayaan yang dialami se... tampilkan semua

Semakin hari makin tak peduli
Semua harapan telah pupus
Matanya kosong, sinarnya binasa
Bibirnya rapat terkunci

Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kehilangan dan keputusasaan yang mendalam. Sem... tampilkan semua

Dia bukan milik kita lagi
Terselubung dalam sepi
Masa lalunya begitu gelap
Benturan demi benturan
Begitu berat menekan

Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kehilangan dan kesedihan akibat perpisahan, di... tampilkan semua

Jangankan untuk menyapa
Sedang menoleh pun enggan
Lampu jalanan perlahan padam
Dia hanya pantas dikenang
Dia hanya pantas dikenang

Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan kesedihan dan kerinduan terhadap seseorang yang... tampilkan semua

Sekali waktu terbangun
Nafasnya tersendat-sendat
Sumpah serapah yang ia gumamkan
Dia hanya pantas dikenang
Dia hanya pantas dikenang

Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kehilangan dan kerinduan terhadap seseorang ya... tampilkan semua

Review Lagu

Lagu 'Yang Telah Selesai' karya Ebiet G. Ade adalah sebuah karya musik yang sarat akan emosi dan makna mendalam. Melalui lirik yang puitis, Ebiet berhasil menangkap nuansa kesedihan, kehilangan, dan keperihan yang dialami seseorang. Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas makna dari setiap bagian lirik dan menyelami pesan yang ingin disampaikan oleh sang penyanyi.

Kesedihan yang Mendalam

Diawali dengan ungkapan 'Jangankan untuk berpikir, sedang mendengar pun enggan', lirik ini menggambarkan kondisi mental seseorang yang dipercaya telah berada di titik terendah. Sebuah deskripsi yang jelas tentang betapa beratnya beban yang harus ditanggung, sampai-sampai hanya untuk mendengar saja terasa sulit.

Keheningan yang Menghimpit

Selanjutnya, penggunaan frasa 'Jantungnya telah membeku' mencerminkan keadaan emosi yang sepenuhnya tertutup. Ini menunjukkan bagaimana seseorang dapat mengalami kekosongan emosi akibat derita yang tak tertahankan. 'Rintihan kelu tak ubah nyanyian' menunjukkan bahwa rasa sakit ini telah menjadi bagian dari kehidupannya—suara tangis hidup yang tidak lagi berwujud sebagai keluhan, melainkan sebuah melodi pilu yang hanya bisa dirasakan.

Pengabaian dan Kehilangan

Lirik selanjutnya menekankan pada 'Semakin hari makin tak peduli, semua harapan telah pupus', yang memberikan gambaran bahwa harapan-harapan yang pernah ada kini telah sirna. Dia bukan hanya kehilangan semangat tetapi juga hilang arah. 'Matanya kosong, sinarnya binasa' menekankan lebih lanjut tentang kondisi emosional yang hancur, menggambarkan tampak luar yang menunjukkan kerusakan batin yang dalam.

Memori yang Terlupakan

Ketidakmampuan untuk 'menyapa' atau 'menoleh' menunjukkan keengganan untuk melibatkan diri dengan dunia luar. Hal ini mengarahkan pada pertanyaan apakah individu tersebut masih memiliki rasa kepedulian terhadap kehidupan sekitarnya. Dia juga tidak lagi 'miliki kita', menandakan pemisahan yang menyakitkan antara individu dan orang-orang di sekelilingnya.

Pantang Berlalu dan Kenangan

Di bagian akhir lirik, istilah 'Dia hanya pantas dikenang' memberikan kesan bahwa meskipun individu tersebut telah mengalami banyak kepedihan, tetap ada ruang untuk mengenang masa-masa baik yang pernah ada. 'Masa lalunya begitu gelap, benturan demi benturan' membawa kita ke dalam realitas pahit yang dialami, seolah-olah setiap tantangan yang dihadapi telah mengukir luka yang dalam dan tidak mudah untuk dilupakan.

Kesimpulan

Lagu 'Yang Telah Selesai' oleh Ebiet G. Ade bukan sekadar sebuah lagu dengan irama melankolis, tetapi merupakan sebuah refleksi mendalam tentang kehidupan dan penanganan rasa sakit. Lirik-liriknya yang puitis dan sederhana namun begitu padat dengan makna, mengajak pendengar untuk merenung dan memahami bahwa di balik setiap kisah kesedihan, ada pelajaran berharga yang bisa diambil. Lagu ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga harapan dan tidak melupakan kenangan manis meskipun berada dalam kegelapan.

Tracklist Album

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto