Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Review Lagu • 1 tahun lalu
Album Artwork
Biarkan
Folk, Indie, Pop, Singer-songwriter
2014 • 5:42 • Track 8/8
Payung Teduh
  • Tentang
  • Lirik
  • Review
  • Tracklist
  • Komentar
Makna Lagu
Lagu ini menggambarkan kerinduan yang dalam dan keindahan alam, di mana cinta dan nostalgia saling bercampur. Melalui simbol dewi malam dan bulan, penulis menyampaikan perasaan melankolis saat melepas kenangan. Di sisi lain, semangat baru datang saat matahari terbit, memberikan harapan dan kebangkitan setelah kesedihan.
Makna Lirik
Turunlah kepelukanku
Nyanyikan lagu rindu para wanita
Menata sanggul di tepi sungai
Menarilah bersamaku

Makna lirik lagu ini menyiratkan kerinduan dan kehangatan dalam ikatan emosional antara du... tampilkan semua

Turunlah kepelukanku
Nyanyikan lagu rindu para wanita
Melenakan para penjamah
Meratapi kepergian malam

Makna lirik lagu ini menggambarkan kerinduan yang mendalam dan harapan akan kehadiran sese... tampilkan semua

Biarkan dewi malam menatap sayu
Meratapi bulan yang memudar
Biarkan bulan berjalan tunduk
Menyambut senyuman matahari
Biarkan matahari membuka mata
Membangunkan alam yang lelah

Makna lirik lagu ini menggambarkan siklus kehidupan yang harmonis antara malam dan siang, ... tampilkan semua

Review Lagu

Lagu "Biarkan" yang dinyanyikan oleh Payung Teduh menyuguhkan nuansa yang syahdu dan mendayu-dayu. Lirik yang penuh dengan rasa rindu dan kerinduan akan suasana damai ini mampu membawa pendengar ke dalam sebuah perjalanan emosional yang mendalam. Melalui liriknya, kita akan membahas makna dan arti yang terkandung dalam lagu ini.

Rindu dan Nostalgia

Diawali dengan bait pertama yang mengajak sosok tercinta untuk "turunlah kepelukanku," lagu ini menciptakan suasana intim dan hangat. Ungkapan ini mencerminkan keinginan si penyanyi untuk merasakan kedekatan dan kehadiran sang kekasih. Selanjutnya, frase "nyanyikan lagu rindu para wanita" menambah kedalaman rasa rindu dan nostalgia, seolah mengajak pendengar untuk menyimak cerita-cerita wanita yang penuh emosi.

Keselarasan Alam

Bagian berikut:

  • "Menata sanggul di tepi sungai"
  • "Menarilah bersamaku"

menyiratkan keselarasan antara manusia dan alam. Menata sanggul, yang merupakan simbol kecantikan dan perawatan diri, menggambarkan momen-momen sederhana yang dapat dinikmati bersama. Tarikan untuk "menarilah bersamaku" pun menciptakan gambaran aktivitas yang penuh keceriaan, menyiratkan pentingnya perhentian dari kesibukan demi menikmati keindahan saat-saat bahagia.

Kesedihan dan Kehilangan

Namun, musik ini tidak hanya berfokus pada kebahagiaan. Dengan lirik "melenakan para penjamah" dan "meratapi kepergian malam," terdapat elemen kesedihan yang mengisi setiap baitnya. Senandung ini menggambarkan bagaimana kepergian seseorang atau sesuatu yang berharga dapat meninggalkan kesedihan yang mendalam. Penjatuhan malam juga menjadi simbol babak baru yang penuh harapan, tetapi tak lepas dari rasa kehilangan yang menghantui.

Kontras antara Malam dan Siang

Berlanjut ke bait yang menyebutkan:

  • "Biarkan dewi malam menatap sayu"
  • "Meratapi bulan yang memudar"
  • "Biarkan bulan berjalan tunduk"

kontras antara malam dan siang dapat ditafsirkan sebagai simbol perjalanan hidup. Dewi malam yang menatap sayu mewakili sisi lembut dari kehilangan, sementara bulan yang memudar menciptakan citra transisi dan perubahan. Di sisi lain, lirik "Menyambut senyuman matahari" menggambarkan harapan dan kehadiran kembali cahaya setelah kegelapan.

Pembangkitan Energi Alam

Di bagian akhir, dengan "Biarkan matahari membuka mata," lagu ini mengajak pendengar untuk menyambut hari baru. Maksud dari kalimat ini mengindikasikan agar kita tidak tinggal dalam kesedihan, melainkan bangkit dan menghadapi kehidupan dengan semangat. Membangunkan alam yang lelah mencerminkan proses regenerasi dan harapan baru, menggambarkan bagaimana setiap malam yang pergi pasti akan membawa hari baru dengan segala kemungkinan yang indah.

Kesimpulan

Lagu "Biarkan" dari Payung Teduh adalah sebuah karya yang kaya akan makna dan simbolisme. Dengan perpaduan antara rindu, kesedihan, dan harapan, ibarat sebuah perjalanan tanpa akhir, lagu ini mampu menembus relung hati pendengar. Melalui lirik yang puitis dan penuh emosi, pendengar diingatkan akan pentingnyanya menyambut setiap segi kehidupan, baik suka maupun duka, dengan kepala tegak dan hati yang penuh harapan.

Tracklist Album

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto