
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Di ujung malam di antara lelap dan sadar
Mulailah sekarang bernyanyilah bersamaku
Di ujung malam di antara gelap dan sadar
Mulailah sekarang benarilah bersamaku
Sunyi ini merdu seketika
Makna lirik lagu ini menggambarkan momen refleksi di malam hari, di mana seseorang berada ... tampilkan semua
Lagu "Di Ujung Malam" yang dinyanyikan oleh Payung Teduh menawarkan nuansa yang penuh kedamaian dan refleksi. Melalui lirik yang sederhana namun menyentuh, lagu ini mengajak pendengarnya untuk merenungkan pengalaman di antara kesadaran dan ketidaksadaran, di mana jiwa seolah melayang dalam keheningan malam.
Makna di Balik Lirik
Lirik pembuka yang berbunyi, "Di ujung malam di antara lelap dan sadar", menggambarkan keadaan transisi yang dialami seseorang saat malam tiba. Di sini, Payung Teduh membawa pendengarnya ke dalam suasana malam yang sepi dan penuh misteri, memberikan rasa tenang sekaligus kerinduan. Dengan kata-kata ini, kita diajak untuk meresapi momen-momen di antara tidur dan bangun, di mana banyak pemikiran dan perasaan muncul begitu saja.
Selanjutnya, penyanyi mengajak kita untuk "bernnyanyilah bersamaku", menunjukkan bahwa di dalam kesunyian malam, ada sebuah undangan untuk berbagi, menyatu, dan berkolaborasi dalam keindahan musik. Musik menjadi jembatan untuk mengekspresikan perasaan yang sulit diungkapkan. Kehadiran lagu sebagai medium ini memberikan kehangatan dan kedekatan antara pengamat dan cerita yang dihadirkan.
Paduan Antara Gelap dan Sinar Harapan
Bagian berikutnya, "Di ujung malam di antara gelap dan sadar", memperkuat tema pertentangan antara kegelapan dan kesadaran. Kegelapan seringkali diasosiasikan dengan ketakutan dan ketidakpastian, namun di sisi lain, ada kesadaran yang bisa membawa harapan dan pencerahan. Ini menciptakan suatu dilema yang menggugah perasaan, menggambarkan betapa kehidupan sering kali mengharuskan kita untuk berinteraksi dengan kedua sisi ini.
Ketika lirik menyatakan "Mulailah sekarang benarilah bersamaku", terdapat harapan untuk memperbaiki segala sesuatu yang salah. Penggunaan kata "benarilah" sesungguhnya merupakan panggilan untuk melakukan perbaikan, baik dalam diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Keterlibatan dalam hubungan yang saling mendukung dapat menggugah kita untuk bangkit dan berbenah.
Suasana Sunyi yang Menyentuh
Terakhir, lirik "Sunyi ini merdu seketika" menutup lagu dengan sebuah kesan mendalam. Kesunyian yang ada bukanlahh sesuatu yang kaku atau menakutkan, melainkan sebuah melodi indah yang dapat dinikmati. Ini memberikan kebebasan bagi jiwa untuk merasakan keindahan dalam ketenangan, menjadikan setiap momen berharga. Keberadaan kesunyian ini menunjukkan bahwa bahkan dalam keheningan, kita dapat menemukan kedamaian dan keindahan.
Kesan Akhir
Lagu "Di Ujung Malam" oleh Payung Teduh menggambarkan perjalanan emosional yang sangat dalam dengan lirik yang puitis dan penuh arti. Melalui elemen-elemen transisi dalam hidup, undangan untuk berbagi, serta refleksi pada sunyi yang indah, lagu ini berhasil menampilkan esensi dari kehidupan itu sendiri. Setiap baitnya mengajak pendengar untuk merenung, merasakan, dan memahami bahwa dalam kegelapan sekalipun, akan selalu ada harapan untuk bersinar kembali.












































