
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Andai kata aku di mobil itu
Tentu tidak di bus ini
Seandainya aku di rumah itu
Tentu tidak di gubuk ini
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan penyesalan dan kerinduan akan kondisi kehidupan... tampilkan semua
A-a-a-andai kata
Se-se-se-seandainya
Oh ya
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kerinduan dan harapan yang mendalam, seolah-ol... tampilkan semua
Kalau saja aku jadi direktur
Tentu tidak jadi penganggur
Umpamanya aku dapat lotere
Tentu saja aku tidak kere
Makna lirik lagu ini mencerminkan aspirasi dan harapan seseorang yang merasa terjebak dala... tampilkan semua
Ka-ka-ka-kalau saja
U-u-u-umpamanya
Oh ya
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan harapan dan imajinasi penulis tentang kemungkin... tampilkan semua
Oh ya, ya nasib
Nasibmu jelas bukan nasibku
Oh ya, ya takdir
Takdirmu jelas bukan takdirku
Makna lirik lagu ini mengungkapkan perbedaan nasib dan takdir antara dua individu, yang se... tampilkan semua
Aku bosan
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan kejenuhan dan kebosanan yang dialami seseorang ... tampilkan semua
A-a-a-andai kata
Se-se-se-seandainya
Ka-ka-ka-kalau saja
U-u-u-umpamanya
Oh ya
Makna lirik lagu ini mencerminkan kerinduan dan harapan seseorang yang mengandaikan berbag... tampilkan semua
La la la
La la la
La la la la la la la la la la la la la
Makna lirik lagu ini cenderung mengekspresikan perasaan riang dan bebas, di mana pengulang... tampilkan semua
Dalam dunia musik, lirik sering kali menjadi medium yang kuat untuk menyampaikan pesan dan perasaan. Salah satu lagu yang berhasil menuai perhatian adalah "Ya Ya Ya... Oh... Ya" yang dinyanyikan oleh Iwan Fals. Lagu ini mengangkat tema nasib dan takdir, mengajak pendengar untuk merenung tentang kehidupan yang seringkali dipenuhi dengan ketidakpastian.
Refleksi atas Nasib dan Takdir
Pada bait pertama, penyanyi mengungkapkan rasa penyesalan melalui frasa 'Andai kata'. Frasa ini menunjukkan harapan akan keadaan yang lebih baik dari apa yang dialami. Misalnya, ia membayangkan seandainya berada di mobil yang nyaman, bukan di bus yang sesak. Penggunaan kata-kata ini memperlihatkan dilema kehidupan yang sering dijumpai; bagaimana kita sering kali terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan.
Lebih lanjut, terdapat pernyataan kuat dalam bait yang mengedepankan perbandingan antara keinginan dan kenyataan. Ini terlihat pada pengandaian menjadi seorang direktur atau mendapatkan lotere. Pertanyaan retoris ini menyoroti kenyataan pahit bahwa banyak orang terpaksa berkompromi dengan impian mereka karena keterbatasan yang disebabkan oleh lingkungan sosial dan ekonomi.
Kritik Sosial yang Membangun
Iwan Fals, melalui liriknya, tidak hanya berbicara tentang individu, tetapi juga mengajak kita untuk melihat realitas yang lebih luas. Dalam pengulangan pertanyaan 'nasibmu jelas bukan nasibku', ada nuansa kritik sosial yang menegaskan perbedaan keadaan antara satu individu dengan yang lain. Hal ini menyiratkan bahwa setiap orang memiliki perjalanan hidup yang unik, dengan tantangan dan kesempatan masing-masing.
Pesan Optimisme meskipun Penuh Keraguan
Meskipun liriknya mencerminkan rasa bosan dan kesedihan atas keadaan, ada juga elemen harapan yang tersirat. Pengulangan lirik 'Oh ya' dan nada ceria di bagian akhir lagu memberikan nuansa positif, seolah mendorong pendengar untuk tetap optimis meski terperangkap dalam ketidakpastian hidup. Dalam hidup, selalu ada harapan walaupun kita mungkin tidak bisa mengubah takdir yang telah ditentukan.
Kesimpulan
Lag u "Ya Ya Ya... Oh... Ya" merupakan refleksi mendalam tentang kehidupan, nasib, dan takdir. Iwan Fals berhasil menampilkan perasaan kolektif yang dihadapi banyak orang dalam masyarakat. Melalui lirik yang sederhana namun penuh makna, ia mengajak kita untuk merenung, beradaptasi, dan tetap berharap meski di tengah segala keterbatasan. Lagu ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi suara bagi mereka yang merasakan ketidakpuasan akan keadaan hidup mereka.











































