
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Jangan terlampau lama
Engkau membuang waktu
Pastikan dengan diam
Berangkatlah segera
Makna lirik lagu ini mengisyaratkan pentingnya ketegasan dan keinginan untuk tidak terlamb... tampilkan semua
Kita hanya bidak-bidak
Cuma punya satu jalan
Merangsak maju ke depan
Menggilas rintangan
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjuangan dan tekad manusia dalam menghadapi berbagai ... tampilkan semua
Sedetik kita lengah
Dapat berarti banyak
Terlalu dilambungkan mimpi
Pikiran pun terkunci
Makna lirik lagu ini menggambarkan tentang betapa pentingnya kesadaran dan perhatian terha... tampilkan semua
Bencana dan keberuntungan
Sama-sama nikmat
Menyerah kepada takdir
Hidup terasa lega
Makna lirik lagu ini mencerminkan pandangan hidup yang menerima dualitas pengalaman manusi... tampilkan semua
Kita hanyalah bidak-bidak catur
Akan dimainkan selama masih mengasyikkan
Maka jangan bertingkah
Salah dan membosankan
Tuhan di mana-mana
Makna lirik lagu ini menggambarkan kehidupan manusia yang sering kali dipandang sebagai bi... tampilkan semua
Du du du du du du du du du du du du du du du
Du du du du du du du du du du ho
Du du du du du du du du du du du du du du du
Du du du du du du du du du du
Makna lirik lagu ini dapat diinterpretasikan sebagai ungkapan perasaan ceria dan kebebasan... tampilkan semua
Kita hanyalah bidak-bidak catur
Akan dimainkan selama masih mengasyikkan
Maka jangan bertingkah salah dan membosankan
Tuhan di mana-mana
Tuhan Maha Mendengar
Makna lirik lagu ini menggambarkan kehidupan manusia yang sering kali dianggap sebagai bid... tampilkan semua
Pendahuluan
Lagu "Kita Hanya Bidak-Bidak Catur" karya Ebiet G. Ade merupakan sebuah karya yang kaya akan makna dan pesan hidup. Melalui liriknya, Ebiet mengajak pendengar untuk merenungkan eksistensi manusia dalam kehidupan yang penuh tantangan dan pilihan.
Makna dan Pesan Lirik
Lirik pertama menyampaikan pesan penting agar kita tidak membuang waktu dengan berlarut-larut dalam ketidakpastian. "Jangan terlampau lama engkau membuang waktu... berangkatlah segera" menunjukkan urgensi untuk mengambil tindakan. Keterlambatan dapat mencegah kita dari mencapai tujuan, sementara keberanian untuk melangkah maju adalah kunci untuk mencapai impian.
Konsep bidak catur dalam lirik ini menggambarkan posisi kita sebagai manusia yang sering kali terjebak dalam rencana dan strategi kehidupan. "Kita hanya bidak-bidak, cuma punya satu jalan" menjelaskan bahwa setiap orang memiliki peran dan jalannya masing-masing. Dalam konteks ini, kehidupan seperti permainan catur di mana setiap keputusan dan langkah memiliki konsekuensi yang harus dihadapi.
Melalui penggambaran "merangsak maju ke depan menggilas rintangan," lagu ini menginspirasi pendengar untuk tidak gentar menghadapi berbagai hambatan. Setiap tantangan yang ada bukanlah akhir, melainkan bagian dari perjalanan yang harus dilalui. Pesan ini mengajak kita untuk berani mengambil langkah meski harus menghadapi rintangan.
Sebagian besar lirik juga menunjuk pada dualitas dalam hidup - "bencana dan keberuntungan sama-sama nikmat." Ini menunjukkan bahwa setiap pengalaman, baik buruk maupun baik, memiliki nilai dan pelajaran tersendiri. Dengan sikap menerima takdir, "menyerah kepada takdir, hidup terasa lega," kita bisa lebih menikmati perjalanan hidup tanpa beban.
Refleksi dan Imam Dalam Kehidupan
Penting untuk merenungkan bahwa dalam permainan catur kehidupan, kita adalah pemain yang dapat memilih strategi kita sendiri. Namun, kendati kita memiliki kebebasan untuk bergerak, kita juga harus ingat bahwa ada banyak hal di luar kendali kita. "Kita hanyalah bidak-bidak catur, akan dimainkan selama masih mengasyikkan" mengingatkan kita bahwa hinaan atau pujian tidaklah selamanya, dan fokus untuk tetap menikmati hidup sangatlah penting.
Di akhir lirik, terdapat penekanan "Tuhan di mana-mana, Tuhan Maha Mendengar" yang memberikan dimensi spiritual. Dalam permainan ini, keyakinan dan pengingatan akan kehadiran Tuhan di segala aspek kehidupan memberikan ketenangan dan kekuatan bagi kita untuk terus melangkah.
Kesimpulan
Seca ra keseluruhan, "Kita Hanya Bidak-Bidak Catur" adalah sebuah lagu yang mendalam dan reflektif. Ebiet G. Ade, melalui liriknya, mengajak kita untuk memahami peran kita dalam kehidupan yang tidak selalu mudah dan mengingatkan kita akan pentingnya aksi, penerimaan, serta kehadiran Tuhan dalam setiap langkah yang kita ambil. Lagu ini layak untuk didengarkan, terutama bagi mereka yang sedang mencari motivasi dalam hidup.














































