
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Kita seperti bercanda
Setiap waktu cerita
Hingga perasaan tumbuh
Tanpa pernah aku minta
Lirik ini menggambarkan sebuah hubungan atau pertemanan yang terlihat seperti bercanda, na... tampilkan semua
Pada siapa kau mengeluh
Jika bukan kepadaku?
Setengah mati diriku
Setengah hati dirimu
Bagian lirik ini menandai sebuah konflik batin dalam hubungan di mana salah satu pihak mer... tampilkan semua
Coba kaulihat aku
S′perti ku melihatmu
Lirik ini mengungkap keinginan mendalam untuk dipahami dan dilihat sama seperti bagaimana ... tampilkan semua
Aku hanya seorang pengecut sedang jatuh hati
Memberi perhatian, tapi bukan kepastian
Kau pun terbiasa untuk pura-pura tak tahu
Biarlah, aku tetap menjadi pengagum rahasiamu
Lirik tersebut menggambarkan perasaan seseorang yang jatuh cinta namun terlalu pengecut un... tampilkan semua
Setiap kali terjaga
Mencoba membunuh rasa
Tanpa pernah menyadari
Sakiti diri sendiri
Lirik ini menggambarkan upaya seseorang untuk membunuh perasaan yang ada setiap kali terba... tampilkan semua
Ku menunggu dan menunggu
Dalam diam, ku menunggu
Lirik ini menandakan sebuah fase dalam hubungan di mana seseorang menunggu dalam diam, mun... tampilkan semua
Lagu "Pengecut" yang ditulis dan dinyanyikan oleh Fiersa Besari adalah sebuah balada emosional yang mampu menggugah perasaan banyak pendengarnya. Dengan lirik yang sederhana namun penuh makna, lagu ini menggambarkan dilema cinta yang dialami seseorang yang merasa tidak berani mengungkapkan perasaannya. Dalam ulasan ini, kita akan membahas berbagai aspek dari lagu "Pengecut" yang menciptakan dampak emosional yang mendalam.
Makna di Balik Lirik
Pada awal lagu, terdapat penggambaran hubungan yang tampak penuh canda dan cerita. Frasa "Kita seperti bercanda setiap waktu cerita" memberikan kesan bahwa ada kedekatan yang telah terjalin. Namun, seiring berjalannya waktu, perasaan yang lebih dalam tumbuh tanpa ada niat untuk meminta atau mengharapkan lebih. Berikut adalah poin-poin penting yang dapat kita ambil dari liriknya:
- Perasaan yang Tumbuh: Ada proses perkembangan perasaan yang dialami tokoh tanpa disadari, menunjukkan bahwa cinta seringkali muncul secara alami dan tidak terduga.
- Pengakuan Emosional: Frasa "Setengah mati diriku, setengah hati dirimu" menyiratkan adanya ketidakseimbangan dalam perasaan antara dua orang. Satu pihak merasakan cinta yang dalam, sementara pihak lain tampaknya tidak sepenuh hati.
- Pengecut dalam Cinta: Penggunaan kata 'pengecut' menggambarkan ketakutan dan kelemahan untuk mengungkapkan perasaan, menciptakan koneksi yang kuat dengan banyak pendengar yang pernah mengalami situasi serupa.
Konflik Internal
Salah satu tema sentral dalam lagu ini adalah konflik internal yang dialami tokoh. Ia berjuang antara perasaan cinta yang mendalam dan rasa takut untuk mengungkapkannya. Lirik "Aku hanya seorang pengecut sedang jatuh hati" mencerminkan rasa rendah diri dan kebimbangan yang dapat dirasakan banyak orang saat berhadapan dengan cinta. Perasaan ini menjadi lebih kompleks dengan adanya penantian yang terus menerus, seperti tertuang dalam lirik "Ku menunggu dan menunggu dalam diam", menunjukkan harapan yang tidak pasti.
Kesedihan dan Harapan
Meskipun ada nuansa kesedihan yang mendalam dalam lagu ini, terdapat pula rasa harapan yang mengemuka. Lagu ini berhasil menggambarkan bagaimana seseorang bisa tetap mengagumi orang yang dicintainya meskipun tak ada kejelasan dalam hubungan itu. Dari lirik, kita dapat merasakan bahwa akan selalu ada harapan meski dalam kesunyian hati. Cinta dalam diam, meskipun penuh risiko, adalah bagian dari perjalanan emosional yang indah.
Kesimpulan
Lagu "Pengecut" dari Fiersa Besari adalah sebuah karya yang menyentuh dan menggugah jiwa. Dengan lirik yang menggambarkan ketakutan, harapan, dan pengorbanan dalam cinta, lagu ini berhasil menyentuh hati banyak orang. Keterampilan Fiersa dalam menyusun kata-kata dan merangkai perasaan menjadi satu kesatuan yang harmonis menjadikan lagu ini layak untuk didengarkan berulang kali. Dalam setiap bait, terdapat resonansi yang mampu mengajak pendengar untuk merenung dan mengingat kembali perjalanan cinta mereka sendiri, menjadikan "Pengecut" tidak hanya sebuah lagu, tetapi juga sebuah cermin bagi jiwa.



































