
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Tanya dirimu, apa ada
Pemberani sepertiku yang terus ada?
Saat kau sedih dan bahagia
Akulah yang tangguh dan s′lalu menjaga
Lirik ini mengisahkan tentang seseorang yang mendefinisikan dirinya sebagai sosok pemberan... tampilkan semua
Perasaan yang kunyatakan
Berujung dengan pahitnya penolakan
Tapi anehnya, tetap saja
Kau mencariku setiap ada masalah
Lirik ini mencerminkan pengalaman menghadapi penolakan dalam menyatakan perasaan, namun me... tampilkan semua
Kau mengeluh jika pesanmu tak kubalas
Tapi perasaanku tidak kaubalas
Pesan dalam lirik ini menyiratkan perasaan ketidakadilan dan frustrasi. Pengarang merasa k... tampilkan semua
Mau marah, tapi kita apa?
Mau cemburu, tapi tak berhak
Mau sampai kapan kau dan aku tak jelas?
Maumu banyak, mauku cuma kamu
Lirik ini mengangkat dilema dalam hubungan yang tidak memiliki status jelas. Ada rasa ingi... tampilkan semua
Sekarang hangat, besok dingin
Sebenarnya apa, sih, yang kau ingin?
Ku lelah dan berniat lari
Tapi takutnya tidak kaucari
Lirik ini mengungkapkan perasaan ketidakpastian dan kebingungan dalam memahami keinginan p... tampilkan semua
Konon, rupawan kalah dengan pemberani
Tapi kenapa kisah kita begini?
Meski ada pernyataan bahwa keberanian bisa mengalahkan penampilan fisik, lirik ini mempert... tampilkan semua
Lagu "Pemberani" yang dinyanyikan oleh Fiersa Besari menjadi salah satu karya yang banyak dibicarakan skat ini. Dengan lirik yang puitis dan penuh emosi, Fiersa berhasil menyampaikan perasaan yang kompleks tentang cinta, harapan, dan ketidakpastian dalam hubungan. Mari kita telusuri makna dalam lirik-liriknya.
Tema dan Makna
Di balik setiap bait lirik, terdapat tema yang mendalam tentang keberanian dalam mencintai meski menghadapi penolakan. Dalam lirik pertama, Fiersa mengekspresikan diri sebagai sosok yang terus ada, baik dalam keadaan sedih maupun bahagia. Ini menggambarkan komitmennya yang kuat dalam menjalani hubungan, meski sering kali harus menghadapi realita pahit dari penolakan.
Dalam bait kedua, tertangkap momen kontradiksi: meskipun ada penolakan, si tokoh terus dipanggil dan dicari ketika ada masalah. Ini menunjukkan dinamika cinta yang tidak pasti, di mana satu pihak merasa terabaikan tetapi tetap penting bagi pihak yang lain. Hubungan ini penuh dengan 'double standard', di mana si tokoh merasa posisinya tidak dihargai, sedangkan kebutuhan emosional dari pasangan tetap ada.
Konflik Emosional
Di sepanjang lirik, terdapat pertentangan batin yang dihadapi si tokoh. Dia merasa marah dan cemburu, namun di sisi lain merasa tidak berhak untuk mengungkapkan perasaan tersebut. Penggalan lirik 'Mau marah, tapi kita apa?' mencerminkan dilema yang dialami banyak orang dalam cinta, di mana batasan antara hak dan keinginan seringkali kabur.
- Ketidakseimbangan Perasaan: Ada rasa lelah dalam menghadapi ketidakpastian hubungan yang terungkap dalam lirik 'Ku lelah dan berniat lari', menunjukkan keinginan untuk menjauh dari situasi yang menyakitkan.
- Kepastian yang Hilang: Pertanyaan 'Sebenarnya apa, sih, yang kau ingin?' menggambarkan desperate untuk mendapatkan kejelasan dalam hubungan yang sedang dijalani.
Konklusi
Secara keseluruhan, "Pemberani" merupakan gambaran yang nyata dan jujur tentang kompleksitas cinta. Fiersa Besari berhasil merangkai lirik yang tak hanya menyentuh hati, tetapi juga mencerminkan perasaan yang mungkin dialami banyak orang. Dengan aransemen musik yang pas dan penyampaian vokal yang emotif, lagu ini berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi pendengarnya.
"Pemberani" bukan sekadar sebuah lagu, tetapi sebuah pengingat bahwa dalam cinta, keberanian untuk menghadapi penolakan dan ketidakpastian adalah bagian dari perjalanan menuju kebahagiaan sejati.



































