
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Semua berkumpul jadi satu
Awan kita sudah menggantung pada sayap matahari
Selebihnya hanya ada mimpi-mimpi yang teracuhkan
Keberadaan kita lebih nyata dari para pengendara siang
Lirik ini menggambarkan kebersamaan dan harapan yang berkumpul dalam sebuah momen. Awan me... tampilkan semua
Kita menikmati pemandangan hidup dari pelataran surga
Melihat insan yang tak pernah lelah bercinta melawan arah kiblat
Berusaha keras menyantap titik-titik bahagia
Yang tersedia dalam sudut pandang Tuhan
Lirik ini menggambarkan pengalaman kehidupan yang dilihat dari sudut pandang ilahi atau su... tampilkan semua
Yang kita anggap berbeda nama
Menatap lembut kecupan sore
Hingga membuat perangah hebat di mata cakrawala
Lirik ini mengisyaratkan tentang perbedaan pandangan atau persepsi antara manusia mengenai... tampilkan semua
Rindu kita lebih jalang
Hati kita lalu lalang
Ragu kita makin hilang
Hangat kita selalu datang
Ungkapan dalam lirik ini menekankan intensitas dari kerinduan yang liar dan hati yang teru... tampilkan semua
Senja bersayap
Jingga menguning senyap
Pada hari yang hampir gelap
Aku terus menimang dua hati yang kini sudah genap
Lirik ini berbicara tentang transisi alam dan perasaan manusia saat senja menjelang malam.... tampilkan semua
Lagu "Senja Bersayap" yang ditulis dan dinyanyikan oleh Fiersa Besari merupakan sebuah karya yang sarat dengan makna. Melalui liriknya yang puitis, Fiersa mengajak pendengar untuk meresapi keindahan hidup dan cinta di tengah kesibukan serta tantangan yang ada. Berikut adalah penjelasan mendalam tentang tema dan makna yang terkandung dalam lagu ini.
Kesatuan dan Keharmonisan
Di bagian awal lirik, Fiersa menekankan tentang kesatuan melalui penggambaran "semua berkumpul jadi satu". Istilah ini menggambarkan momen kebersamaan yang penuh kedamaian, di mana segala sesuatu—baik itu cinta, harapan, atau bahkan impian—berkumpul menjadi satu bentuk realitas yang indah. Kehadiran "awan" yang bergantung pada "sayap matahari" menunjukkan adanya kesinambungan antara mimpi dan kenyataan, sekaligus memvisualisasikan keindahan yang dapat dinikmati dalam kehidupan sehari-hari.
Mimpi dan Kenyataan
Fiersa juga mengungkapkan bahwa "selebihnya hanya ada mimpi-mimpi yang teracuhkan". Hal ini mencerminkan kenyataan pahit bahwa tidak semua impian dapat terwujud dengan mudah. Dalam konteks ini, "keberadaan kita lebih nyata dari para pengendara siang" menegaskan pentingnya eksistensi dan kesadaran akan apa yang kita miliki saat ini, daripada terus-menerus mencari sesuatu yang lebih di luar jangkauan.
Pemandangan Hidup yang Menakjubkan
Selanjutnya, lirik "kita menikmati pemandangan hidup dari pelataran surga" menciptakan gambaran akan kebahagiaan dan keindahan. Fiersa mengajak pendengarnya untuk melihat hidup dengan perspektif yang positif meski terdapat tantangan. "Insan yang tak pernah lelah bercinta melawan arah kiblat" mengisyaratkan bahwa perjuangan dalam cinta adalah sesuatu yang alami, di mana setiap individu berusaha keras untuk meraih kebahagiaan meskipun harus melawan arus kehidupan.
Perbedaan dalam Cinta
Pada bagian lain lagu, Fiersa menyinggung tentang perbedaan dalam pandangan hidup, namun tetap saling menghargai. "Yang kita anggap berbeda nama" menandakan bahwa meskipun ada perbedaan pendapat atau cara pandang, cinta tetap menjadi jembatan yang menghubungkan. Momen "menatap lembut kecupan sore" menggambarkan keindahan yang terlahir dari cinta yang tulus—sebuah simbol dari kedamaian dan kebahagiaan.
Kerinduan dan Ketulusan
Dalam bagian selanjutnya, Fiersa menggambarkan kerinduan yang dalam. "Rindu kita lebih jalang" menunjukkan bahwa perasaan cinta dan kerinduan tidak bisa dibendung oleh waktu atau jarak. Di sisi lain, "hati kita lalu lalang" dan "ragu kita makin hilang" menggambarkan perjalanan emosi yang penuh dengan keraguan dan harapan, namun akhirnya berkumpul pada kehangatan yang selalu ada dalam diri masing-masing.
Kesempurnaan dalam Kebersamaan
Secara keseluruhan, "Senja Bersayap" mengisahkan tentang perjalanan cinta yang penuh makna, berproses melalui keraguan, kerinduan, hingga mencapai kesempurnaan. Garis penutup "aku terus menimang dua hati yang kini sudah genap" menekankan bahwa cinta sejati akan selalu menemukan jalannya, melengkapi satu sama lain dalam harmoni yang indah.
Dengan lirik yang kaya makna dan nuansa, Fiersa Besari berhasil menciptakan sebuah lagu yang tidak hanya enak didengar, tetapi juga mampu menyentuh hati pendengarnya. "Senja Bersayap" adalah sebuah pengingat akan keindahan cinta yang tulus dan kekuatan dalam bersatu meskipun di tengah perbedaan.









































