
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Cuma gandengan tangan
Nggak pake peluk-pelukan
Cuma cium-cium di pipi
Nggak pake cipok-cipokan
Cuma janji berkencan
Nggak ada niat pacaran
Makna lirik lagu ini menggambarkan hubungan yang bersifat ringan dan tanpa komitmen, di ma... tampilkan semua
Aku sudah tahu
Anuku hanya untuk dirimu
Akupun tahu
Begitu harus tunggu resmi dulu
Percayalah... jangan cemburu
Makna lirik lagu ini menunjukkan rasa percaya dan kesetiaan seseorang terhadap pasangannya... tampilkan semua
Cuma jalan-jalan dikeramaian
Bukanya mojok berduaan
Cuma pergi ke 21
Bukan nonton film begituan
Cuma duduk-duduk di sofa
Bukan tidur-tiduran diranjang
Makna lirik lagu ini menggambarkan suasana santai dan sederhana dari kegiatan sehari-hari ... tampilkan semua
Aku sudah tahu
Anuku hanya untuk dirimu
Akupun tahu
Begitu harus tunggu sampai diresmiin penghulu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan cinta yang tulus dan kesetiaan seseorang terha... tampilkan semua
Cuma santai-santai dipantai
Sambil menatap bintang
Kita cuma ngobrol curhat-curhatan
Sambil tukar pikiran
Makna lirik lagu ini mencerminkan suasana santai dan penuh kehangatan dalam momen kebersam... tampilkan semua
Aku sudah tahu
Anuku hanya untuk dirimu
Akupun tahu
Begitu harus tunggu resmi dulu
Aku sudah tahu
Anuku hanya untuk dirimu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang memiliki keyakinan dan komitmen... tampilkan semua
Akupun tahu
Begitu harus tunggu diresmiin penghulu
Akupun tahu
Anuku hanya kuberikan untukmu
Akupun tahu
Begitu harus resmi dulu
Akupun tahu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang sadar dan menerima bahwa hubung... tampilkan semua
Musik selalu menjadi media yang kuat dalam menyampaikan pesan dan nuansa perasaan, termasuk dalam lagu 'Cuma Untukmu Anuku' oleh band legendaris Indonesia, Slank. Lagu ini menampilkan gambaran hubungan yang penuh kehangatan namun tetap menjaga batasan dan rasa hormat. Melalui liriknya, kita dapat memahami pesan yang ingin disampaikan terkait komitmen dan penghormatan terhadap pasangan.
Makna dan Pesan Dalam Lirik
Secara garis besar, lagu ini berisi serangkaian gambaran kegiatan yang dilakukan bersama pasangan dengan suasana yang santai dan akrab. Namun, yang menarik adalah penekanan pada batasan dan janji untuk menjaga hubungan agar tetap resmi dan dihormati. Berikut beberapa poin utama yang terkandung dalam lirik:
- Pembatasan aktivitas: Lagu ini menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan berdua tidak selalu harus berlebihan atau mengarah ke hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pelukan berlebihan, cium pipi, cipokan, atau bahkan tidur di ranjang.
- Komitmen untuk menunggu kejelasan resmi: Terdapat penegasan bahwa hubungan ini tetap dalam tahap menunggu ikatan resmi, seperti menikah di hadapan penghulu. Hal ini menunjukkan rasa hormat dan keseriusan dalam menjalani hubungan.
- Kesederhanaan dan kebersamaan: Lagu menampilkan momen-momen santai seperti jalan-jalan di keramaian, pergi ke tempat umum, ngobrol di sofa, hingga menikmati keindahan pantai—semua dilakukan secara sederhana dan sopan.
- Kepercayaan dan pengendalian diri: Pesan bahwa pasangan harus saling percaya dan tidak cemburu berlebihan, menunjukkan kedewasaan dalam menjalani hubungan.
Gaya dan Nuansa Lagu
Melalui liriknya yang lugas dan penuh kehangatan, lagu ini mencerminkan nuansa santai dan penuh kepercayaan. Pilihan kata yang digunakan mengandung makna kedekatan yang tidak harus diwarnai dengan hal-hal berlebihan, serta penekanan pada rasa hormat terhadap proses resmi dalam hubungan. Lagu ini cocok menjadi pengingat bahwa hubungan yang sehat adalah yang didasari rasa hormat dan saling pengertian, bukan sekadar nafsu atau kepuasan sesaat.
Kesimpulan
'Cuma Untukmu Anuku' dari Slank adalah sebuah karya yang menyampaikan pesan positif tentang kasih sayang yang sopan dan penuh hormat. Lagu ini mengajak para pendengar untuk menyadari pentingnya menjaga batasan dalam hubungan, serta menunggu momen resmi yang akan mengikat mereka secara sah. Melalui liriknya yang sederhana namun bermakna, Slank menunjukkan bahwa kebahagiaan dalam berpacaran tidak harus berlebihan, melainkan cukup dengan kepercayaan, pengertian, dan komitmen yang jelas.












































