
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Pagi memanggil kota yang lelap ini
Dia bertanya, "Bagaimana harimu?"
Apa kabar mimpi-mimpimu?
Apa kau tinggal begitu saja?
Apa kabar angan-anganmu hari ini?
Makna lirik lagu ini mencerminkan refleksi tentang kehidupan dan harapan di tengah rutinit... tampilkan semua
Jakarta ramai, hatiku sepi
Jangan kau tanya, "Mengapa sedih?"
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kesepian yang kontras dengan keramaian lingkun... tampilkan semua
′Ku tak tahu, 'ku tak tahu
Apa arti resah ini
Entah apa yang kumau
Penuh tanya dalam diri
Jakarta ramai
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kebingungan dan keresahan yang dialami seseora... tampilkan semua
Senja menyambut kota yang lelah ini
Dan dia bertanya, "Bagaimana harimu?"
Apa kata hati kecilmu?
Mengapa tak kau ikuti saja?
Apa isi dari benakmu hari ini?
Makna lirik lagu ini mencerminkan sebuah refleksi tentang kelelahan hidup dan introspeksi ... tampilkan semua
Jakarta ramai, hatiku sepi (sepi)
Jangan kau tanya, "Mengapa sedih (sedih)?"
Makna lirik lagu ini menggambarkan kontras antara kehidupan yang hiruk-pikuk di Jakarta da... tampilkan semua
Aku tak tahu, aku tak tahu
Apa arti resah ini
Entah apa yang kumau
Penuh tanya dalam diri
Jakarta ramai
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kebingungan dan ketidakpastian yang dialami se... tampilkan semua
(Jakarta ramai, hatiku sepi)
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kesepian di tengah keramaian kota Jakarta yang... tampilkan semua
Langitnya abu, hatiku biru
Banyak hal baru tapi kulesu
Jelaskanlah?
Jelaskanlah?
Apa arti resah ini
Entah apa yang kumau
Penuh tanya dalam diri
Jakarta ramai
Jakarta ramai
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan ketidakpastian dan keresahan di tengah hiruk-p... tampilkan semua
Lagu "Jakarta Ramai" yang dinyanyikan oleh Maudy Ayunda merupakan sebuah karya yang membawa dinamisasi kehidupan kota Jakarta sekaligus menggugah introspeksi personal. Melalui lirik-liriknya, Maudy menyampaikan pesan tentang kesepian di tengah keramaian, memberikan gambaran yang kuat tentang perasaan yang sering dialami banyak orang di metropolitan.
Gambaran Kota dan Perasaan Manusia
Dimulai dengan pengantar pagi yang seolah memanggil kota yang masih terlelap, lirik pertama dari lagu ini mengajak pendengar meresapi suasana kota dengan pertanyaan tentang keadaan harinya dan kabar impian. Pertanyaannya, "Apa kabar mimpi-mimpimu?" mengisyaratkan harapan dan keinginan yang mungkin terabaikan. Hal ini menciptakan kontras antara kehidupan kota yang aktif dan hati pribadi yang terasa kosong.
Kesepian di Tengah Keramaian
Frasa "Jakarta ramai, hatiku sepi" menjadi inti dari lirik ini, menggambarkan kesan bahwa walaupun Jakarta dipenuhi dengan kehidupan dan aktivitas, ada kalanya individu merasa terasing dan tidak terhubung dengan lingkungan sekitarnya. Tidak jarang, kita menemukan diri kita di tengah keramaian, tetapi tetap merasa kesepian. Pernyataan "Jangan kau tanya, 'Mengapa sedih?'" menunjukkan bahwa kadang, perasaan ini sulit untuk dijelaskan, bahkan bagi diri sendiri.
Resah yang Tak Terjawab
Lirik selanjutnya menggambarkan keraguan dan ketidakpastian terhadap apa yang diinginkan. Ungkapan, "Entah apa yang kumau, penuh tanya dalam diri" mengisyaratkan perasaan bingung dan resah yang menggelayuti jiwa. Terdapat keinginan untuk menemukan arti dari perasaan tersebut, menciptakan suasana merenung di tengah kesibukan yang ada. Hal ini menjadi refleksi yang relevan bagi banyak individu yang mengalami keresahan di era modern.
Perubahan yang Menghampiri
Ketika senja menyambut kota yang lelah, kembali ada pertanyaan tentang apa yang dirasakan. Ada dorongan untuk mengikuti hati kecil, namun sering kali, hal tersebut terhambat oleh kebisingan dan rutinitas yang padat. Lirik yang berbunyi, "Langitnya abu, hatiku biru" menyiratkan bahwa walaupun banyak hal baru yang terjadi, kadang kita merasa lelah dan tidak bersemangat. Ini mencerminkan perasaan kehilangan yang dialami saat menghadapi berbagai perubahan.
Kesimpulan
Seca ra keseluruhan, "Jakarta Ramai" adalah sebuah karya yang menyoroti tema besar tentang kehidupan di perkotaan, di mana kebisingan dan keramaian bisa menjadi kontras yang mencolok terhadap keresahan yang dirasakan individu. Melalui lirik yang sederhana namun mendalam, Maudy Ayunda berhasil mengekspresikan perasaan yang kompleks dan universal, merangkum kerinduan akan memahami arti dari hidup dan mimpi di tengah kesibukan yang terus berjalan.
Dengan penggambaran tersebut, lagu ini tidak hanya sekedar hiburan, tetapi juga mengajak kita untuk merenungkan diri, memperhatikan kondisi emosional kita, serta memperdalam pemahaman kita terhadap pengalaman hidup di kota besar.











































