
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Before the first shadow touched our hearts, there was only light
I'm not just talking about the sunlight
That would filter through the canopy like liquid gold, warm on my skin
I'm talkin' about life, the air itself tasted sweet, like honey in rain, everything hummed
The Garden wasn't just a place we lived, it breathed with us
There was no fear here, fear hadn't even been invented yet (ooh)
Makna lirik lagu ini menggambarkan suasana primal yang penuh kedamaian dan keindahan sebel... tampilkan semua
A lion, this massive, beautiful creature, would lean his heavy head into my touch
Everything was connected, everything was exactly as it was meant to be (ooh)
And Eve, when I look at her, I finally understand what God meant when He said, "Very good" (ooh)
And then, there's Him, it's the cool of the day, that's when He comes
You always know when He's near
The air, it changes, expected (ooh)
Makna lirik lagu ini mencerminkan kekaguman terhadap keindahan dan keagungan ciptaan Tuhan... tampilkan semua
Like the atmosphere itself is leaning in to listen
We hear the sound first, not heavy footsteps, but a shifting of the atmosphere
A weight of goodness moving through the trees
And we run, we run toward the sound (ooh)
His voice, it isn't just sound
It's the foundation of everything
Makna lirik lagu ini menggambarkan suasana yang penuh keajaiban dan kehadiran yang mendala... tampilkan semua
When He speaks, it's warm, resonant, it vibrates in my chest (oh, why?)
They talk about the colors of the water
Why the monkeys chatter so much, what it means to be us
There's no gap between us, no hesitation, no hiding, it's complete
It's a feast, right? Everywhere you look, taste the explosion in your mouth
We're completely free, except in the very center, the tree of knowledge of good and evil (ooh)
It's the only boundary line in the world without walls
God is very clear, "Don't touch it, the day you eat it, you die" (ooh)
Die? The word just hangs in the air, it means nothing to us (ooh, oh-oh)
We trust it, of course, we do
Makna lirik lagu ini menggambarkan pengalaman eksistensial dan pencarian makna kehidupan m... tampilkan semua
But I find myself near it more often than I admit, it's stunning (ooh, oh-oh)
The fruit looks different, it doesn't just look delicious, it looks wise
Eve, one day, I'm by the tree, and there's this voice, smooth like polished stone
It belongs to the serpent, the most clever, the most beautiful of them all
He doesn't shout, he doesn't threaten, he just asks a question
"Did God really say you can't eat from any tree?"
It's a simple question, but it shifts the entire world on its axis
Makna lirik lagu ini menggambarkan situasi ujian atau godaan yang dihadapi oleh manusia, t... tampilkan semua
Suddenly, the God who gave us everything sounds restrictive (ooh-oh)
The serpent tells me, "I won't die" (ooh-oh)
Tells me "My eyes will be opened," that "I'll be like God" (ooh-oh)
That's the lure, it's not rebellion, it's ascension, it's the promise of more (ooh-oh)
He makes it sound like God is holding out on us
The fruit is heavy in my hand, its skin is smooth, cool to the touch (ooh, I won't die, yeah)
The tension is unbearable, I bite
Makna lirik lagu ini menggambarkan pergulatan batin manusia terhadap godaan dan keinginan ... tampilkan semua
The taste isn't just sweet or bitter, it tastes like everything at once
The world tilts, she brings it to me, her eyes are wild (and it's wild)
My gut screams that, "This is wrong" (there's no pain, yeah)
My partner, my reflection, she is still standing (oh, my)
I trust her more than I trust the voice of God, I eat (oh, my)
And instantly, the light fractures (oh, my God)
It's like a mirror, shattering inside my soul
Makna lirik lagu ini menggambarkan pengalaman emosional dan psikologis yang kompleks, di m... tampilkan semua
The air turns cold (oh my God), I look at Eve, she looks at me
And for the first time, I mean, really, for the first time
I see we are exposed, vulnerable, naked (and I said, "Oh, my God")
This is shame, we scrambled, panicked (I said, "Oh my God")
We grabbed these big, rough, fig leaves, stitchin' them together (I said, "Oh, my God")
They scratched my skin, they covered nothing (I said, "Oh, my God")
And then we hear it, His footsteps
The sound that used to mean love, that used to mean safety (oh my, oh my God)
Now means dread, absolute dread (oh, my God)
Makna lirik lagu ini menggambarkan pengalaman manusia dalam menyadari keberadaan mereka ya... tampilkan semua
We run, we hide in the thickest, darkest brush we could find (oh my God) holding our breath
And then His voice, it's not angry, not shouting, it's worse, it's heartbroken, "Where are you?"
He knows exactly where we are physically
He's asking where we've gone relationally
Where we stand, trembling, covered in itchy leaves
The question comes, gentle, but firm, "What have you done? Did you eat the fruit?" (Oh, I)
Is this where the fracture deepens? The break spreads? (Ooh)
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan takut, rasa bersalah, dan kerinduan akan penga... tampilkan semua
I look at the woman I love, and I, I point
"The woman you gave me, I blame her? I blame him?"
And I point to the serpent, "He tricked me"
The blame shifts faster and faster, we throw responsibility anywhere but ourselves
And the verdict comes down, the world is broken now, because we broke it
The ground will fight us, birth will be a battle
Relationships will be complex, painful, and death
That word we didn't understand now has a shape, it has our shape
Makna lirik lagu ini mencerminkan ketegangan dan pencarian tanggung jawab dalam menghadapi... tampilkan semua
But then the strangest moment, He kneels down, He takes an animal
One of the creatures Adam named
It's the first death we witnessed, and He makes clothes for our skins that are heavy
And they smell of loss, and they cover the shame
The fig leaves were our idea, the covering is His
It's this terrifying, tender moment
He's judging us, yes, but He hasn't abandoned us
Makna lirik lagu ini menggambarkan momen emosional dalam kisah penciptaan dan penebusan ma... tampilkan semua
But we can't stay, we've chosen knowledge over intimacy
He walks us to the edge of the Garden
The air gets thinner out here, the ground is hard under my feet
As we take that final step out of Eden, we look back, and it's overwhelming
A celestial being, an angel blazing with light and fire
Holding a sword that's spun, it's like a whirlwind
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjuangan dan keputusan berat untuk meninggalkan sesua... tampilkan semua
The gates slammed shut with a sound that echoes across the universe
We're outside, it's cold, the sun is setting
We lost paradise, we lost a unbroken connection, we broke the world
And that's how the silence began, the separation
But as we walked away into the dust, and the thorns we carried
A strange promise with us would whisper from God about a coming Savior
Someone who would crush the serpent's head
The door to the Garden was closed
But the story of God, it was just the beginning
Makna lirik lagu ini menggambarkan hilangnya kedamaian dan koneksi awal antara manusia dan... tampilkan semua
Lagu "Story of God" oleh Justin Bieber mengandung narasi yang mendalam dan penuh makna tentang kisah awal manusia, kejatuhannya, dan harapan akan pemulihan. Lewat lirik yang puitis dan penuh simbolisme, Bieber membawa pendengar menyelami perjalanan emosional dari keindahan awal di Taman Eden hingga tragedi karena larangan dan dosa, sekaligus menyisipkan pesan harapan akan penebusan.
Penggambaran Kehidupan Sebelum Kejatuhan
Dalam bagian awal lagu, penyanyi menggambarkan suasana harmoni dan kedamaian yang sempurna di Taman Eden. Ia menyebutkan bahwa "sebelum bayangan pertama menyentuh hati kita, hanya ada cahaya" — sebuah metafora untuk keadaan awal manusia yang hidup dalam keutuhan dan kebahagiaan murni. Lirik seperti "hanya berbicara tentang kehidupan, udara sendiri terasa manis, seperti madu dalam hujan" menguatkan gambaran sebuah dunia yang penuh keindahan dan kedekatan dengan alam dan Sang Pencipta. Di sini, Bieber menekankan bahwa taman itu tidak hanya tempat tinggal, tetapi juga kehidupan yang bernafas bersama dan terhubung secara spiritual.
Simbolisme dan Makna Kehadiran Tuhan
Salah satu aspek menarik dari lagu ini adalah penonjolan momen ketika Tuhan hadir di tengah-tengah ciptaan-Nya. Lirik "dan kemudian, ada Dia, saat suhu hari menurun, saat Dia datang" menunjukkan kedekatan Tuhan dengan manusia di waktu yang penuh kehangatan dan kedamaian. Suara dan kehadiran Tuhan digambarkan bukan hanya sebagai suara, tetapi sebagai fondasi dari segala yang ada, dengan penggambaran "suara-Nya yang hangat, resonan, bergetar di dada". Ini menegaskan bahwa kehadiran Tuhan adalah sumber kehidupan dan kekuatan utama dalam dunia awal itu.
Larangan dan Godaan di Taman Eden
Bagian kritis dari lagu ini berpusat pada narasi tentang pohon pengetahuan dan larangan Tuhan. Bieber menggambarkan taman sebagai tempat yang penuh kebebasan, di mana "tiada batasan tanpa tembok". Larangan Tuhan, "Jangan sentuh, hari kau memakannya, kau pasti mati," memegang peran penting sebagai batasan yang memberikan makna akan konsekuensi dan tanggung jawab.
Konflik muncul saat suara si ular, yang digambarkan "halus seperti batu yang dipoles" dan sebagai makhluk yang paling cerdas dan indah, menyusun pertanyaan yang menggoda. Dengan pertanyaan sederhana "Apakah Tuhan benar-benar berkata kamu tidak boleh makan dari semua pohon?", ia menabrakkan keraguan dan memicu keinginan manusia akan pengetahuan dan kuasa yang lebih tinggi. Lirik ini sangat efektif menampilkan godaan dan rasa penasaran yang sebenarnya bukan hanya soal rebelling, melainkan tentang pencarian makna dan kemakmuran diri yang lebih dari sekadar mengikuti aturan.
Kejatuhan dan Dampaknya
Pada bagian yang paling emosional, Bieber menuturkan proses manusia yang tergoda dan akhirnya makan buah terlarang. Perasaan yang digambarkan sangat nyata — dari keinginan yang berat di tangan, rasa yang kompleks, sampai reaksi langsung seperti "tembok itu pecah di dalam jiwa". Momen ini menandai awal kejatuhan manusia, di mana "cahaya memantul pecah", dan manusia menyadari keberadaan mereka yang telanjang dan vulnerability yang nyata, yang diwakili oleh penggunaan istilah "kita terbuka, rentan, dan telanjang".
Reaksi Tuhan dan Konsekuensinya
Selain narasi kejatuhan, lagu ini juga menyentuh reaksi Tuhan terhadap pelanggaran manusia. Kita mendengar bahwa Tuhan datang tidak dalam kemarahan, melainkan dengan suara yang penuh kesedihan dan cinta, "Dia tidak marah, tapi hati-Nya remuk." Dalam momen ini, Tuhan menunjukkan belas kasih dengan menjahitkan pakaian dari hewan yang pertama kali disembelih dan menutupi rasa takut dan malu manusia — sebuah simbol pengorbanan awal dan kasih yang tak berbelah bagi manusia yang berdosa.
Namun, keputusan manusia untuk keluar dari taman juga mengandung konsekuensi besar. Pintu gerbang taman tertutup, dan manusia harus meninggalkan kehidupan tanpa hubungan langsung dengan Tuhan, menuju dunia yang penuh ketegangan — di mana perjuangan, konflik, dan kematian menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Lagu ini dengan kuat menekankan bahwa meski kehilangan paradise, ada janji sebuah harapan melalui kisah tentang Penyelamat yang akan datang, yang akan menghancurkan ular dan memulihkan hubungan manusia dengan Tuhan.
Makna dan Pesan Utama
Secara keseluruhan, lagu "Story of God" oleh Justin Bieber adalah sebuah narasi lengkap yang mengisahkan perjalanan manusia dari keindahan awal, kejatuhannya karena godaan dan ketidaktaatan, hingga harapan akan penebusan. Melalui lirik yang puitis, lagu ini mengingatkan kita akan pentingnya kisah penciptaan, konsekuensi dari pilihan manusia, serta janji akan penyelamatan yang menyertai perjalanan sejarah umat manusia. Pesan utama adalah bahwa meskipun dunia telah mengalami kerusakan akibat pelanggaran, kasih dan rencana penebusan dari Tuhan tetap ada, memberi harapan akan restorasi dan pemulihan.
Dengan nuansa yang mendalam dan penuh simbol, "Story of God" bukan hanya sebuah cerita, melainkan juga pengingat akan perjalanan spiritual dan kekuatan kasih yang tak berkesudahan dari Sang Pencipta. Lagu ini mengajak kita merenungkan asal usul, keberdosaan, serta harapan akan masa depan yang pulih dan penuh damai.
- 1SPEED DEMON3:31
- 2BETTER MAN2:49
- 3LOVE SONG2:52
- 4I DO3:43
- 5I THINK YOU'RE SPECIAL2:45
- 6MOTHER IN YOU3:25
- 7WITCHYA2:43
- 8EYE CANDY3:57
- 9DON'T WANNA2:45
- 10BAD HONEY2:36
- 11NEED IT3:39
- 12OH MAN3:12
- 13POPPIN’ MY S***2:06
- 14ALL THE WAY3:21
- 15PETTING ZOO3:16
- 16MOVING FAST3:21
- 17SAFE SPACE3:14
- 18LYIN'3:06
- 19DOTTED LINE2:27
- 20OPEN UP YOUR HEART3:34
- 21WHEN IT'S OVER2:34
- 22EVERYTHING HALLELUJAH4:08
- 23STORY OF GOD7:46









































