
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Hujan malam ini membawaku pada kenangan
Tentang masa kecil damai di dalam dekapanmu
Kau tak biarkan aku sedikitpun terluka
Meski harus kau korbankan dirimu sendiri
Lirik ini menggambarkan kenangan indah masa kecil di bawah perlindungan ibu. Penulis menge... tampilkan semua
Kau bacakan lagi dongeng yang mengantarku tidur
Lalu kau tersenyum sambil menyembunyikan lelah
Kau tak pernah berhenti
'lakukan yang terbaik
Bagian ini mencerminkan kebiasaan sang ibu yang selalu membacakan dongeng hingga anak tert... tampilkan semua
Ibu aku rindu pada belaianmu
Pada nasehatmu yang mendamaikan jiwaku
Ibu maafkan aku
Belum bisa beri yang terbaik
Lirik ini adalah ungkapan kerinduan seorang anak kepada ibunya. Dia merindukan sentuhan ha... tampilkan semua
Ku harap kau tau kau segalanya
Aku yang terlalu manja
Merengek saat tak dituruti
Kau yang terlaluu penyabar
Penulis berharap bahwa ibunya menyadari betapa pentingnya dia dalam hidupnya. Ada perasaan... tampilkan semua
Seakan akulah duniamu
Ibu aku rindu
Pada belaianmu
Pada nasehatmu yang mendamaikan jiwaku
Di sini, anak merasa bahwa ia adalah pusat dunia ibunya, menggambarkan betapa besar perhat... tampilkan semua
Ibu maafkan aku
Yang selalu menyakiti hatimu
Andai kau tau kaulah segalanya
Oh ibu ku sungguh menyayangimu
Ada perasaan bersalah dan penyesalan dari anak yang merasa sering menyakiti hati ibunya, m... tampilkan semua
Lagu "Surat Untuk Ibu" karya Fiersa Besari adalah sebuah karya yang menyentuh hati dan menggugah emosi, menggambarkan kedalaman kasih sayang seorang anak terhadap ibunya. Melalui lirik yang sederhana namun sangat bermakna, Fiersa berhasil membawa pendengar pada perjalanan nostalgia yang penuh rasa syukur dan kerinduan. Lagu ini mengajak kita untuk merenungkan kembali momen-momen berharga dalam hidup yang sering kali terabaikan, terutama oleh mereka yang kita cintai.
Penjelasan Lirik
Di awal lagu, Fiersa menggambarkan suasana hujan malam yang membawa kembali kenangan indah masa kecil. "Hujan malam ini membawaku pada kenangan" menjadi pembuka yang melambangkan betapa kuatnya ikatan emosional antara anak dan ibu. Kenangan tersebut penuh dengan kedamaian dan cinta yang dirasakan selama berada di dekapan sang ibu.
Selanjutnya, lirik "Kau tak biarkan aku sedikitpun terluka" menunjukkan pengorbanan seorang ibu yang rela melakukan apa saja demi melindungi anaknya. Fiersa menegaskan bahwa pengorbanan tersebut sering kali dilakukan tanpa pamrih, bahkan jika itu berarti harus mengorbankan diri sendiri. Ini adalah refleksi nyata dari cinta seorang ibu yang tulus.
Kekuatan Kasih Ibu
Dalam liriknya, Fiersa juga menggambarkan bagaimana seorang ibu selalu siap menemani anaknya tidur dengan membacakan dongeng. "Kau bacakan lagi dongeng yang mengantarku tidur" menciptakan gambaran hangat tentang ritual waktu tidur yang menjadi bagian penting dalam masa kecil. Senyuman ibu yang menyembunyikan lelah adalah simbol kekuatan dan ketabahan, di mana seorang ibu seringkali menyimpan rasa capek dan kesedihan demi kebahagiaan anaknya.
- Rindu yang Mendalam: Ungkapan kerinduan yang dituangkan dengan
- Permohonan Maaf: Terdapat nuansa penyesalan yang mendalam dari sang anak yang merasa belum bisa memberikan yang terbaik
- Pengakuan akan Kasih Sayang: Kesadaran akan pengorbanan ibu dan ungkapan cinta yang tulus
Lirik yang berlanjut mengekspresikan rasa rindu yang mendalam kepada ibu, seperti "Ibu aku rindu pada belaianmu". Ini mencerminkan kebutuhan emosional yang sangat mendasar, di mana kasih sayang ibu adalah sumber kenyamanan dan ketenangan jiwa. Lagu ini mengajak kita untuk tidak hanya mengingat, tetapi juga menghargai kontribusi luar biasa yang diberikan oleh seorang ibu dalam hidup kita.
Kesimpulan
"Surat Untuk Ibu" adalah sebuah karya yang tidak hanya bisa dinikmati sebagai lagu, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya hubungan antara ibu dan anak. Fiersa Besari melalui lirik ini mengajak kita untuk mengekspresikan cinta dan rasa terima kasih kita kepada ibu, sebelum semuanya terlambat. Lagu ini adalah surat cinta yang tulus dan penghormatan untuk sosok yang telah berkorban tanpa pamrih. Semoga setiap pendengar dapat merasakan getaran emosional dan kedamaian yang tersimpan dalam setiap bait liriknya.













































