
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Lagi-lagi
Satu kalimat terlontarkan
Dari sekian banyak kebohongan
Entah apa
Penyebabnya, bisa tutupi rasa sakitku
Remuk kian hari yang memaksa ku terus di sini
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan sakit hati yang mendalam akibat kebohongan yan... tampilkan semua
Tetap tertuju pada
Mau tak mau ada
Namun keliru bila terus menerus diadu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjuangan batin dan konflik emosional yang dialami ses... tampilkan semua
Di hidupku, apapun kulakukan hanya untukku
Bukan untukmu
Yang s′lalu urusiku tiap detik, menit, jam
Hidup ini pilihan
Dan ku pilih jadi diriku sendiri
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan individu dalam menemukan jati diri dan kebeba... tampilkan semua
Entah apa
Penyebabnya, bisa tutupi rasa sakitku
Remuk kian hari yang memaksa ku terus di sini
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan mendalam seseorang yang terjebak dalam kesediha... tampilkan semua
Merasakan semua
Mau tak mau ada
Namun keliru bila terus menerus diadu
Makna lirik lagu ini mengungkapkan perasaan campur aduk yang dialami seseorang ketika meng... tampilkan semua
Di hidupku, apapun kulakukan hanya untukku
Bukan untukmu
Yang s'lalu urusiku tiap detik, menit, jam
Hidup ini pilihan
Dan ku pilih jadi diriku sendiri
Makna lirik lagu ini menekankan pentingnya menjalani kehidupan secara otentik dan mandiri,... tampilkan semua
Redamkan suara yang terdengar mengganggu pikiran
Kedua tangan tutupi telinga
Padamkan marah yang terdengar mengganggu pikiran
Kedua tangan tutupi telinga
Makna lirik lagu ini menggambarkan usaha seseorang untuk mengatasi gangguan emosional dan ... tampilkan semua
Peluk erat nasibku
Berteduh di dalam diri
Hari-hari kesalku
Mungkin ku sudah biasa
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang merindukan perlindungan dan ken... tampilkan semua
Lagu "Detik, Menit, Jam" karya Feby Putri menyuguhkan sebuah narasi yang sangat kuat dan emosional. Melalui liriknya, Feby menggambarkan perjuangan individu dalam menghadapi kebohongan dan rasa sakit dalam hubungan yang rumit. Lirik-lirik yang dalam dan penuh makna ini mampu menggugah perasaan pendengar, menjadikan lagu ini sebagai cerminan kehidupan banyak orang.
Kebohongan dan Rasa Sakit
Diawali dengan pengakuan mengenai "satu kalimat terlontarkan dari sekian banyak kebohongan", lirik ini mencerminkan bagaimana kata-kata bisa mendatangkan rasa sakit. Kebohongan menjadi tema sentral yang menyiratkan ketidakjujuran dalam hubungan. Penyanyi mengisyaratkan bahwa setiap kebohongan yang diucapkan menggandakan rasa sakit yang dirasakan, menciptakan beban emosional yang terus berat seiring berjalannya waktu.
Pemilihan untuk Menjadi Diri Sendiri
Salah satu bagian yang paling menarik dari lagu ini adalah penegasan tentang pilihan hidup. Dengan menyatakan, "Hidup ini pilihan dan ku pilih jadi diriku sendiri", Feby menekankan pentingnya menjadi otentik dan bebas dari pengaruh orang lain. Pesan ini sangat relevan, terutama dalam konteks hubungan yang tidak sehat, di mana individu sering kali merasa tertekan untuk memenuhi ekspektasi orang lain.
Pendewasaan Emosional
Ketika Feby menyebutkan, "Peluk erat nasibku, berteduh di dalam diri", ada perasaan penerimaan dan ketenangan yang tercermin. Lirik ini menunjukkan bahwa meskipun situasi sulit, dia telah belajar untuk menerima keadaan dan melanjutkan hidup. Keberanian untuk menghadapi dan menerima 'nasib' menjadi bagian dari proses pendewasaan emosional yang sangat penting dalam hidup.
Redamkan Suara yang Mengganggu
Bagian lirik tentang "redamkan suara yang terdengar mengganggu pikiran" memberikan kesan bahwa Feby ingin mengingatkan pendengarnya tentang pentingnya menjaga kesehatan mental. Dengan mengajak pendengar untuk menutup telinga dari segala hal yang negatif dan mengganggu, lagu ini menjadi sebuah pengingat untuk selalu mencoba menemukan kedamaian dalam diri sendiri, terlepas dari gangguan eksternal.
Kesimpulan
Lagu "Detik, Menit, Jam" oleh Feby Putri tidak hanya sekadar sebuah lagu, melainkan sebuah refleksi tentang pertarungan emosional dan pentingnya menemukan diri sendiri di tengah berbagai kebohongan dan rasa sakit. Dengan lirik yang menyentuh dan penuh makna, Feby berhasil menyampaikan pesan bahwa hidup ini adalah pilihan, dan memilih untuk menjadi diri sendiri adalah langkah pertama menuju kebahagiaan sejati. Dengan demikian, lagu ini berpotensi menjadi anthem bagi banyak orang yang berjuang untuk meraih kembali diri mereka di tengah tantangan hidup.












































