
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Masih meratapi
Seruan di hati
Menyebut satu nama
Sudah dalam banyak hari
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang masih terjebak dalam kenangan d... tampilkan semua
Masih ku di dalam
Rasa yang berdiam
Pikirku akan seram
Jika mendatangkan temaram
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang terjebak dalam keadaan emosiona... tampilkan semua
Waktu yang berjalan
Saksinya berkesan
Mencari haluan
′Tuk bisa mencuri pandangan
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan waktu yang penuh makna dan kesan mendalam dal... tampilkan semua
Mencoba memahami
Sikap yang menyelami pikiran
Bahwa kau bagai
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang berusaha memahami d... tampilkan semua
Bintang-bintang di langit
Yang s'lalu indah dan bersinar
Tapi kadang kau ada dan tiada
Kau bagaikan bulan di langit
Kutatap dari kejauhan dan t′rus kupandangi
Namun tak bisa kumiliki
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kerinduan dan ketidakpastian dalam sebuah hubu... tampilkan semua
Bintang-bintang di langit
Yang s'lalu indah dan bersinar
Tapi kadang kau ada dan tiada
Kau bagaikan bulan di langit
Kutatap dari kejauhan dan t'rus kupandangi
Namun tak bisa kumiliki
Makna lirik lagu ini menggambarkan kerinduan dan ketidakpastian dalam hubungan yang diibar... tampilkan semua
Hu-uu, hu-uu, hu-uu, uu-uh
Hu-uu, hu-uu, hu-uu, uu-uh
Di dalam satu ikatan
Yang biasa disebut sayang
Tahun ke tahun menatap
Tanpa ada saling bertatap
Makna lirik lagu ini menggambarkan kompleksitas hubungan yang tertanam dalam ikatan kasih ... tampilkan semua
Mulai kutanya diriku
Apakah masih betah di sini?
Dan dengan lapangnya dada
Sedia hapuskan tentangnya
Makna lirik lagu ini mencerminkan proses refleksi dan introspeksi seseorang yang mulai mem... tampilkan semua
Dan dengan lapangnya dada
Sedia hapuskan tentangnya
Makna lirik lagu ini menggambarkan sikap pemaafan dan kebesaran hati seseorang yang siap m... tampilkan semua
Lagu "Bagai Bintang Bulan" yang dinyanyikan oleh Feby Putri menyajikan sebuah perjalanan batin yang penuh emosi, menggambarkan kerinduan serta ketidakpastian dalam cinta. Melalui lirik yang puitis, lagu ini mengajak pendengar untuk merasakan kedalaman perasaan yang mungkin dialami oleh banyak orang dalam hubungan yang rumit.
Menelusuri Kerinduan dan Ketidakpastian
Diawali dengan ungkapan rasa rindu yang mendalam, lirik "Masih meratapi / Seruan di hati / Menyebut satu nama / Sudah dalam banyak hari" menunjukkan bagaimana seseorang terjebak dalam kenangan dan perasaan terhadap seseorang yang istimewa. Pengulangan refleksi tersebut menciptakan nuansa mendalam akan kesedihan dan kerinduan yang tak kunjung sirna.
Simbolisme Bintang dan Bulan
Frasa "Bahwa kau bagai bintang-bintang di langit / Yang s'lalu indah dan bersinar" menciptakan gambar yang indah, menyiratkan bahwa orang yang dicintainya memiliki pesona yang memikat. Namun, kontras yang disampaikan dengan "Tapi kadang kau ada dan tiada" menggambarkan ketidakpastian dalam hubungan tersebut. Sosok yang seharusnya selalu ada dalam hidupnya justru hadir dan hilang seperti bulan: "Kau bagaikan bulan di langit / Kutatap dari kejauhan dan t'rus kupandangi / Namun tak bisa kumiliki." Hal ini mencerminkan perasaan frustrasi sekaligus pesimisme karena ketidakmampuan untuk menggapai cinta yang diidamkan.
Perjuangan untuk Memahami
Lirik yang berbunyi, "Mencoba memahami / Sikap yang menyelami pikiran" menunjukkan usaha untuk mengerti perasaan dan sikap dari seseorang yang dicintai. Ini mencerminkan dinamika psikologis yang terjadi dalam hubungan, di mana pengertian dan ketidakpastian saling berseberangan. Dengan rasa ingin tahu yang mendalam, sang penyanyi berusaha memahami posisi dan perasaan orang yang dicintainya.
Pengingat Akan Kesedihan
Di bagian selanjutnya, lirik menyentuh tentang ikatan emosional: "Di dalam satu ikatan / Yang biasa disebut sayang / Tahun ke tahun menatap / Tanpa ada saling bertatap". Pernyataan ini merangkum perjalanan panjang dalam sebuah hubungan yang tampaknya statis dan tak berujung. Ada kerinduan untuk saling bertatap mata, yang menandakan kurangnya komunikasi dan kedekatan yang diharapkan dalam suatu hubungan.
Kesadaran dan Pembebasan Diri
Puncak dari semua perasaan ini terungkap dalam lirik "Mulai kutanya diriku / Apakah masih betah di sini?" yang menandakan adanya momen introspeksi dan kesadaran akan situasi yang ada. Kesediaan untuk "hapusbisa hapuskan tentangnya" menunjukkan keinginan untuk melepaskan diri dari rasa sakit dan ketidakpastian, dan menerima kenyataan meski berat. Ini adalah langkah yang penting dalam pemulihan diri.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, "Bagai Bintang Bulan" oleh Feby Putri bertutur tentang kompleksitas cinta yang sering kali diwarnai oleh kerinduan, keindahan, dan juga kesedihan. Melalui lirik yang kuat dan penuh makna, pendengar diajak untuk merenung sejenak tentang cinta yang terkadang tak dapat kita miliki. Lagu ini layak untuk direnungkan bagi siapa pun yang pernah merasakan getaran cinta yang sama, menciptakan resonansi emosional yang dalam dan tak terlupakan.












































