
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Akulah pendosa yang sedang menjalani hukuman
Memikirkanmu kriminalku
Akulah pendosa yang sedang menunggu kebebasan
Menantimu kejahatanku
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan penyesalan dan penderitaan seseorang yang mera... tampilkan semua
Mungkin hanya dirimu yang bisa aku kagumi
Sakit, terlalu sakit benci memimpikanmu, oh
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan mendalam seorang individu yang terjebak dalam ... tampilkan semua
Hati dan raga ini terlalu mengharapkanmu
Hingga kagum menjadi duri
Hati dan raga ini terlalu mengharapkanmu
Hingga kagum menjadi-
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang sangat mendambakan kehadiran or... tampilkan semua
Hei, akulah pendosa yang menjalani hukuman
Menunggu kebebasan, oh-oh-oh...
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan seseorang yang merasa terjebak dalam kesalahan ... tampilkan semua
Na-na-na-na-na-na-na
Na-na-na-na-na-na-na
Na-na-na-na-na-na-na
Na-na-na-na-oh-oh-oh
Makna lirik lagu ini cenderung menyiratkan perasaan kegembiraan atau kebebasan yang sederh... tampilkan semua
Hei, akulah pendosa yang menjalani hukuman
Menunggu kebebasan
Hei, kaulah pemendam mimpi
Yang ′kan menghantuiku seumur hidupku, oh-oh-oh...
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang terjebak dalam kesalahan atau d... tampilkan semua
Lagu "Pendosa" yang dinyanyikan oleh Sheila On 7 menyuguhkan lirik yang mendalam, menggambarkan perasaan pengorbanan dan penantian yang sarat dengan rasa sakit. Melalui liriknya, kita dapat menangkap tema besar mengenai cinta yang terlarang dan penderitaan yang sering kali mengikutinya.
Pengantar: Kehidupan sebagai Pendosa
Dalam bait pertama, penyanyi menjelaskan tentang dirinya sebagai pendosa yang sedang menjalani hukuman. Frasa ini tidak hanya bermakna keterikatan dengan kesalahan, tetapi juga menggambarkan perasaan terjebak dalam cinta yang tidak berbalas atau cinta yang sulit. "Memikirkanmu kriminalku" menekankan bahwa memikirkan orang yang dicintai bagai melakukan pelanggaran, sebuah tindakan yang membawa sakit dan kebingungan.
Menunggu Kebebasan: Penantian yang Menyakitkan
Pada lirik selanjutnya, terdapat pengulangan tema penantian, di mana dirinya menunggu kebebasan. Penantian ini mencerminkan kerinduan dan harapan untuk bisa menikmati cinta secara bebas, tanpa merasa tertekan atau tersakiti. Kalimat "Menantimu kejahatanku" menunjukkan adanya kesalahan yang diakui, tetapi juga harapan untuk mendapat kelegaan dari rasa bersalah tersebut.
Kagum yang Menjadi Duri
Salah satu bagian paling emosional dari lirik ini adalah ungkapan kagum yang menjadi duri. Hal ini menunjukkan bahwa rasa kagum dan cinta yang kuat terkadang berbalik menjadi penderitaan. Teks ini mencerminkan keadaan di mana kecintaan terlalu dalam hingga menimbulkan rasa sakit, yang semakin menyakitkan saat mencintai seseorang yang tak kunjung bisa dimiliki.
Hantu dalam Mimpi
Menimbang kembali lirik yang menyebutkan “kaulah pemendam mimpi”, lirik ini menggambarkan sosok yang menjadi penghalang dari kebahagiaan. Mereka yang sangat dicintai bisa menjadi beban mental, selalu menghantui dalam hidup, seolah-olah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari berbagai kerinduan dan harapan yang tak terwujud. "Yang ‘kan menghantuiku seumur hidupku"menandakan kedalaman perasaan, di mana cinta tersebut menjadi kenangan yang terus membayangi.
Kesimpulan: Cinta dan Penderitaan
Dari keseluruhan lagu, ditemukan bahwa "Pendosa" merupakan sebuah karya yang mengisahkan perjalanan cinta yang penuh dengan konflik internal. Makna dari lirik-lirik ini menyiratkan bahwa cinta tidak selalu membawa kebahagiaan dan terkadang membuat seseorang merasa tertekan. Sheila On 7 berhasil menyampaikan pesan ini dengan lirik yang puitis sehingga pendengar bisa merasakan emosi yang terpendam di setiap baitnya. Karya ini mengajak kita untuk merenungkan pengalaman cinta yang mungkin juga pernah kita alami, menjadikan "Pendosa" tidak hanya sekadar lagu, tetapi juga sebuah cermin dari berbagai kompleksitas cinta.









































