
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
We met as soul mates on Parris Island
We left as inmates from an asylum
And we were sharp as sharp as knives
And we were so gung ho to lay down our lives
Makna lirik lagu ini menggambarkan sebuah pertemuan yang sangat emosional dan penuh semang... tampilkan semua
We came in spastic, like tame-less horses
We left in plastic as numbered corpses
And we learned fast to travel light
Our arms were heavy, but our bellies were tight
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan tentang perjuangan dan kelelahan setelah melal... tampilkan semua
We had no home front, we had no soft soap
They sent us Playboy, they gave us Bob Hope
We dug in deep and shot on sight
And prayed to Jesus Christ with all of our might
Makna lirik lagu ini menggambarkan pengalaman dan semangat perjuangan tentara saat perang,... tampilkan semua
We had no cameras to shoot the landscape
We passed the hash pipe and played our Doors tapes
And it was dark, so dark at night
And we held on to each other, like brother to brother
We promised our mothers we′d write
Makna lirik lagu ini menggambarkan kenangan masa lalu yang penuh kesederhanaan dan keakrab... tampilkan semua
And we would all go down together
We said we'd all go down together
Yes, we would all go down together
Makna lirik lagu ini menggambarkan semangat persatuan dan solidaritas di saat sulit, di ma... tampilkan semua
Remember Charlie, remember Baker
They left their childhood on every acre
And who was wrong? And who was right?
It didn′t matter in the thick of the fight
Makna lirik lagu ini menggambarkan kenangan terhadap dua tokoh bernama Charlie dan Baker y... tampilkan semua
We held the day in the palm of our hands
They ruled the night, and the night
Seemed to last as long as six weeks
On Parris Island
Makna lirik lagu ini menggambarkan pengalaman seseorang yang merasa memiliki kendali atau ... tampilkan semua
We held the coastline, they held the highlands
And they were sharp, as sharp as knives
They heard the hum of our motors, they counted the rotors
And waited for us to arrive
Makna lirik lagu ini menggambarkan konfrontasi antara dua pihak yang bertetangga secara ge... tampilkan semua
And we will all go down together
We said we'd all go down together
Yes, we would all go down together
Makna lirik lagu ini menggambarkan semangat solidaritas dan kebersamaan di tengah tantanga... tampilkan semua
Kami pergi sebagai narapidana dari rumah sakit jiwa
Dan kami tajam seperti pisau
Dan kami begitu bersemangat untuk mengorbank... tampilkan semua
Lagu Goodnight Saigon karya Billy Joel adalah sebuah karya yang sarat dengan makna mendalam terkait pengalaman para tentara selama masa perang, khususnya terkait pengalaman Amerika Serikat di Vietnam. Melalui lirik yang penuh emosi dan simbolisme, lagu ini menggambarkan realitas keras dan kompleks dari medan perang serta ikatan solidaritas yang terbentuk di antara para prajurit.
Makna Mendalam dari Lirik
Sejak awal, lagu ini membuka dengan gambaran kontras yang tajam: "We met as soul mates on Parris Island / We left as inmates from an asylum". Frasa ini menyiratkan bahwa para tentara awalnya bertemu sebagai rekan sejati, namun perjalanan mereka di medan perang membawa mereka menjadi seperti narapidana dari sebuah tempat yang tidak aman — entah itu dalam arti fisik maupun emosional. Semangat awal yang gembira dan penuh harapan berubah menjadi luka dan trauma yang mendalam.
Selanjutnya, lirik menggambarkan keberanian serta kesiapan para prajurit untuk menghadapi bahaya: "And we were sharp as sharp as knives / And we were so gung ho to lay down our lives". Mereka tampil percaya diri dan semangat dengan cita-cita tinggi, siap mengorbankan nyawa demi tugasnya. Namun, gambaran mereka yang "came in spastic, like tame-less horses" dan "left in plastic as numbered corpses" menunjukkan perbedaan antara harapan dan kenyataan yang keras di medan perang — keberanian berubah menjadi kekerasan dan kehilangan identitas manusiawi.
Penggambaran Atmosfer dan Ikatan Persaudaraan
Salah satu kekuatan utama dari lagu ini adalah kemampuannya menangkap atmosfer gelap dan penuh ketegangan yang melanda para prajurit. Kata-kata seperti "And it was dark, so dark at night / And we held on to each other, like brother to brother" menunjukkan kedalaman perasaan solidaritas dan kepercayaan di tengah kondisi yang paling suram. Mereka berpegang satu sama lain, yang menjadi sumber kekuatan di tengah tekanan dan ketidakpastian.
Selain itu, lagu ini juga menyentuh tentang kondisi hidup selama perang, termasuk pengaruh budaya pop yang mengisi waktu mereka: "They sent us Playboy, they gave us Bob Hope / We passed the hash pipe and played our Doors tapes". Hal ini menambah nuansa personal dan menunjukkan usaha para prajurit untuk mencari kenyamanan dan melupakan ketegangan melalui hiburan sederhana, meskipun mereka berada di tengah kekerasan dan kekacauan.
Pengorbanan dan Kehilangan
Salah satu bagian paling emosional dari lagu ini adalah bagian yang menyebutkan tentang anak-anak dan masa kecil yang hilang: "Remember Charlie, remember Baker / They left their childhood on every acre". Frasa ini mengingatkan kita bahwa di balik keberanian dan semangat militer, para prajurit adalah manusia yang meninggalkan bagian dari diri mereka sendiri dalam konflik yang menyakitkan ini. Mereka menjalani perjuangan yang tidak hanya fisik tetapi juga emosional dan psikologis.
Kesimpulan dari lagu ini menegaskan bahwa, dalam konflik, batas antara siapa yang benar dan siapa yang salah menjadi kabur: "And who was wrong? And who was right?". Ini menunjukkan bahwa dalam kekecauan perang, moral dan penilaian menjadi relatif dan sulit ditegaskan.
Simbolisme dan Pesan Moral
Pada akhirnya, slogan berulang "We will all go down together" mengandung pesan solidaritas dan kekeluargaan di kalangan prajurit. Mereka siap menghadapi risiko dan penderitaan secara kolektif, menunjukkan bahwa mereka melihat satu sama lain sebagai bagian dari satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam perjuangan yang penuh pengorbanan.
Secara keseluruhan, lagu Goodnight Saigon oleh Billy Joel menjadi karya yang kuat dan menyentuh hati tentang realitas perang, ikatan persaudaraan, dan rasa pengorbanan yang dalam. Melalui lirik yang penuh simbolisme dan pengalaman pribadi, lagu ini tetap relevan sebagai pengingat akan konsekuensi dan kedalaman emosi yang terlibat dalam konflik bersenjata.














































