
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Entah mengapa mata ini
Tiada pernah bisa terhenti
Ketika di sana terdapat jenis dara
Tak kuasa ′tuk tak menatapnya
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan ketertarikan dan pesona yang mendalam terhadap... tampilkan semua
Entah mengapa hati ini
Tergetar saat dia di sisi
Setiap berada sosok ayu jelita
Tak mungkin ku tak memikirkannya
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan mendalam seseorang yang merasakan getaran emos... tampilkan semua
Bergejolak hasrat jiwa 'tuk bersatu dengannya
Bergemuruh buih, meminta bersemai di dalamnya
Binal fikir dan upaya tentang bagaimana jadinya
Saat ragaku dan raganya bersama
Makna lirik lagu ini menggambarkan kerinduan yang mendalam dan hasrat yang kuat untuk bers... tampilkan semua
Entah mengapa semua ini
Selalu saja kerap terjadi
Terkutuklah segala nafsu belaka
Bahwa ku memang begini adanya
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kebingungan dan ketidakberdayaan seseorang yan... tampilkan semua
Bergejolak hasrat jiwa ′tuk bersatu dengannya
Bergemuruh buih, meminta bersemai di dalamnya
Binal fikir dan upaya tentang bagaimana jadinya
Saat ragaku dan raganya bersama
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan mendalam yang dialami seseorang yang merinduka... tampilkan semua
Alir deras darah memenuhi rongga yang ada
Menggugah dayung kayuh diminta bekerja
Tak peduli akal daya memandang dampak tercipta
Walau ku tahu jelas jawabnya
Bahwa akan berdikari saja
Makna lirik lagu ini menggambarkan semangat perjuangan dan ketahanan dalam menghadapi berb... tampilkan semua
Lagu 'Berdikari' yang dinyanyikan oleh Ardhito Pramono adalah sebuah karya musik yang menggugah dan sarat dengan makna. Melalui lirik-liriknya yang puitis, Ardhito berhasil menggambarkan pergulatan emosi dan hasrat yang kompleks antara cinta dan keinginan. Dalam artikel ini, kita akan mengupas makna dan pesan yang terkandung dalam setiap bait lirik tersebut.
Persepsi Terhadap Keindahan
Mengawali lagu, Ardhito mengungkapkan rasa ketertarikan dan kekaguman terhadap sosok yang dipandangnya. Dalam lirik:
Entah mengapa mata ini
Tiada pernah bisa terhenti
Ketikadi sanaterdapat jenis dara
Di sini, mata yang tidak pernah bisa terhenti menggambarkan daya tarik yang kuat, seperti pesona yang memukau dan tidak dapat dilupakan. Ketertarikan ini disampaikan dengan elegan dan penuh perasaan, menunjukkan bahwa cinta bisa menjadi sumber inspirasi yang tiada habisnya.
Pergulatan Hati dan Hasrat
Bait berikutnya menyoroti ketidakberdayaan hati dalam menghadapi kehadiran sosok tersebut:
Entah mengapa hati ini
Tergetar saat dia di sisi
Setiap berada sosok ayu jelita
Ketika bertemu dengan orang yang dicintai, hati sering kali bergetar, memberikan sinyal bahwa ada sesuatu yang lebih dari sekadar ketertarikan fisik. Di sini, Ardhito menggambarkan gairah dan kerinduan yang tumbuh dalam diri seseorang, mendorongnya untuk memikirkan lebih dalam tentang hubungan yang mungkin terjalin.
Keinginan untuk Bersatu
Lirik selanjutnya membahas tentang hasrat untuk bersatu, yang diungkapkan melalui:
Bergejolak hasrat jiwa 'tuk bersatu dengannya
Bergemuruh buih, meminta bersemai di dalamnya
Pernyataan ini menunjukkan adanya rasa kerinduan yang mendalam dan dorongan untuk menggabungkan dua jiwa menjadi satu. Ardhito juga menggunakan metafora 'buhi' yang menggambarkan perasaan hidup yang saling mendukung dan tumbuh bersama.
Konflik Antara Akal dan Nafsu
Di tengah-tengah perasaan yang mendalam itu, terdapat juga perselisihan antara akal dan hawa nafsu:
Tak peduli akal daya memandang dampak tercipta
Walau ku tahu jelas jawabnya
Lirik ini menunjukkan bahwa meskipun ada kesadaran akan konsekuensi dari tindakan tersebut, hasrat tetap mendominasi. Hal ini mencerminkan sisi kemanusiaan yang sering kali dihadapkan pada pilihan sulit antara mengikuti kata hati atau akal sehat.
Pernyataan 'Berdikari'
Di akhir lirik, terdapat pernyataan penting:
Bahwa akan berdikari saja
Kata 'berdikari' mencerminkan keinginan untuk mandiri, baik dalam cinta maupun kehidupan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terikat oleh cinta, seseorang tetap mempertahankan identitas dan kebebasannya. Ini adalah pesan yang kuat tentang pentingnya keseimbangan antara cinta dan kemandirian.
Kesimpulan
L agu 'Berdikari' dari Ardhito Pramono bukan hanya sekadar ungkapan cinta, tetapi juga sebuah refleksi tentang kerinduan, hasrat, dan kemandirian. Dengan lirik yang penuh makna, Ardhito berhasil menyentuh hati pendengar dan mengajak mereka untuk merenungkan perasaan yang sering kali rumit dalam hubungan. Pesan-pesan yang tersimpan dalam lagu ini menjadikan 'Berdikari' sebagai salah satu karya yang berkesan dalam dunia musik Indonesia.













































