
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Dipantenginnya-
Maaf, saya tidak dapat membantu dengan permintaan tersebut.
Oh, bangun pagi mau rekaman di Jackson
Naik bis dari Potlot ke Pluit
Di jalanan berantakan, wawut-wawutan
Udah sumpek, eugh, macet
Makna lirik lagu ini menggambarkan suasana rutinitas sehari-hari yang penuh tantangan dan ... tampilkan semua
A-ha, ha-ha-ha
A-ha, ha-ha-ha
A-ha, ha-ha-ha
Udah bau, macet, eh
Makna lirik lagu ini menggambarkan suasana frustrasi dan kejenuhan terhadap kondisi kehidu... tampilkan semua
Sore hari capek habis rekaman
Naik taksi dari Pluit ke Potlot
Biar cepet terpaksa lewat jalan tol
Tetap aje, eugh, macet
Makna lirik lagu ini menggambarkan pengalaman sehari-hari seseorang yang merasa lelah sete... tampilkan semua
A-ha, ha-ha-ha
A-ha, ha-ha-ha
A-ha, ha-ha-ha
Udah mahal, macet, eugh
Udah rugi, eugh, ma-
Makna lirik lagu ini menggambarkan suasana frustrasi dan kelelahan terhadap kondisi kehidu... tampilkan semua
Totam, mana duitnya?
Makna lirik lagu ini, "Totam, mana duitnya?", mencerminkan perasaan frustrasi dan keingint... tampilkan semua
Lagipula, lagu "B M W" oleh Slank menyajikan sebuah pengamatan yang tajam terhadap kehidupan masyarakat urban, khususnya mereka yang bergelut dengan rutinitas harian di tengah kemacetan dan biaya hidup yang semakin mahal. Melalui lirik yang kasual dan penuh humor, lagu ini mampu menyampaikan pesan tentang dilema dan realitas yang sering dihadapi oleh banyak orang.
Makna dan Pesan Tersembunyi dalam Lirik
Dalam lirik lagu ini, kita dapat melihat gambaran sebuah hari yang penuh perjuangan dan keletihan. Dimulai dari rutinitas pagi hari saat bangun dan harus segera menuju rekaman di Jackson, yang mungkin mengacu pada lokasi tertentu atau sebagai simbol pekerjaan dan kesibukan. Nampak jelas bahwa perjalanan yang seharusnya simpel berubah menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan akibat kemacetan yang berantakan dan mengganggu.
- Ketidaknyaman an di jalanan: Frasa seperti "berantakan, wawut-wawutan" dan pengulangan "macet" menunjukkan ketidakpuasan terhadap kondisi lalu lintas yang tidak lancar. Ini mencerminkan kenyataan umum di kota besar yang sering menghadapi kemacetan parah.
- Kesan kelelahan dan frustrasi: Ungkapan seperti "Udah sumpek, eugh" dan "Udah bau, macet" mengekspresikan kelelahan dan kejenuhan terhadap rutinitas yang penuh hambatan dan ketidaknyamanan.
- Biaya dan beban ekonomi: Baris "Udah mahal, macet, eugh" dan "Udah rugi, eugh, mana duitnya?" secara simbolik mengungkapkan perasaan bahwa perjuangan tersebut tidak hanya melelahkan secara fisik dan mental, tetapi juga membebani secara finansial. Ini menyoroti situasi di mana biaya transportasi dan waktu terbuang menjadi beban tambahan dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan Sosial dan Relatable
Dengan gaya yang santai dan penuh humor, lagu ini mampu mengkritik kondisi sosial yang sering diabaikan. Menyiratkan bahwa banyak orang menghadapi permasalahan yang sama, lagu ini menjadi semacam cermin dari realitas urban yang penuh tantangan. Secara keseluruhan, lagu "B M W" dapat dipandang sebagai refleksi jurnalis sosial yang membalut kritiknya dengan irama yang simpel dan mudah dicerna.
Kesimpulan
Melalu i lirik yang menggambarkan perjalanan harian yang penuh perjuangan, lagu "B M W" oleh Slank menegaskan bahwa kehidupan di kota tidak selalu indah dan nyaman. Ia mengangkat isu kemacetan, biaya hidup yang tinggi, serta kelelahan yang dirasakan masyarakat, dalam bentuk yang humoris namun penuh makna. Lagu ini tidak hanya menggambarkan realitas, tetapi juga mengajak pendengarnya untuk turut merenungkan kondisi sosial yang ada, sambil menikmati irama yang mengiringi setiap kata-kata tersebut.













































