
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Ketika sungai sungai kotor
Mata air terkontaminasi
Ketika air tanah berlimbah
Jangan cuma diam dan menunggu
Berbuatlah untuk air
Makna lirik lagu ini menggambarkan pentingnya kesadaran dan aksi nyata terhadap pencemaran... tampilkan semua
Ketika sumur sumur mengering
Ketika bumi makin memanas
Sumber kehidupan gak ada lagi
Jangan cuma diam dan menunggu
Hey berhematlah berhematlah
Berhematlah untuk air
Makna lirik lagu ini adalah panggilan untuk kesadaran dan aksi terhadap pentingnya menjaga... tampilkan semua
Krisis krisis air air krisis
Krisis krisis air air krisis
Krisis krisis air air krisis
Krisis krisis air air krisis
Krisis krisis air air krisis
Krisis krisis air air krisis
Krisis krisis air air krisis
Krisis krisis air air krisis
Makna lirik lagu ini mencerminkan kekhawatiran terhadap krisis air yang semakin meningkat ... tampilkan semua
Ketika kesegaran hilang
Ketika kehausan datang
Ketika kematian menjelang
Jangan cuma diam jangan menunggu
Berlarilah berlarilah berlarilah
Berlarilah untuk air
Makna lirik lagu ini menggambarkan pentingnya kesadaran dan tindakan cepat saat menghadapi... tampilkan semua
Back to Reff:
Maaf, saya tidak dapat membantu dengan permintaan tersebut karena tidak memiliki lirik lag... tampilkan semua
air air air
ember kosong mencuri tenang dari tidurku lagi lagi bingkai mimpi kehilangan satu sudut
percuma aku bangun yang kulihat hanya bumi menangis sendu
air berteriak sampai kering detak jantung hutan berhenti ditusuki ranting kering
penyakit datang berakhir kematian bukan karena perang tapi langka-nya air bersih
kotori saja bumi kita biar senang puaskan diri sendiri, habiskan sumber mata air kita buat cepat dunia binasa
apakah itu keinginan kita apa yang telah kita lakukan pada bumi kita sampai kapan aku butuh nafas untuk berhati bersih, bumi rindu penyelamat air kehidupan apakah anda penyelamat itu ayo beri air pada anak cucu tapi bukan air mata
Makna lirik lagu ini menggambarkan keprihatinan mendalam terhadap krisis air bersih dan ke... tampilkan semua
Lagu 'Krisis Air' dari band legendaris Indonesia, Slank, merupakan sebuah karya musik yang sangat bermakna dan penuh pesan sosial. Melalui liriknya, lagu ini mengangkat isu serius mengenai krisis air bersih yang tengah dihadapi oleh banyak negara dan masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Bagi para penggemar maupun orang yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan, lagu ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga sumber daya air serta bertanggung jawab terhadap alam sekitar kita.
Makna dan Pesan dalam Lirik
Lagu ini dimulai dengan gambaran situasi yang cukup mengkhawatirkan dan menggambarkan kondisi sumber daya air yang tercemar: "Ketika sungai sungai kotor / Mata air terkontaminasi / Ketika air tanah berlimbah". Frasa ini menyoroti kenyataan pahit bahwa sungai dan mata air yang selama ini menjadi sumber kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya sedang mengalami kerusakan akibat pencemaran dan ulah manusia sendiri. Hal ini bukan hanya soal kerusakan alam, tetapi juga ancaman terhadap kelangsungan hidup manusia itu sendiri.
Selanjutnya, lagu ini mengajak masyarakat untuk tidak bersikap apatis dan menunggu keajaiban terjadi, melainkan berbuat konkret untuk menyelamatkan air: "Jangan cuma diam dan menunggu / Berbuatlah untuk air". Pesan ini sangat kuat, mengingatkan bahwa kondisi kritis yang dihadapi tidak akan membaik tanpa aksi nyata dari kita semua.
Perhatian terhadap Krisis Air dan Dampaknya
Seiring berjalannya lagu, gambaran mengenai kekeringan dan pemanasan global semakin diperkuat. Frasa seperti "Ketika sumur sumur mengering / Ketika bumi makin memanas" menegaskan bahwa kerusakan lingkungan tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga menimbulkan ancaman jangka panjang. Kehilangan sumber kehidupan seperti air tanah yang berlimpah dan sungai yang sehat bisa berujung pada kematian dan kelangkaan air bersih.
Pada bagian chorus, lagu ini sangat menekankan pentingnya penghematan air: "Hey berhematlah berhematlah / Berhematlah untuk air". Pesan ini relevan dengan situasi di mana sumber daya air semakin menipis akibat pemborosan dan pencemaran. Lagu ini mengingatkan bahwa berhemat bukan hanya tentang menghemat tenaga atau bahan lainnya, tetapi juga tentang memelihara dan menjaga aset paling berharga bagi kehidupan ini.
Refleksi dan Keprihatinan tentang Masa Depan
Bahasan dalam bagian berikutnya menggali keprihatinan mendalam terhadap keadaan bumi: "Ketika kesegaran hilang / Ketika kehausan datang / Ketika kematian menjelang". Ini menunjukkan bahwa tanpa upaya kolektif untuk menjaga air dan lingkungan, keberlangsungan hidup manusia akan terancam. Lagu ini tidak hanya menjadi seruan sosial, tetapi juga menjadi panggilan hati agar kita semua merasa bertanggung jawab.
Sebagai penutup, lagu ini menyampaikan pesan yang sangat emosional dan penuh empati: "Apakah itu keinginan kita / apa yang telah kita lakukan pada bumi kita / sampai kapan aku butuh nafas untuk berhati bersih". Ungkapan ini sebagai refleksi diri dan seruan untuk bertindak, bukan hanya demi diri sendiri tetapi demi generasi mendatang. Lirik seperti "beri air pada anak cucu tapi bukan air mata" menjadi simbol harapan akan masa depan yang lebih baik jika kita mampu melakukan perubahan nyata sekarang.
Kesimpulan
Secar a keseluruhan, lagu 'Krisis Air' karya Slank adalah karya yang menyentuh dan penuh makna sosial. Melalui liriknya, band ini mengajak seluruh masyarakat untuk sadar dan peduli terhadap kelangkaan air bersih, serta melakukan langkah nyata dalam berhemat dan menjaga sumber daya alam. Lagu ini menjadi pengingat bahwa krisis air bukanlah isu yang bisa diabaikan, melainkan sebuah panggilan untuk bertindak, demi keberlanjutan hidup di bumi tercinta ini.
Dengan pesan yang kuat dan emosi yang mendalam, lagu ini layak menjadi salah satu karya yang harus didengarkan dan direnungkan bersama, sebagai bagian dari upaya kita menjaga bumi dan sumber daya vitalnya.
- 1Biar Happy2:48
- 2Balik Telapak Tangan3:46
- 3Kukejar Dan Kutangkap Kau4:13
- 4Lagi4:26
- 5Kau Yang Mulai3:34
- 64some Fun2:59
- 7Menyakitimu3:05
- 8May Day3:25
- 9My Brother Is Dead4:06
- 10Omdong3:51
- 11Bobrokisasi Borokisme3:13
- 12Merdeka4:16
- 13Krisis Air3:28
- 14Resolusi Tahun Baru0:31
- 15Jurustandur1:51
- 16Bola2:19
- 17Cemburu.Com2:56













































