
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Salah nggak salah, sama atasan selalu diturutin
Maunya seumur hidup minta, minta dihormatin
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan frustrasi dan ketidakadilan yang dirasakan ses... tampilkan semua
Nana nanananana, feodalisme warisan kompeni
Nana nanananana, feodalisme warisan kompeni
Makna lirik lagu ini memperlihatkan kritik terhadap keberlanjutan sistem feodalisme yang d... tampilkan semua
Bagus nggak bagus, orang yang kuat selalu berkuasa
Absolute, segala-galanya dia, dia perintah
Makna lirik lagu ini menggambarkan critical perspective terhadap kekuasaan dan kekuatan se... tampilkan semua
Pintar nggak pintar, orang bertitel pasti didengar
Banyak bicara, sepertinya dia, dia yang paling pintar
Makna lirik lagu ini mencerminkan sifat seseorang yang sering dipandang pintar berdasarkan... tampilkan semua
Nana nanananana, feodalisme warisan kompeni
Nana nanananana, feodalisme warisan kompeni
Makna lirik lagu ini menunjukkan kritik terhadap keberlanjutan sistem feodalisme yang diwa... tampilkan semua
Tutup kuping, palingkan muka dan diam saja
Kalaupun bos manipulasi, nggak apa-apa
Makna lirik lagu ini menggambarkan sikap pasif dan tenang dalam menghadapi situasi manipul... tampilkan semua
Bener nggak bener, yang lebih tua sudah pasti benar
Suruh-menyuruh, larang-melarang, dia, dia yang paling benar
Makna lirik lagu ini menggambarkan sikap atau pandangan terhadap otoritas dan ketidaksetar... tampilkan semua
Nana nanananana, feodalisme warisan kompeni
Nana nanananana, feodalisme warisan kompeni
Nana nanananana, feodalisme warisan kompeni
Nana nanananana, feodalisme warisan kompeni
Makna lirik lagu ini mengkritisi keberlanjutan sistem feodalisme yang diwariskan dari masa... tampilkan semua
Dalam lagu berjudul 'Feodalisme Warisan Kompeni', Slank menyampaikan sebuah pesan kritis tentang pola kekuasaan otoriter dan ketidakadilan yang masih melekat dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Melalui lirik-liriknya yang tajam dan penuh kritik, lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan mengenai praktik feodalisme yang masih hidup dan menjadi warisan dari masa lalu, yang secara nyata diperlihatkan sebagai warisan dari sistem kolonialisme dan kekuasaan yang tidak adil.
Makna Mendalam di Balik Lirik
Secara keseluruhan, lagu ini menggambarkan kondisi kekuasaan yang korup dan otoriter yang didasarkan pada status dan kekuatan fisik, bukan pada keadilan atau kebijakan yang bijaksana. Baris seperti 'Salah nggak salah, sama atasan selalu diturutin' menunjukkan adanya budaya patuh dan ketundukan yang dipaksakan, sementara kalimat 'Maunya seumur hidup minta, minta dihormatin' mengungkapkan keinginan kekuasaan yang abadi dan keinginan akan penghormatan secara otomatis dari bawahan.
Selain itu, bagian lagu yang berbunyi 'Bagus nggak bagus, orang yang kuat selalu berkuasa' menegaskan bahwa kekuatan fisik dan kekuasaan yang bersifat pribadi seringkali menjadi penentu posisi sosial dan kekuasaan, bukan kompetensi atau keadilan.
Sindikasi Kekuasaan dan Ketidakadilan
Lirik berikutnya menyampaikan pesan bahwa, dalam struktur kekuasaan tersebut, orang yang pintar dan berlabel tertinggi pun tidak selalu dipahami secara adil. Frasa 'Pintar nggak pintar, orang bertitel pasti didengar' menyiratkan fenomena bahwa legitimasi dan pengaruh seringkali didasarkan pada status dan gelar, bukan pada kualitas atau integritas seseorang.
Selain itu, dikatakan juga bahwa mereka yang berkuasa tidak perlu mendengarkan suara yang berbeda, seperti dalam kalimat 'Tutup kuping, palingkan muka dan diam saja.' Ini menggambarkan dominasi kekuasaan yang tidak terbuka terhadap kritik dan menyebabkan ketidakadilan yang sistemik.
Kritik Sosial terhadap Sistem Kolonial dan Feodalisme
Pengulangan frase 'Nana nanananana, feodalisme warisan kompeni' berfungsi sebagai muatan utama dari lagu ini. Frase ini menegaskan bahwa praktik feodalisme dan warisan kolonialisme masih menjadi akar permasalahan yang harus dihadapi. Kata 'warisan kompeni' secara khusus merujuk pada jejak kolonialisme yang masih berpengaruh dalam struktur kekuasaan dan sistem sosial saat ini.
Penggunaan istilah 'feodalisme' turut mengingatkan bahwa pola kekuasaan tersebut bersifat feodal dan dominatif—yang membuat kaum bawahan selalu berada dalam kendali dan kekuasaan yang tidak setara.
Pesan Moral dan Harapan
Secara keseluruhan, lagu ini mengandung pesan moral yang kuat untuk melawan praktik kekuasaan yang tidak adil, manipulatif, dan otoriter. Lagu ini mengajak masyarakat untuk menyadari pola feodalisme yang diwariskan dan mulai berani menentang sistem kekuasaan yang rakus dan tidak manusiawi. Slank sebagai band yang terkenal dengan lagu-lagu sosial kritik, kembali menunjukkan keberaniannya dalam menyuarakan isu penting yang relevan dengan kondisi bangsa dan dunia.
Dengan gaya bahasa yang lugas dan ritmis, lagu ini tidak hanya sebagai bentuk kritik, tetapi juga sebagai panggilan untuk melakukan perubahan dalam tatanan sosial yang lebih adil dan egaliter.











































