
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Katamu kau basah kehujanan
Petir bersahutan begitu kencang
Membuat kau bersedih ketakutan
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan ketidakberdayaan dan ketakutan yang dialami se... tampilkan semua
Tanganku tak cukup panjang
Untuk mendekapmu sekarang
Malam terlalu larut
′Tuk mengejar kereta terakhir ke kotamu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan rindu dan keterbatasan yang dialami seseorang ... tampilkan semua
Kita 'kan segera bertemu
Kemasi semua cemasmu
Makna lirik lagu ini mencerminkan harapan dan keyakinan akan pertemuan yang akan datang, m... tampilkan semua
Katamu kau temukan
Kedai es krim yang lucu
Ingin kau ajakku ke sana
Tapi tak bisa segera
Makna lirik lagu ini menggambarkan kerinduan dan harapan seseorang untuk berbagi momen men... tampilkan semua
Telefon percuma
Kartu pos juga
Belum cukup canggih
′Tuk mengirim rasa
Jauh ke kotaku
Makna lirik lagu ini menggambarkan kerinduan yang mendalam dan ketidakpuasan terhadap cara... tampilkan semua
Karena kita 'kan segera bertemu
Kemasi semua cemasmu
Makna lirik lagu ini mencerminkan harapan dan keyakinan akan pertemuan yang ditunggu-tungg... tampilkan semua
Larungkan cemasmu ke dalam pelukku
Kelak kita berdua bertemu
Larungkan cemasmu ke dalam ciumku
Kelak kita berdua bertemu
Makna lirik lagu ini mengisyaratkan pentingnya saling mendukung dan menciptakan kenyamanan... tampilkan semua
Larungkan ke dalam cium kita, peluk kita
Yang takkan hanya sebentar
Makna lirik lagu ini menggambarkan kedalaman perasaan cinta yang kuat dan tak terbatas ant... tampilkan semua
Lagu "Di Timur" yang dinyanyikan oleh Sal Priadi menyuguhkan sebuah narasi yang puitis dan emosional. Melalui lirik yang mendalam, Sal Priadi mengisahkan tentang kerinduan dan harapan, dengan latar hujan yang melambangkan kesedihan dan ketidakpastian. Mari kita telusuri lebih jauh makna dan pesan yang terkandung dalam lagu ini.
Penceritaan yang Memikat
Di awal lirik, terdapat gambaran yang jelas tentang seorang perempuan yang terjebak dalam situasi tidak nyaman—"katamu kau basah kehujanan". Cuaca yang buruk menggambarkan suasana hatinya yang sedang tidak baik, dilengkapi dengan "petir bersahutan" yang menciptakan suasana takut dan cemas. Hal ini menunjukkan ketidakberdayaan di tengah badai, baik secara literal maupun emosional. Sosok yang berbicara dalam lirik merasa tidak mampu memberikan pelukan dan perlindungan di saat dibutuhkan—"Tanganku tak cukup panjang untuk mendekapmu sekarang".
Kerinduan yang Terpendam
Seiring berjalannya lagu, muncul rasa rindu yang kuat untuk segera bertemu, "kita 'kan segera bertemu". Janji untuk bertemu diakhiri dengan pengharapan bahwa semua kecemasan akan lenyap saat mereka bersatu. Frasa "kemasi semua cemasmu" menunjukkan keinginan untuk membebaskan satu sama lain dari beban emosional yang mengganggu. Ini menciptakan suasana harapan dan keinginan mendalam untuk menjalin kembali hubungan yang terputus oleh jarak dan waktu.
Tanda Cinta dan Komunikasi yang Terhambat
- Hadiah Kecil dari Jarak Jauh: Ada elemen romantis dalam barang-barang sederhana seperti "telefon percuma" dan "kartu pos". Dalam konteks modern, hal ini mencerminkan batasan komunikasi yang dihadapi pasangan yang terpisah jarak.
- Rasa yang Tak Terpenuhi: Meskipun upaya dilakukan untuk saling terhubung, tetap ada kerinduan yang dalam—"belum cukup canggih untuk mengirim rasa". Ini menunjukkan bahwa kadang-kadang, kata-kata dan alat komunikasi tidak dapat menyampaikan kedalaman perasaan seseorang.
Kesimpulan yang Hangat
Konklusi dari lagu ini adalah sebuah harapan akan pertemuan yang tidak hanya sebentar. Dengan lirik "larungkan cemasmu ke dalam pelukku" dan "ke dalam cium kita", Sal Priadi menekankan bahwa cinta yang tulus dapat mengatasi semua kecemasan dan jarak. Dalam pandangan ini, lagu "Di Timur" bukan hanya sekadar tentang kerinduan, melainkan juga tentang kesetiaan dan kekuatan cinta yang akan menyatukan dua jiwa di akhirnya.
Secara keseluruhan, "Di Timur" menyajikan pengalaman emosional yang kuat dan menyentuh. Melalui permainan kata yang sederhana namun puitis, Sal Priadi berhasil menggambarkan kompleksitas perasaan rindu dan cinta dengan sangat mendalam. Lagu ini menjadi bukti bahwa meskipun terpisah oleh jarak, cinta sejati tetap dapat menguatkan satu sama lain.












































