
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
I am gone, everybody's raging
And these fruits, they still taste of poison
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kehilangan dan ketidakpastian di tengah kondis... tampilkan semua
I won't be around
When you really need me
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan ketidakbersediaan seseorang untuk hadir atau m... tampilkan semua
I can't sleep, why can't someone hold me?
I need warmth, our restless body cracks and moans
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan sepi dan rindu akan kehangatan serta kedekatan... tampilkan semua
I won't have the strength
When you really need me
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan ketidakmampuan atau kekurangan kekuatan untuk ... tampilkan semua
Lagu Lozenge of Love dari Radiohead menyajikan sebuah gambaran emosional yang dalam melalui rangkaian liriknya yang penuh makna. Dengan lirik yang sederhana namun kuat, lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan tema kehilangan, ketidakberdayaan, dan pencarian pengertian di tengah kekacauan batin.
Makna dan Pesan Utama dalam Lirik
Melalui baris pembuka, "I am gone, everybody's raging", terdapat kesan kehilangan dan ketidakpastian. Kata ‘gone’ menampilkan sebuah kepergian yang mungkin bersifat fisik maupun emosional, sementara ‘everybody’s raging’ menandakan adanya konflik dan kekacauan di sekitar, yang dapat diartikan sebagai gejolak sosial, internal, ataupun hubungan interpersonal. Suasana chaos ini menegaskan bahwa subjek lagu merasa terisolasi dari situasi yang sedang berlangsung di sekitarnya.
Selanjutnya, baris “And these fruits, they still taste of poison” membawa gambaran tentang sesuatu yang tampaknya manis dan menggoda, namun sebenarnya beracun. Ini bisa ditafsirkan sebagai rasa kecewa terhadap sesuatu yang diharapkan membawa kebahagiaan, namun kenyataannya justru menyakitkan. Analoginya seperti buah yang terlihat indah di luar, tetapi mengandung racun di dalamnya, menyoroti ketidakpastian dan kekhawatiran terhadap kepercayaan dan harapan yang mungkin tidak berbalas.
Ketidakmampuan dan Rasa Kehilangan
Pengulangan frase “I won’t be around” menunjukkan perasaan ketidakberdayaan dan ketidakmampuan untuk hadir saat dibutuhkan. Ini menegaskan bahwa subjek lagu merasa tidak mampu memberikan dukungan emosional atau berada di dekat orang-orang yang membutuhkan bantuannya saat mereka paling membutuhkannya.
Bagian berikutnya, “When you really need me”, menegaskan bahwa rasa kekurangan dan ketidakmampuan ini sangat jelas dirasakan saat momen kritis. Perasaan ini diperkuat dengan gambaran “I can't sleep, why can't someone hold me?”, yang mengekspresikan ketidakmampuan subjek lagu untuk menemukan ketenangan dan kehangatan. Rasa restlessness dan keretakan batin digambarkan melalui frase “our restless body cracks and moans”, yang menyimbolkan perjuangan internal dan kerentanan yang mereka alami.
Refleksi tentang Ketahanan dan Keterbatasan
Dalam lirik ini, kita juga dapat merasakan ketegangan antara keinginan untuk hadir dan kekuatan yang terbatas. Frase “I won't have the strength” menegaskan bahwa subjek lagu sadar akan keterbatasan diri dalam menghadapi situasi sulit. Dalam konteks ini, lagu mungkin berisi pesan tentang penerimaan ketidakberdayaan manusia dan pentingnya mengetahui batas diri dalam menghadapi berbagai masalah emosional dan situasi kehidupan.
Kesimpulan
Seca ra keseluruhan, lagu Lozenge of Love mengandung pesan yang mendalam tentang perjuangan pribadi dalam menghadapi rasa kehilangan, ketakutan, dan kekacauan. Liriknya yang sederhana tetapi jujur mampu menyampaikan perasaan kerentanan dan ketidakberdayaan, sekaligus mengajak pendengar untuk merenungkan arti dari keberadaan dan kekuatan dalam situasi sulit. Melalui lagu ini, Radiohead berhasil menyampaikan cerita yang sangat personal dan emosional, yang tetap relevan dengan pengalaman manusia universal dalam menghadapi ketidakpastian dan rasa sakit.












































