
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
I sold my soul for the second time
′Cause the man don't pay me
I begged my landlord for some more time
He said, "Son, the bill′s waiting"
Makna lirik lagu ini menggambarkan ketidakberdayaan dan keputusasaan seseorang yang terjeb... tampilkan semua
My best friend called me the other night
He said, "Man, are you crazy?"
My girlfriend told me to get a life
She said, "Boy, you lazy"
Makna lirik lagu ini mencerminkan dialog antara seseorang dengan teman dan pacarnya yang m... tampilkan semua
But I don't mind
As long as there's a bed beneath the stars that shine
I′ll be fine
If you give me a minute, a man′s got a limit
I can't get a life if my heart′s not in it
Makna lirik lagu ini mencerminkan sikap seseorang yang mengutamakan kesederhanaan dalam hi... tampilkan semua
I don't mind
As long as there′s a bed beneath the stars that shine
I'll be fine
Give me a minute, a man′s got a limit
I can't get a life if my heart's not in it
Makna lirik lagu ini mencerminkan sikap seseorang yang menghargai kesederhanaan dalam hidu... tampilkan semua
I lost my faith in the summertime
′Cause it don′t stop raining
The sky all day is as black as night
But I know I can't blame me
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kehilangan harapan dan iman di tengah situasi ... tampilkan semua
I begged my doctor for one more line
He said, "Son, words fail me"
There ain′t no place to be killing time
I guess I'm just lazy
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan putus asa dan kebingungan seseorang yang tengah... tampilkan semua
I don′t mind
As long as there's a bed beneath the stars that shine
I′ll be fine
Give me a minute, a man's got a limit
I can't get a life if my heart′s not in it
Makna lirik lagu ini mencerminkan sikap menerima dan bersikap sederhana dalam menjalani ke... tampilkan semua
Karena pria itu tidak membayarkanku
Aku memohon kepada tuan tanahku untuk sedikit waktu lagi
Dia berkata, "Nak, tagihannya sedang menun... tampilkan semua
Lagu 'The Importance of Being Idle' dari band legendaris Oasis menawarkan perspektif yang menarik tentang nilai kehidupan, kemalasan, dan tekanan yang sering dialami dalam kehidupan sehari-hari. Melalui lirik yang penuh makna, Noel Gallagher sebagai penulis lagu memberikan gambaran tentang seseorang yang terjebak dalam rutinitas dan menghadapi berbagai tantangan hidup.
Begitu Banyak Tekanan dalam Kehidupan
Di awal lirik, kita diperkenalkan dengan tokoh yang mengungkapkan kekecewaannya setelah 'menjual jiwanya' untuk kedua kalinya. Frasa ini mencerminkan pengorbanan yang dilakukan demi memenuhi tuntutan dari lingkungan sosialnya, terutama ketika ia berkata, 'Karena pria itu tidak membayarku'. Ini menunjukkan hilangnya harapan dan keputusasaan akibat tekanan finansial yang menghimpitnya.
Interaksi dengan Lingkungan
Lirik berikutnya menyoroti hubungan tokoh dengan orang-orang di sekitarnya. Ketika sahabatnya bertanya apakah ia gila dan pacarnya menyuruhnya untuk 'memiliki kehidupan', ini menggambarkan bagaimana masyarakat cenderung memberi penilaian negatif terhadap mereka yang memilih untuk tidak aktif atau 'malas'. Namun, dengan tegas tokoh menanggapi semua tekanan tersebut dengan ungkapan "Saya tidak keberatan", menekankan pilihan hidupnya untuk menikmati sederhana, terutama saat ia menemukan ketenangan di bawah langit berbintang.
Antara Kehidupan dan Kemalasan
Pernyataan 'seorang laki-laki punya batas' mengindikasikan bahwa setiap individu memiliki batas toleransi dalam menghadapi kerasnya kehidupan. Ada saat ketika seseorang merasa tidak dapat berfungsi secara produktif jika hati dan semangatnya tidak terlibat. Ungkapan ini menekankan pentingnya motivasi dan keinginan dalam menjalani hidup.
Makna di Balik Keputusasaan
Lirik selanjutnya menggambarkan kehilangan keyakinan, terutama saat musim panas yang seharusnya cerah justru membawa kegelapan. Garis 'Saya tidak bisa menyalahkan diri saya' menunjukkan penerimaan terhadap situasi. Ini adalah refleksi dari banyak individu yang merasa terjebak dalam siklus hidup yang monoton dan tidak memuaskan.
Menemukan Kedamaian dalam Kemalasan
Di akhir lirik, kembali muncul tema ketenangan yang ditemukan dalam kemalasan. Meskipun berbagai tantangan dan ekspektasi datang dari luar, tokoh memilih untuk fokus pada apa yang ia anggap penting: menikmati saat-saat sederhana di mana ia merasa nyaman dan damai. "As long as there's a bed beneath the stars that shine, I'll be fine" menjadi penegasan bahwa pada akhirnya, kesederhanaan dapat membawa kebahagiaan.
Kesimpulan
'T he Importance of Being Idle' menggambarkan pertarungan mental yang luas antara keinginan untuk mengikutsertakan diri dalam masyarakat dan kebutuhan untuk beristirahat dari tekanan tersebut. Lewat lirik yang kuat dan reflektif, Oasis tidak hanya merayakan kemalasan tetapi juga memberi dorongan untuk mengevaluasi kembali apa yang benar-benar kita inginkan dalam hidup.













































