
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Hello
Woe is me
The end is near
Thought you′d never leave
Heart and teeth
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan putus asa dan kehilangan dari sudut pandang se... tampilkan semua
Just to taste bittersweet
One last stain to get beneath the skin
Beneath the skin
Makna lirik lagu ini mencerminkan pengalaman atau keinginan untuk merasakan sesuatu yang m... tampilkan semua
The wish is drawn inside
The neverending sigh
No one lets everyone in
No one lets everyone in
My exit, no exit
No one lets everyone in
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kesepian dan keterbatasan dalam berhubungan se... tampilkan semua
Me and you
Draw the line
Now it's time to move
Face to face
Makna lirik lagu ini menggambarkan momen penting di mana dua orang berhadapan dan menentuk... tampilkan semua
Damn the luck, blessed be
Heaven, what′s come over me?
The wishes come inside
The neverending sigh
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan campur aduk terhadap keberuntungan dan nasib y... tampilkan semua
No one lets everyone in
No one lets everyone in
My exit, no exit
Go on let everyone in
No one lets everyone in
(In, in, in)
Makna lirik lagu ini menggambarkan suasana ketidakpastian dan ambiguitas dalam membuka dir... tampilkan semua
No one lets everyone in
No one lets everyone in
My exit, no exit
Go on let everyone in
No one lets everyone in
(In, in, in)
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan keterbukaan dan kerentanan di tengah ketidakpa... tampilkan semua
Celaka aku
Akhirnya dekat
Kukira kau tak akan pernah pergi
Hati dan gigi
Hanya untuk mencicipi pahit manis
Satu noda terakhir untuk masuk ke bawah kulit
Di baw... tampilkan semua
Diawali dengan lirik yang penuh emosi dan sugestif, lagu 'The Neverending Sigh' dari Foo Fighters menghadirkan sebuah narasi yang dalam mengenai perjuangan batin dan perjuangan untuk menemukan diri sendiri di tengah suasana hati yang kelam. Melalui penggunaan bahasa yang sederhana namun kuat, lagu ini menyampaikan pesan tentang tekanan, penolakan, dan keinginan untuk melepaskan beban emosional yang tidak pernah berakhir.
Makna dan Pesan yang Terkandung dalam Lirik
- Rasa Kehilangan dan Keputusasaan: Baris pembuka seperti "Hello, Woe is me, The end is near" mengekspresikan perasaan putus asa dan kelekatan terhadap perasaan sedih yang sepertinya tidak berujung. Frasa ini memperlihatkan ketidakpastian dan rasa takut terhadap akhir dari segala yang telah dikenal.
- Pengalaman Pahit dan Luka Batinnya: Lirik "Heart and teeth, Just to taste bittersweet" menggambarkan pengalaman pribadi yang penuh dengan konflik emosional—sakit, tetapi sekaligus menyadarkan, dalam proses mencari makna dalam penderitaan.
- Kesulitan Membuka Diri dan Merasa Terasing: Frasa "No one lets everyone in" berulang, menegaskan perasaan isolasi dan keengganan orang untuk membuka diri sepenuhnya, baik bagi diri sendiri maupun kepada orang lain. Hal ini merefleksikan hambatan emosional yang dihadapi untuk menjalin kedekatan sejati.
- Keinginan untuk Melarikan Diri dan Kebebasan: Kata "My exit, no exit" menggambarkan perasaan terjebak dalam situasi yang tidak memungkinkan untuk melarikan diri, namun juga menegaskan keinginan kuat untuk lepas dari situasi tersebut.
- Perjuangan Melawan Inner Conflict: Ungkapan "Draw the line, Now it's time to move" mengandung makna bahwa ada titik di mana seseorang harus mengambil langkah tegas untuk menghadapi konflik batinnya serta membangun keberanian untuk melangkah maju.
- Kontras Antara Takdir dan Harapan: Frasa "Damn the luck, blessed be, Heaven, what’s come over me?" mengekspresikan kekacauan emosi—antara rasa frustrasi dan rasa syukur, atau harapan yang masih tersembunyi di tengah kesulitan.
- Permohonan Terbukanya Pintu Emosi: Pengulangan "Go on let everyone in" dan "No one lets everyone in" menunjukkan dualitas dalam keinginan untuk membuka diri dan ketakutan akan penolakan, mencerminkan perjuangan emosional yang kompleks.
Kesimpulan
Seca ra keseluruhan, lirik lagu 'The Neverending Sigh' adalah sebuah cerminan dari perjalanan emosional yang penuh konflik, keinginan untuk merasa lega, dan perjuangan menembus batas diri. Lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan tentang rasa sakit yang tersembunyi, rasa takut untuk terbuka, serta perjuangan untuk menemukan kebebasan dalam diri sendiri. Keduanya dipresentasikan melalui volume emosi yang mendalam dan pengulangan yang menonjol, menegaskan bahwa perjuangan batin itu memang 'tidak pernah berakhir'.















































