
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Tahun berlalu, hati menunggu
Orang yang sama, kisah yang lama
Waktu bergerak, tapi kau tidak
Masih menanti ia kembali
Lirik ini menggambarkan seseorang yang terus menerus mengenang masa lalu. Meskipun tahun-t... tampilkan semua
Kusadar 'ku pemeran pengganti
Tak pernah benar-benar di hati
Biarlah, biar aku bertahan
Mungkin esok rasamu sungguhan
Dalam lirik ini, seseorang menyadari posisinya sebagai pemeran pengganti dalam hubungan. M... tampilkan semua
Aku memandang, kau memandangnya
Masih menanti kau berhenti menanti
Lirik ini mengekspresikan rasa frustrasi seseorang yang merasa diabaikan karena orang yang... tampilkan semua
Lagu "Pemeran Pengganti" karya Fiersa Besari menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang terjebak dalam menunggu cinta dari orang yang tidak kunjung datang. Melalui lirik yang penuh dengan keikhlasan dan harapan, Fiersa berhasil merangkum kompleksitas perasaan yang dialami ketika seseorang meragukan posisinya dalam hati orang lain.
Menggali Makna dari Setiap Lirik
Dari bait pertama, kita sudah disuguhkan dengan situasi yang menyesakkan. “Tahun berlalu, hati menunggu” menggambarkan lamanya waktu yang telah berlalu tanpa adanya perubahan. Penggunaan kata “menunggu” menekankan pada harapan yang tak kunjung terwujud, menandakan betapa kuatnya ikatan emosional yang masih ada pada si tokoh lagu terhadap cinta yang mungkin telah hilang.
Dalam lirik berikutnya, “Orang yang sama, kisah yang lama”, terasa jelas bahwa hubungan yang dimaksud bukanlah hubungan baru. Ini menunjukkan bagaimana obsesi untuk kembali kepada cinta yang telah berlalu terus menghantui pikiran si tokoh. Ada rasa nostalgia yang kuat yang terjalin di antara mereka, seakan masa lalu masih terus menyentuh jiwa dan tidak bisa dilupakan.
Ketidakpastian dan Penantian
Saat lirik mengungkapkan “Waktu bergerak, tapi kau tidak”, rasa ketidakpastian semakin mendalam. Ini menggambarkan konflik internal si tokoh yang merasakan pergerakan waktu di sekelilingnya namun tetap terjebak dalam masa lalu. Ia merasa waktunya terbuang sia-sia karena menunggu orang yang tidak pernah kembali. Lirik ini juga menyoroti betapa menyedihkannya menunggu seseorang yang mungkin tidak merasakan hal yang sama.
Penerimaan Diri
Dalam bait “Kusadar 'ku pemeran pengganti, tak pernah benar-benar di hati”, penacceptance atau penerimaan diri mulai muncul. Si tokoh menyadari bahwa ia sebenarnya bukan orang yang dicintai dengan sepenuh hati. Bahkan, dalam panggung cinta yang rumit ini, ia merasa seperti pengganti yang tidak pernah diinginkan. Hal ini menimbulkan rasa sakit, tetapi juga membawa pemahaman bahwa kadang kita harus menerima kenyataan meski pahit.
Selanjutnya, ia berusaha untuk bertahan dengan harapan kecil di kala mengungkapkan “Mungkin esok rasamu sungguhan”. Ada kerinduan untuk percaya bahwa suatu saat cinta tersebut akan benar-benar ada dan terwujud. Ini menciptakan nuansa harapan yang lembut dalam kesedihan yang mendalam.
Dinamika Kerinduan
Bait terakhir lagu ini, “Aku memandang, kau memandangnya, masih menanti kau berhenti menanti”, menawarkan refleksi mendalam. Ada kesadaran bahwa mereka mungkin sama-sama terjebak dalam lingkaran menunggu. Sementara satu pihak masih berharap, yang lain tampak melirik ke arah yang berbeda. Ini menciptakan kontradiksi emosional yang kuat dan menunjukkan betapa rumitnya hubungan antarmanusia.
Kesimpulan
L agu “Pemeran Pengganti” adalah potret menawan dari cinta yang tak terbalas dan penantian yang menyakitkan. Dengan lirik yang puitis dan mendalam, Fiersa Besari berhasil menyentuh hati pendengar yang mungkin pernah merasakan kesedihan yang sama. Melalui lagu ini, ia mengajak kita untuk merenungkan betapa pentingnya memahami posisi kita dalam hubungan, sekaligus berani melepaskan cinta yang tidak ditujukan untuk kita.
- 1Cerita Rakyat4:25
- 2Belum Punah3:47
- 3Dirgahayu3:23
- 4Kamu4:38
- 5Bukan Lagu Valentine4:14
- 6Selindung4:31
- 7Terima Kasih Dan Maaf4:03
- 8Daftar Orang Hilang3:14
- 9Obsesi3:14
- 10Salahkah Mengalah4:28
- 11Pemeran Pengganti2:27
- 12Melawan Hati4:36
- 13Lagu Dua Kunci4:04
- 14Cerita Panjang Di Hidup Yang Singkat3:15
- 15Lekas Pulih5:02
- 16Judulnya Adalah Namamu4:53










































