
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Oh, rentangkan tangan-Mu
Bersama datang malam
Agar dapat kurebahkan kepala
Pada bulan di lengan-Mu
Makna lirik lagu ini menggambarkan sebuah kerinduan dan harapan untuk menemukan kedamaian ... tampilkan semua
Oh, hembuskanlah
Nafas iman ke dalam sukma
Agar dapat kuyakini
Hidup dan kehidupan ini
Makna lirik lagu ini mencerminkan harapan untuk mendapatkan kekuatan spiritual melalui ima... tampilkan semua
Di gunung kucari Kamu
Di sini pun kucari Kamu
Di manakah kutemui Kamu
Untuk luluh dalam genggaman-Mu
Makna lirik lagu ini menggambarkan pencarian seseorang yang mendalam dan penuh kerinduan t... tampilkan semua
Oh, bisikkanlah
Kemanakah langkah mesti kubawa
Agar pasti akan bertemu
Untukku tumpahkan rindu
Makna lirik lagu ini mengungkapkan perasaan kerinduan yang mendalam dan pencarian akan ara... tampilkan semua
Di lengan-Mu kutemukan cinta
Di mata-Mu memancar makna
Rindu ini tak tertahan lagi
Untuk menangis di pangkuan-Mu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan cinta yang dalam dan tulus kepada Tuhan, di ma... tampilkan semua
Lagu 'Hidup IV' karya Ebiet G. Ade merupakan sebuah karya yang kaya akan makna spiritual dan emosional. Melalui liriknya yang puitis, penyanyi mengungkapkan pencarian akan keberadaan dan cinta Tuhan, yang menjadi tema sentral dari lagu ini.
Pembukaan dengan Permohonan
Di bagian awal lagu, lirik mengajak pendengar untuk merenung dengan kalimat, 'Oh, rentangkan tangan-Mu'. Frasa ini menciptakan gambaran tentang permohonan dan harapan untuk mendapatkan perlindungan dan kedamaian dalam pelukan Sang Pencipta, terutama saat malam datang. Alunan malam seringkali diasosiasikan dengan ketenangan, sehingga permohonan ini menunjukkan kerinduan akan ketenangan jiwa.
Pencarian Akan Tuhan
Dalam bait berikutnya, terdapat ungkapan 'Di gunung kucari Kamu. Di sini pun kucari Kamu.' Ini menandakan pencarian yang tak mengenal tempat, sebuah refleksi dari usaha manusia untuk menemukan Tuhan di berbagai sudut kehidupan mereka. Sang penyanyi tampaknya mengatakan bahwa di mana pun ia berada, hasrat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan selalu ada. Hal ini mencerminkan sebuah perjalanan spiritual yang mendalam, di mana Tuhan dijadikan tujuan utama.
Ketulusan Dalam Rindu
Lirik 'Untuk luluh dalam genggaman-Mu' menggambarkan suatu kerinduan yang tulus untuk merasakan cinta dan kasih sayang Tuhan. Rindu yang terpendam ini diungkapkan dengan angan-angan untuk 'kuyatni hidup dan kehidupan ini', menandakan bahwa keyakinan akan kehidupan ini menjadikan jiwa lebih tenang dan damai.
Panduan dalam Kehidupan
Sebagian besar dari lirik menyiratkan perlunya petunjuk dari Tuhan, seperti dalam lirik 'Kemanakah langkah mesti kubawa'. Ini menunjukkan bahwa dalam menjalani hidup, individu sering kali membutuhkan bimbingan, agar tidak tersesat dalam perjalanan. Ada kesadaran bahwa tanpa bimbingan-Nya, perjalanan hidup akan terasa berat dan membingungkan.
Cinta dan Kesedihan
Di bagian akhir, lirik 'Untuk menangis di pangkuan-Mu' menampilkan sisi emosional yang dalam. Kesedihan dan kerinduan yang mendalam diungkapkan dalam keinginan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, seolah-olah menemukan tempat yang tepat untuk menuangkan semua perasaan tersebut. Di sini, cinta dan kesedihan berjalan beriringan, menyoroti betapa kompleksnya hubungan manusia dengan Sang Pencipta.
Kesimpulan
Lagu 'Hidup IV' oleh Ebiet G. Ade adalah sebuah perjalanan espiritual yang indah, memadukan rasa rindu, pencarian, dan permohonan untuk bimbingan ilahi. Liriknya yang puitis dan mendalam mengajak pendengar untuk merenungkan makna kehidupan dan hubungan mereka dengan Tuhan. Dengan demikian, lagu ini tidak hanya sekadar sebuah karya seni, tetapi juga merupakan refleksi dari pencarian esensial setiap insan akan arti hidup dan cinta di dalamnya.












































