
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Jembatan batu di sebelahku diam
Pancuran bambu kecil memercikkan air
Menghempas di atas batu hitam
Merintih menikam sepi pagi
Makna lirik lagu ini menggambarkan suasana alam yang tenang dan sepi, tercipta melalui gam... tampilkan semua
Pucuk-pucuk cemara bergoyang-goyang
Diterpa angin dingin bukit ini
Seperti mengisyaratkan doa
Rahasia alam diam di sekitarnya
Makna lirik lagu ini menggambarkan keindahan dan kedamaian alam, di mana pucuk cemara yang... tampilkan semua
Di sini pun aku mencari Engkau
Setiap kali kupanggili nama-Mu
Namun selalu saja hanya gema suaraku
Yang terdengar rindu
Makna lirik lagu ini mencerminkan kerinduan yang mendalam terhadap Tuhan, di mana pencaria... tampilkan semua
Gadis manis duduk di sebelahku
Menyematkan kembang di saku bajuku
Dan bercerita tentang sepasang burung
Yang bercumbu di atas dahan
Makna lirik lagu ini menggambarkan momen indah dan penuh kehangatan antara seorang pemuda ... tampilkan semua
Tetapi sepi tetap bergayut di dada
Selalu kuteriakkan kata "Di mana?"
Tetapi rindu tetap bergayut di dada
Selalu kuteriakkan kata "Di mana?"
Makna lirik lagu ini mengungkapkan perasaan kesepian dan kerinduan yang mendalam, di mana ... tampilkan semua
Ketika pulang aku turun ke kali
Dan berkaca di atas air
Kulihat wajahku letih dan tua
Tapi aku berusaha tertawa
Anggap hidup hanya sandiwara
Yang ′kan berakhir segera
Makna lirik lagu ini mencerminkan refleksi introspektif seseorang yang menghadapi kenyataa... tampilkan semua
Lagu "Lolong" yang diciptakan oleh Ebiet G. Ade merupakan sebuah karya yang sarat akan makna dan emosi. Melalui liriknya, lagu ini tidak hanya menggambarkan suasana alam yang indah, tetapi juga menyiratkan perasaan kerinduan yang mendalam serta pencarian spiritual yang tak pernah berakhir.
Suasana Alam dan Keheningan
Di bagian awal lirik, penyanyi menggambarkan keindahan alam yang tenang dan sepi. Jembatan batu dan pancuran bambu menyiratkan keberadaan yang abadi dan damai. Namun, di balik keindahan tersebut, terdapat kesedihan yang tercermin melalui ungkapan "merintih menikam sepi pagi". Hal ini menunjukkan bahwa meskipun alam nampak indah, perasaan kesepian tetap menyelimuti jiwa sang penyanyi.
Pencarian Akan Tuhan
Ketika penyanyi menyatakan, "Di sini pun aku mencari Engkau", ini mengindikasikan pencarian spiritual yang dalam. Kehadiran "Engkau" merupakan representasi dari Tuhan yang selalu dicari dalam setiap detak kehidupan. Namun, meskipun berusaha memanggil, semua yang terdengar hanyalah gema suaranya. Ini menggambarkan keberanian untuk mencari dan kerinduan yang mendalam, tetapi sekaligus menyiratkan rasa ditinggalkan dan kesepian dalam proses pencarian tersebut.
Simbolisme Cinta dan Kerinduan
Dalam liriknya, terdapat pula elemen cinta saat gadis manis duduk di sebelah penyanyi. Momen ketika gadis tersebut menyematkan kembang di saku baju menandakan sebuah ikatan cinta yang tulus. Namun, meskipun dibalut dengan keindahan cinta, tetap tak bisa menghapus rasa sepi yang mendalam. Penyanyi berulang kali menyatakan kata "Di mana?" yang mencerminkan rasa kehilangan dan kerinduan yang terus menerus menghantui.
Refleksi Diri
Pada akhir lirik, ada momen refleksi diri ketika penyanyi melihat wajahnya di permukaan air. Wajah yang "letih dan tua" melambangkan perjalanan hidup yang penuh liku. Meskipun realitas pahit tersebut ada, penyanyi berusaha untuk tetap tersenyum dan menganggap hidup sebagai sandiwara yang pada akhirnya akan berakhir. Ini menunjukkan sikap realistis dan **ketaatan** terhadap perjalanan hidup, yang dapat dianggap sia-sia jika hanya melihat keindahan tanpa memahami makna di dalamnya.
Kesimpulan
"Lolo ng" adalah sebuah karya yang menggugah, penuh dengan simbolisme dan emosi. Melalui liriknya, Ebiet G. Ade berhasil menyampaikan pesan mendalam tentang pencarian jiwa, kerinduan, dan refleksi hidup. Musik yang menyertainya hanya memperkuat nuansa yang ingin disampaikan, menjadikan lagu ini bukan hanya sekadar sebuah lagu, tetapi sebuah karya seni yang mampu menggugah perasaan dan pemikiran siapa saja yang mendengarnya.












































