
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Hei Malam.
Mengapa menghujung
Mengapa penuh kenangan
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan nostalgia dan refleksi yang mendalam terhadap ... tampilkan semua
Aku tahu alammu cemerlang
Dengan bunga rembulan dan bintang
Merdu dengan rayuan asmara
Namun bagiku hanya rimba lara
Makna lirik lagu ini menggambarkan kontras antara keindahan dan kesedihan dalam hidup. Sem... tampilkan semua
Hei malam, mengapa merajuk
Biarkan aku seorang diri
Kasihku hilang jauh diawan
Aku hanya dengan kenangan
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kesepian dan kehilangan yang mendalam akibat d... tampilkan semua
Hei malam, mengapa merajuk
Biarkan, aku seorang diri
Kasihku hilang, jauh diawan
Aku hanya dengan kenangan
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan kesepian dan kerinduan yang mendalam seseorang ... tampilkan semua
'Tjumbuan Kasih Rimba Lara', sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Ardhito Pramono, menyuguhkan sebuah pengalaman emosional yang mendalam melalui liriknya yang indah dan puitis. Dalam lagu ini, Ardhito menggambarkan perjalanan rasa kehilangan dan kerinduan yang dialami seseorang di bawah langit malam yang penuh misteri.
Refleksi terhadap Malam
Pembukaan lagu ini segera menarik perhatian dengan sapaan langsung kepada malam: 'Hei Malam.' Penggambaran malam bukan hanya sekadar waktu, melainkan sebagai entitas yang memiliki jiwa dan perasaan. Melalui lirik tersebut, kita diajak untuk merenungi bagaimana malam dapat membawa berbagai kenangan, baik bahagia maupun duka. Pertanyaan retoris 'Mengapa menghujung?' dan 'Mengapa penuh kenangan?' menjadi kunci untuk memahami rasa kehilangan yang mendalam.
Kecerlangan dan Keindahan yang Terasa Kosong
Ardhito menyampaikan bahwa ia memahami keindahan alam malam yang 'cemerlang' dengan simbol-simbol romantis seperti 'bunga rembulan dan bintang.' Namun, kontras muncul dalam pernyataannya yang mengatakan 'Namun bagiku hanya rimba lara.' Ini menunjukkan bahwa meski alam semesta berkilau, hati si tokoh lagu ini gelap dan tersesat dalam kesedihan.
Kesedihan yang Mendalam
Dalam bait kedua, penyampaiannya semakin menguatkan nafsu untuk mencari ketenangan dengan ungkapan 'Biarkan aku seorang diri.' Ini adalah ungkapan rasa yang kuat, dimana si tokoh merasakan kesepian yang mendalam akibat kehilangan kasih. Dengan frasa 'Kasihku hilang jauh diawan,' ada keinginan untuk merefleksikan hubungan yang telah pergi, menyisakan hanya 'kenangan.'
Pesan Akhir
Secara keseluruhan, 'Tjumbuan Kasih Rimba Lara' adalah karya yang mengekspresikan kerinduan dan duka dengan sangat berkesan. Melalui liriknya, Ardhito Pramono membawa kita ke dalam dunia emosional yang dalam dan kompleks. Lagu ini tidak hanya merayakan keindahan malam dan alam semesta, tetapi juga menggambarkan pertempuran dengan kesedihan yang sering kali kita alami dalam hidup. Melalui liriknya yang puitis, Ardhito menciptakan sebuah ruang bagi pendengarnya untuk merenungkan pengalaman pribadi mereka sendiri, membuat lagu ini terasa dekat dan relevan.












































