
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Semalam datang
Sosok pangeran
Sendiri seorangan
Tak kuasa ku hanya diam
Diam pergi perlahan
Mimpikan pelukan
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kerinduan dan kesepian yang dialami seseorang ... tampilkan semua
Esoknya kuciptakan lagu
Lagu hanya untukmu
Ingatan kau terus mengganggu
Ternyata kau si masa lalu
Indah si putri salju
Doaku untukmu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan nostalgia dan kerinduan terhadap seseorang yan... tampilkan semua
Biarlah daku simpan
Sejuta rasa yang engkau buang
Ku tak akan pernah lupakan
Kau yang pernah kusayang
Perlahan menghilang
Makna lirik lagu ini menggambarkan pengalaman emosional seseorang yang menghadapi perpisah... tampilkan semua
Ingatanku terbang berlalu
Kembali tahun baru
Saat kau duduk di sampingku
Kaubilang kusayang padamu (kusayang padamu)
Tak henti ku terharu
Rindukan pelukan
Makna lirik lagu ini menggambarkan kerinduan yang mendalam terhadap momen-momen indah bers... tampilkan semua
Untuk apa kukenang, sayang?
Kau pun sudah bertuan
Bagai pungguk rindukan bulan
Harapanku putus melayang
Putus si layang-layang
Perlahan menghilang
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan rindu dan kehilangan yang mendalam setelah ses... tampilkan semua
Ku tak akan pernah lupakan
Kau yang pernah kusayang
Perlahan menghilang
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang merindukan dan tidak bisa melup... tampilkan semua
Kubujuk sejuta harapan
Namun tak kunjung datang
Perlahan menghilang
Makna lirik lagu ini menggambarkan rasa frustasi dan keputusasaan seseorang yang telah ber... tampilkan semua
Lagu "Perlahan Menghilang" yang dibawakan oleh Ardhito Pramono dan Joan Elizabeth membawa pendengar pada perjalanan emosional yang dalam. Dari lirik yang sederhana namun penuh makna, kita dapat melihat bagaimana lagu ini menggambarkan kerinduan, kehilangan, dan kenangan akan cinta yang pernah ada.
Kedatangannya dan Kepergian yang Menyakitkan
Diawali dengan penggambaran sosok "pangeran" yang datang semalam dan mendiamkan diri, lirik ini mengisyaratkan adanya kehadiran seseorang yang begitu berarti. Namun, kesedihan dan ketidakberdayaan muncul saat ia harus "diam pergi perlahan", menciptakan suasana melankolis yang langsung menyentuh hati. Ini menunjukkan bagaimana kadang kita hanya bisa menyaksikan kepergian orang yang kita cintai tanpa bisa berbuat banyak.
Kenangan yang Menghantui
Pada bait selanjutnya, kita disuguhkan dengan kerinduan yang mendalam: "Ingatan kau terus mengganggu". Penekanan pada kenangan ini menunjukkan bahwa meski seseorang telah pergi, jejak yang ditinggalkannya terus menghantui dan membekas dalam ingatan. Penyanyi menciptakan lagu sebagai wujud ekspresi rasa yang tersimpan—sebuah bentuk pengorbanan dan kehilangan.
Cinta yang Tak Terlupakan
Lanjut pada liriknya, ungkapan "Sejuta rasa yang engkau buang" mencerminkan bahwa meskipun cinta tersebut tidak terbalas, rasa tersebut tetap ada. Ketetapan bahwa "Ku tak akan pernah lupakan kau yang pernah kusayang" menegaskan bahwa meskipun hubungan itu telah berakhir, kenangan tersebut akan selalu terpatri dalam hati. Pengulangan frasa ini menambah kedalaman emosi yang ingin disampaikan.
Aspek Harapan yang Patah
Dalam bagian lain, ada nada putus asa ketika penulis menyatakan, "Bagai pungguk rindukan bulan" dan "Harapanku putus melayang". Kiasan ini menunjukkan betapa sulitnya meraih kembali cinta yang telah pergi, seakan harapan itu menguap dan tidak lagi terasa nyata. Patah hati yang dirasakan sangat jelas, menciptakan nuansa yang sangat relatable bagi para pendengar yang mengalami hal yang sama.
Kesimpulan: Perjalanan Emosional yang Menggugah
Secara keseluruhan, "Perlahan Menghilang" adalah sebuah karya yang sangat menyentuh hati. Melalui lirik yang mendalam dan emosional, Ardhito Pramono dan Joan Elizabeth berhasil menyampaikan pesan tentang cinta, kehilangan, dan kenangan yang abadi. Dalam setiap bagiannya, lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan pengalaman cinta mereka sendiri, mengingat kembali saat-saat manis dan pahit yang pernah dilalui. Dengan melodi yang indah dan lirik yang puitis, lagu ini terasa seperti pelukan hangat bagi mereka yang pernah merasakan kehilangan.








































