
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Setidaknya punya tujuh puluh tahun
Tak bisa melompat kumahir berenang
Bahagia melihat kawanan betina
Berkumpul bersama sampai ajal
Lirik ini menggambarkan perjalanan hidup seseorang yang sederhana namun penuh makna. Meski... tampilkan semua
Besar dan berani berperang sendiri
Yang aku hindari hanya semut kecil
Otak ini cerdas kurakit berangka
Wajahmu tak akan pernah aku lupa
Dalam lirik ini, ada penegasan tentang keberanian dan ketahanan diri. Meskipun harus mengh... tampilkan semua
Waktu kecil dulu mereka menertawakan
Mereka panggilku gajah
(Ku marah) Ku marah
Kini baru ku tahu puji di dalam olokan
(Mereka ingat ku marah)
Jabat tanganku panggil aku gajah
Lirik ini mencerminkan pengalaman masa kecil yang sering kali menyakitkan. Si tokoh pernah... tampilkan semua
Kau temanku kau doakan aku
Punya otak cerdas aku harus tangguh
Bila jatuh gajah lain membantu
Tubuhmu di situasi rela jadi tamengku
Lirik ini merayakan arti persahabatan yang sejati. Teman yang selalu mendoakan dan menduku... tampilkan semua
Kecil kita tak tahu apa-apa
Wajar bila terlalu cepat marah
Kecil kita tak tahu apa-apa
Yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik
Yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik
Lirik ini berbicara tentang ketidakpahaman dan sifat emosional anak kecil. Dalam masa kana... tampilkan semua
Lagu "Gajah" yang dinyanyikan oleh Tulus merupakan sebuah karya yang mendalam, mengeksplorasi tema-tama seperti identitas, persahabatan, dan perjalanan kehidupan. Melalui lirik yang puitis dan penuh makna, Tulus berhasil menghadirkan sebuah narrative yang tidak hanya menyentuh hati, tetapi juga mengajak pendengar untuk merenungkan pengalaman hidupnya.
Tema dan Makna
Pada inti lagu ini, ada sebuah pencarian identitas diri yang kuat. Tulus menciptakan gambaran diri sebagai "gajah", hewan yang dikenal besar dan kuat, tetapi juga memiliki kelemahan dan sisi rentan. Dalam konteks ini, gajah menjadi simbol dari keberanian dan kehadiran yang menonjol, serta dari kesedihan dan kesalahan yang dialami selama masa kecil.
- Identitas dan Penerimaan Diri: Lirik yang menyebut "Kini baru ku tahu puji di dalam olokan" menekankan perjalanan Tulus dalam menerima dirinya. Dulu ia dianggap aneh atau berbeda, tetapi seiring waktu, ia menyadari bahwa semua itu adalah bagian dari dirinya yang berharga.
- Persahabatan: Di bagian lain, terdapat nilai-nilai persahabatan yang ditonjolkan. "Kau temanku kau doakan aku" menunjukkan kehadiran sahabat yang mendukung di tengah perjalanan hidup yang penuh tantangan.
- Pembelajaran dari Masa Kecil: Tulus mengingatkan kita tentang kebodohan dan kemarahan yang sering muncul saat masih kecil. Dengan lirik "Kecil kita tak tahu apa-apa", ia menunjukkan bahwa masa kecil sering kali dipenuhi dengan ketidaktahuan dan emosi yang belum terkontrol.
Pesan Filosofis
Salah satu pesan mendalam yang dapat diambil dari lagu ini adalah tentang proses belajar. Tulus menekankan bahwa pengalaman buruk dalam hidup, atau "yang terburuk", dapat bertransformasi menjadi hal yang terbaik. Ini adalah pengingat bahwa setiap individu memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang dari pengalaman buruk yang pernah dialami.
Kekuatan Melodi dan Vokal
Tulus, dengan suara khasnya yang lembut dan penuh perasaan, membuat setiap nuansa lirik terasa lebih mendalam. Melodi yang sederhana namun mengena menambah kekuatan pesan yang ingin disampaikan. Kombinasi antara vokal yang kuat dan lirik yang bermakna menciptakan suasana reflektif yang sangat menarik bagi pendengar.
Kesimpulan
Lagu "Gajah" adalah sebuah karya yang merayakan perjalanan hidup dan pertumbuhan pribadi. Tulus berhasil menyampaikan pesan yang universal tentang penerimaan diri, persahabatan, dan pentingnya belajar dari pengalaman. Melalui lirik yang penuh makna, pendengar diingatkan untuk menghargai setiap fase dalam hidup, baik yang indah maupun yang penuh tantangan. Dengan demikian, "Gajah" bukan hanya sekadar lagu, melainkan sebuah refleksi kehidupan yang dapat menginspirasi banyak orang.












































