
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Tu, wa, ga, pat
Makna lirik lagu ini menggambarkan ekspresi perasaan dan identitas diri secara sederhana d... tampilkan semua
Sudahkah kita membebaskan
Perempuan dari kukungan?
Sudahkah kita mencerahkan
Wanita dari pembodohan?
Makna lirik lagu ini mengajak kita untuk merefleksikan upaya dan kesadaran tentang penting... tampilkan semua
Dosa tanggung bersama
Bila kita tak peduli itu
Dosa jadi kutukan
Alam akan memangsa kita
Makna lirik lagu ini menggambarkan tanggung jawab bersama terhadap dosa dan kesalahan yang... tampilkan semua
Itu pasti
Itu pasti
Yee-eh, itu pasti
Karena surga di kaki ibu
Makna lirik lagu ini mengandung penghormatan dan penghargaan mendalam terhadap peran dan p... tampilkan semua
Sudahkah kita meninggalkan
Perempuan dari kekerasan?
Sudahkah kita melepaskan
Wanita dari penindasan?
Makna lirik lagu ini mencerminkan refleksi dan ajakan untuk mengevaluasi kesadaran serta t... tampilkan semua
Dosa tanggung bersama
Bila kita tak peduli itu
Dosa jadi kutukan
Alam akan memangsa kita
Makna lirik lagu ini menyampaikan pesan bahwa dosa dan kesalahan yang kita tanggung bersam... tampilkan semua
Itu pasti
Itu pasti
Itu pasti
Karena surga di kaki ibu
Makna lirik lagu ini adalah pengakuan dan penghormatan atas arti penting seorang ibu, yang... tampilkan semua
Sudahkah kita meminta maaf
Ke perempuan yang kau sakiti?
Makna lirik lagu ini menggambarkan refleksi dan kesadaran seseorang atas pentingnya memint... tampilkan semua
Lagubersih dari band legendaris Indonesia, Slank, berjudul 'Sudahkah Kita?' merupakan karya yang mengajak pendengarnya untuk merenungkan perjalanan dan status hubungan, baik secara pribadi maupun kolektif. Melalui liriknya, lagu ini menyampaikan pesan ketidakpastian, harapan, dan refleksi akan keadaan yang sedang dihadapi.
Makna dan Pesan Utama dalam Lirik
Dalam lirik lagu ini, terdapat pertanyaan yang menjadi inti dari seluruh isi lagu, yaitu 'Sudahkah kita?' yang mengandung makna mendalam tentang kesadaran akan kondisi sendiri dan lingkungan sekitar. Lagu ini seolah-olah memancing introspeksi, mengajak pendengar untuk bertanya pada diri sendiri dan sesama apakah mereka sudah berada di jalan yang benar, sudah melakukan yang terbaik, atau mungkin masih terjebak dalam keraguan.
Selain itu, ada nuansa kekhawatiran dan keingintahuan yang tersirat, seperti yang terlihat dari kata-kata yang mengandung kerinduan akan keberhasilan atau pemahaman bersama. Ini mencerminkan rasa ingin tahu terhadap nasib dan keadaan saat ini, serta harapan akan adanya perubahan positif.
Refleksi dan Kontemplasi
Dalam konteks ini, lagu menjadi sebuah refleksi yang tidak hanya bersifat personal, tetapi juga kultural dan sosial. Pertanyaannya, 'Sudahkah kita?', dapat diartikan sebagai panggilan untuk mengevaluasi apakah kita telah mencapai sesuatu, memahami satu sama lain, dan mencapai keadaan harmonis dalam hidup berkeluarga, bermasyarakat, maupun berbangsa.
Pesan tersebut mengandung ajakan bahwa kesadaran akan kondisi saat ini adalah langkah awal untuk melakukan perubahan. Lagu ini mendorong kita untuk tidak tinggal diam dan terus bertanya, serta berusaha mencari jawaban yang dapat memperbaiki keadaan.
Pesan Optimisme dan Harapan
Meskipun menyentuh aspek kekhawatiran dan keraguan, lagu ini juga mengandung pesan harapan. Pertanyaan yang diajukan membuka peluang bagi kita untuk melakukan evaluasi, memperbaiki hubungan, dan meningkatkan kualitas hidup. Dengan demikian, lagu ini tidak melulu tentang ketidakpastian, melainkan juga tentang peluang untuk bangkit dan memperbaiki keadaan.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, lagu 'Sudahkah Kita?' oleh Slank adalah karya yang sarat makna dan refleksi. Melalui liriknya, penulis ingin mengingatkan kita akan pentingnya kesadaran diri, introspeksi, dan harapan akan perubahan positif. Lagu ini menjadi pengingat yang lembut namun tajam bahwa perjalanan menuju kebaikan dan kesempurnaan adalah sebuah proses yang memerlukan pertanyaan dan evaluasi terus-menerus.
Dengan bahasa yang sederhana namun penuh makna, lagu ini mampu menyentuh hati banyak orang, mengajak mereka untuk tidak berhenti bertanya dan berusaha, serta percaya bahwa perubahan selalu mungkin jika kita mau memulai dari diri sendiri.











































