
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Nenekku bilang kamu jangan berkencan
Tapi teman gadisku ajak aku pacaran
Nenekku bilang jangan peluk-pelukan
Tapi pacarku mengajak ciuman
Makna lirik lagu ini mencerminkan konflik antara nilai-nilai tradisional yang dianut oleh ... tampilkan semua
Nenekku berang
Nenekku berang
Di sekelilingku saling cumbu-cumbuan
Nenekku berang
Tapi mereka justru senang
Makna lirik lagu ini mencerminkan kontras antara pandangan nenek yang marah terhadap situa... tampilkan semua
Nenekku marah kalau anak perempuan
Pakai baju memperlihatkan badan
Nenekku marah kalau anak-anak bujang
Jalan-jalan dengan dada telanjang
Makna lirik lagu ini menggambarkan pandangan tradisional dan keprihatinan keluarga, teruta... tampilkan semua
Nenekku berang
Nenekku berang
Di sekitar kita saling buka-bukaan
Nenekku berang
Tapi mereka justru senang
Makna lirik lagu ini memperlihatkan ironi dan kritik terhadap sikap masyarakat yang cender... tampilkan semua
Nenekku ngomel kalau anak-anak gadis
Pergi keluar pulang kelewat malam
Nenekku ngambek dan wajah sinis
Lihat anak sekarang asyik-asyikan
Makna lirik lagu ini mencerminkan kekhawatiran dan keprihatinan nenek terhadap kebiasaan a... tampilkan semua
Nenekku berang
Nenekku berang
Di sana-sini pacaran sampai pagi
Nenekku berang
Kita-kita justru
Makna lirik lagu ini menggambarkan kekhawatiran atau ketidaksetujuan nenek terhadap perila... tampilkan semua
Aha-ha-ha-ha-ha
Aha-ha-ha-ha-ha
Aha-ha-ha-ha-ha
Tapi mereka justru senang
Makna lirik lagu ini menggambarkan suasana di mana meskipun terdapat situasi atau ucapan y... tampilkan semua
Lagu 'Nenekku Berang' yang dinyanyikan oleh band legendaris Indonesia, Slank, menyajikan gambaran yang lucu sekaligus kritis tentang perbedaan pandangan antara generasi tua dan generasi muda. Melalui lirik yang penuh warna dan humor ini, lagu ini mampu mengangkat fenomena sosial yang sering terjadi di masyarakat Indonesia, terutama terkait dengan norma dan kebiasaan yang berbeda antara orang tua dan anak muda.
Makna dan Pesan dari Lirik Lagu
Lirik lagu ini seolah-olah adalah cermin dari dinamika kehidupan sehari-hari yang sering dihadapi oleh generasi muda dan orang tua mereka. Pada bagian awal, kita dapat melihat ketegangan yang muncul ketika nenek mereka memberi larangan terhadap anak dan pacarnya terkait berkencan dan berpelukan. Frasa 'Nenekku bilang jangan berkencan' dan 'jangan peluk-pelukan' menunjukkan kekhawatiran orang tua terhadap moral dan norma budaya yang konservatif.
Namun, ironisnya, meskipun nenek mereka marah, suasana di sekitar justru penuh dengan ungkapan cinta dan kehangatan, seperti 'di sekelilingku saling cumbu-cumbuan'. Ini menggambarkan bahwa di tengah larangan keras, ada kenyataan bahwa hubungan dan percintaan memang sedang berlangsung dan mungkin justru menjadi hal yang menyenangkan dan alami bagi generasi muda.
Konflik Generasi dan Cerminan Sosial
Di bagian berikutnya, lagu menyentil tentang penampilan dan kebiasaan. Nenek marah jika anak-anak perempuan memakai baju yang memperlihatkan badan atau jalan-jalan dengan dada telanjang, dan juga marah jika anak laki-laki berjalan-jalan di luar dengan pemandangan yang terbuka. Frasa 'Nenekku marah kalau anak perempuan pakai baju memperlihatkan badan' dan 'anak-anak bujang jalan-jalan dengan dada telanjang' memberi gambaran nyata tentang pandangan konservatif yang masih banyak dianut oleh generasi tua terhadap norma berpakaian dan berperilaku.
Meski demikian, lagu ini memperlihatkan bahwa di antara larangan itu, kenyataannya orang muda tetap melakukan dan menikmati hubungan mereka, seperti yang tergambar dalam refrein 'di sekitar kita saling buka-bukaan'. Mereka justru merasa bahagia dan santai dengan kebebasan ini, berlawanan dengan kemarahan nenek.
Konklusi dan Pesan Moral
Secara keseluruhan, lagu ini tidak hanya sekadar bercanda atau humor semata, melainkan juga menyampaikan pesan tentang perbedaan pandangan dalam hal moral, kebebasan, dan ekspresi diri antara generasi tua dan muda. Lagu ini mengajak pendengarnya untuk memahami bahwa perubahan zaman membawa sikap dan nilai yang berbeda, dan bahwa kebahagiaan serta kenyamanan dalam menjalani kehidupan tidak selalu sejalan dengan norma konservatif yang dianut orang tua.
Selain itu, adanya ironi dalam bait yang menyebutkan bahwa nenek mereka berang, tetapi justru orang muda merasa senang, menunjukkan realitas bahwa kebebasan berperilaku dan berekspresi saat ini semakin berkembang dan diminati.
Kesimpulan
'Nen ekku Berang' adalah lagu yang mengemas kritik sosial dengan gaya humor dan kejenakaan, namun tetap menyentuh aspek emosi dan norma sosial di masyarakat Indonesia. Lagu ini mampu mencerminkan konflik antara tradisi dan modernitas yang menjadi bagian dari kehidupan generasi muda masa kini, sekaligus mengingatkan kita semua akan pentingnya memahami dan menghormati perbedaan pandangan antar generasi.
- 1Tonk Kosong3:09
- 2Mandi Hujan2:27
- 3Foto Dalam Dompetmu5:28
- 4Nggak Perlu4:02
- 5Just Kidding0:38
- 6Prakiraan Cuaca3:20
- 7Anarki Di Ri3:28
- 8Kalo Aku Jadi Presiden2:11
- 9Kampus Depok4:15
- 10Koepoe Liarkoe4:15
- 11Josephira2:18
- 12Nenekku Berang5:40
- 13Telanjang4:09
- 14Anak Malam3:50
- 15Bersama Kita Menangis3:54
- 16Lorong Hitam4:13





































