
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Dengan tanganku
Kubantu aku
Tumbuh membaru
Dengan lukaku
Kusisir halus
Rambutku yang lusuh
Lama kutatap
Mataku yang keruh
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan introspeksi dan pembentukan diri yang dilakuk... tampilkan semua
Bergantian aku dengan dia
Yang di cermin
Yang lebih pandai
Tersenyum
Tertawa
Bernyanyi tetap
Di kala
Terpuruk
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan ketidakpastian dan konflik batin seorang indiv... tampilkan semua
Ini ′ku yang kau tahu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang ingin agar identitas dan kebera... tampilkan semua
Dengan berat 'ku
Tarik lemahku
Sudah tugasku
Menjadi sembuh
Kusulam senyum
Meleburkan yang pilu
Demi menjadi
Aman ′tuk yang butuh
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan seseorang yang berjuang menghadapi kesedihan ... tampilkan semua
Pergantian aku dengan dia
Yang di cermin
Yang lebih pandai
Tersenyum
Tertawa
Bernyanyi tetap
Di kala
Terpuruk
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang merasakan kehilangan atau perge... tampilkan semua
Ini 'ku yang kau tahu
Ini 'ku yang kau tahu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan ketulusan dan keaslian seseorang yang ingin di... tampilkan semua
Lagu "Cermin" yang dinyanyikan oleh Nadin Amizah merupakan sebuah karya yang menggambarkan perjalanan emosional seorang individu dalam menghadapi ketidakpastian dan tantangan dalam hidup. Melalui lirik yang sederhana namun penuh makna, Nadin berhasil menyampaikan pesan yang dalam tentang penerimaan diri dan proses penyembuhan.
Refleksi Diri dalam Cermin
Diawali dengan penggambaran tentang "dengan tanganku kubantu aku", lirik ini menunjukkan inisiatif untuk berusaha memperbaiki diri. Ada keinginan untuk "tumbuh membaru" dan meninggalkan luka-luka yang menghantui. Dalam konteks ini, cermin menjadi simbol refleksi diri yang tidak hanya menampilkan fisik, tetapi juga kondisi emosional yang sedang dialami.
Konflik Internal
Ketika Nadin menulis, "lama kutatap mataku yang keruh", ia menggambarkan bagaimana seseorang bisa terjebak dalam pandangan negatif terhadap diri sendiri. Ada perbandingan antara "aku" dan "dia yang di cermin", yang membentuk sebuah konflik internal. Si 'dia' di cermin dianggap lebih pandai tersenyum, tertawa, dan bernyanyi, menunjukkan harapan akan kebahagiaan yang sulit dijangkau saat seseorang sedang terpuruk.
Penerimaan Diri dan Proses Penyembuhan
Salah satu kekuatan lagu ini adalah bagaimana Nadin menekankan pentingnya penerimaan diri. Frasa "ini 'ku yang kau tahu" menunjukkan bahwa meskipun dalam keadaan yang lemah, tetap ada kekuatan dalam pengakuan jati diri. Menggambarkan perjalanan emosional, ia menyatakan bahwa "sudah tugasku menjadi sembuh" yang menandakan bahwa proses penyembuhan adalah tanggung jawab pribadi.
Membangun Kekuatan dari Kesedihan
Dari lirik yang berbunyi "kusulam senyum meleburkan yang pilu", kita dapat melihat upaya untuk mengubah kesedihan menjadi kekuatan. Nadin mengajak pendengar untuk memahami bahwa meskipun ada rasa sakit, dengan tekad dan usaha, seseorang dapat "menjadi aman untuk yang butuh". Ini mengisyaratkan bahwa kesedihan dan pengalaman pribadi dapat dimanfaatkan untuk membantu orang lain.
Kesimpulan
Lagu "Cermin" oleh Nadin Amizah bukan hanya sekadar lagu yang indah didengar. Melalui lirik yang emosional, Nadin berhasil mengajak pendengar merenung tentang makna dari keberadaan diri, penerimaan, dan kekuatan dalam menghadapi kesedihan. Pesannya yang universal menjadikan lagu ini relevan bagi siapa saja yang pernah merasakan ketidakpastian dan perlu untuk bangkit kembali.












































