
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
you say ′the older i get, the better i was'
truth, from a distance
but i still don′t measure up
i thought i could handle my words with a good degree
but they keep falling outta me
like oil spills at the sea
fate won't change, it knows me by name \u0026 it calls
it says 'sell your soul to try understand it all...′
but in the light of the magic hour
everything seems to slow right down
the more i know
the less i know
in the still, dancing
the more i know
the less i know
in the still, dancing
don′t know where i go
or if i'm coming home
in the still, dancing
i met a marlboro man on the underground
he had nothing to care about
yeah the dogs get to the top
i′m beaten up the world, i gotta say
there's a faded glory written on my face
fate won′t change, it knows me by name \u0026 it calls
it says 'sell your soul to try understand it all...′
but in the light of the magic hour
everything seems to slow right down
the more i know
the less i know
in the still, dancing
the more i know
the less i know
in the still, dancing
come beat me down
i'm off the ground
but i'm still dancing
try to add it up
but it ends up another game
life ain′t fair, is it vanity?
crowded streets all treat you the same
feet don′t fail me now
i click my heels three times (i'm up off the ground)
i lose and i get lost... but i′m underneath the cross
no my fate won't change, it knows me by name \u0026 it calls
will i sell my soul to try understand it all?
in the light of the magic hour
everything seems to slow right down
the more i know
the less i know
in the still, dancing
the more i know
the less i know
in the still, dancing
the more i know
the less i know
in the still, dancing
(i gotta go, the feeling′s gone
but i'm still, dancing...)
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan introspektif seseorang yang bermaksud mencari... tampilkan semua
Lagu 'The Magic Hour' karya Kimbra menyuguhkan sebuah gambaran emosional dan reflektif tentang perjalanan manusia dalam memahami diri sendiri dan eksistensi. Dari lirik yang penuh simbolisme dan kedalaman, lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan konsep waktu, pengetahuan, dan keberanian untuk menerima kenyataan hidup yang kompleks.
Refleksi tentang Usia dan Pengakuan Diri
Baris pembuka, 'you say ′the older i get, the better i was', menunjukkan sebuah pengakuan atas perasaan ketidakpuasan terhadap pencapaian diri sendiri seiring bertambahnya usia. Ada rasa keraguan dan keinginan untuk menilai kembali diri di mata orang lain dan diri sendiri. Dalam lirik ini, terdapat gambaran tentang jarak antara harapan dan kenyataan yang nyata dari sebuah perjalanan hidup yang penuh dinamika.
Konflik Antara Pengetahuan dan Ketidakpastian
Frasa 'but i still don′t measure up' dan 'the more i know, the less i know' menggambarkan sebuah paradoks yang kerap dirasakan oleh manusia. Semakin kita belajar dan memahami dunia, justru semakin sadar akan betapa sedikitnya yang kita ketahui. Lagu ini menyoroti bahwa pengetahuan seringkali membawa kita pada kerumitan baru dan kebingungan yang mendalam, yang ditunjukkan melalui metafora oil spills di laut, simbol dari kekacauan dan ketidakpastian yang tak terhindarkan.
Peran Takdir dan Kehendak dalam Kehidupan
Dalam lirik, muncul pengakuan bahwa 'fate won't change, it knows me by name & it calls'. Ini menunjukkan kepercayaan bahwa takdir sudah ditetapkan dan selalu mengetahui siapa kita. Ada keheningan yang menyiratkan penerimaan terhadap kenyataan ini, meskipun terkadang kita dihadapkan pada keinginan untuk 'menjual jiwa' demi memahami segala sesuatu secara mendalam. Frasa ini mengekspresikan kerinduan akan makna hidup yang hakiki, namun mengingatkan bahwa kadang-kadang usaha tersebut bisa menuntun pada keputusasaan.
Konsep Waktu dan Keheningan Dalam 'The Magic Hour'
Judul lagu sendiri, 'The Magic Hour', merujuk pada momen magis di mana segala sesuatu tampak melambat dan membawa ketenangan. Dalam lirik, dinyatakan bahwa pada waktu ini, 'everything seems to slow right down'. Ada keindahan tersendiri di saat-saat di mana waktu seakan berhenti sejenak, memberi ruang untuk refleksi dan kedamaian hati. Momen ini menjadi simbol dari keheningan yang berisi makna, di mana pengetahuan yang tercermin dalam diri menjadi lebih jernih.
Ketidakpastian dan Keberanian Melangkah
Seperti baris, 'don′t know where i go or if i′m coming home', lagu ini menunjukkan perasaan ketidakpastian dalam perjalanan hidup. Meskipun begitu, ada semangat untuk tetap berdansa dan bergerak, yang dilambangkan melalui frasa 'still dancing'. Bahkan ketika merasa terkadang kalah atau kehilangan arah, keberanian untuk terus melangkah tetap menjadi inti dari pesan lagu ini, menggambarkan ketahanan dan kepercayaan diri yang berkelanjutan.
Korban dan Upaya Mencari Makna
Dalam bagian lain, sang penyanyi menggambarkan perjuangan mengatasi keadaan melalui metafora 'click my heels three times', yang mengacu pada kisah Dorothy dari Kisah Wizard of Oz yang berusaha kembali ke rumah. Lagu ini menyiratkan bahwa meskipun hidup penuh tantangan dan kebingungan, kita harus tetap berjuang dan percaya bahwa ada harapan di balik semua itu. Ada pula pertanyaan mendalam tentang relasi antara kesuksesan, kehilangan, dan pencarian makna hidup, yang dilihat dari 'faded glory' dan 'losing' yang dialami.
Secara keseluruhan, 'The Magic Hour' oleh Kimbra adalah sebuah karya yang dalam, menyentuh aspek emosional dan eksistensial manusia. Melalui liriknya, lagu ini mengajak pendengar untuk menerima ketidakpastian sebagai bagian dari hidup, menghargai momen-momen tenang yang memberi ruang untuk refleksi, dan terus berani melangkah meskipun penuh keraguan. Lagu ini merupakan pengingat bahwa di balik keberanian dan pencarian makna, kita sebenarnya sedang dalam proses menemukan diri sejati di dalam keheningan dan ketidakpastian waktu.'














































