
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Tunjukkan padaku
Adakah yang mau
Untuk dilahirkan
Makna lirik lagu ini menggambarkan pencarian identitas dan harapan untuk kehadiran yang be... tampilkan semua
Katakan padaku
Andaikan kau tahu
Tolonglah kau katakan itu
Lawanku, temanku, saudaraku, keluargaku
Pun aku
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kerinduan dan harapan seseorang untuk mendapat... tampilkan semua
Siang berganti malam
Terdengar panggilan-Nya
Suara anak-anak kecil yang pergi ke langgar
Menghampiri yang dewasa di sana
Tanpa tahu apa-apa
Melangkah dengan riang gembira
Makna lirik lagu ini menggambarkan peralihan waktu dari siang ke malam yang diiringi oleh ... tampilkan semua
Tunjukkan padaku (hmm)
Apakah kau mau (kau mau, kau mau)
Untuk dilahirkan?
Katakan, katakan, katakanlah
Katakan
Makna lirik lagu ini menggambarkan sebuah pencarian identitas dan tujuan hidup, di mana pe... tampilkan semua
Terlanjur, ya terlanjur
Terjawabkah, ya terjawab
Pertanyaan ini
Musuhku, sahabatku, kekasihku, guruku
Pun aku, ooh
Makna lirik lagu ini menggambarkan kompleksitas hubungan antar individu yang saling terkai... tampilkan semua
Damailah hatimu
Teduhlah pikiranmu
Kenyataannya adalah hidup
Tunjukkan, jawaban, katakan
Aku ada untukmu
Makna lirik lagu ini menggambarkan harapan untuk menciptakan kedamaian dan ketenangan dala... tampilkan semua
Tunjukkan padaku
Makna lirik lagu ini mencerminkan rasa pencarian dan kerinduan akan kejelasan dalam hidup,... tampilkan semua
Lagu 'Untukmu' yang dinyanyikan oleh Nadin Amizah dan Iwan Fals merupakan sebuah karya musik yang menyentuh hati dan penuh dengan makna mendalam. Melalui liriknya, lagu ini mengajak pendengarnya untuk merenungkan tentang keberadaan, hubungan antarmanusia, serta pencarian makna hidup. Mari kita bahas lebih dalam isi dan pesan yang terkandung dalam lirik lagu ini.
Pencarian Makna Kehidupan
Pembukaan lirik dengan pertanyaan, "Tunjukkan padaku, adakah yang mau untuk dilahirkan?" mencerminkan suatu pencarian yang mendalam. Pengulangan kata "tunjukkan padaku" menunjukkan kerinduan dan kebutuhan seseorang untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang hidup dan realitas di sekitarnya. Hal ini mengisyaratkan bahwa kita sering kali bertanya tentang tujuan dan alasan di balik kehidupan kita.
Interaksi Sosial dan Hubungan
Frasa "Lawanku, temanku, saudaraku, keluargaku, pun aku" menunjukkan adanya relasi yang kompleks antara individu dan orang-orang di sekitarnya. Lirik ini mencerminkan betapa pentingnya dukungan sosial dalam perjalanan hidup. Dalam konteks ini, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bisa dilihat sebagai usaha untuk memahami bagaimana kita berinteraksi dengan orang lain dan bagaimana kita saling mempengaruhi dalam perjalanan kita masing-masing.
Taktik Menghadapi Realitas
Kontras antara siang dan malam dalam lirik ini mencerminkan perjalanan waktu dan perubahan yang tak terhindarkan dalam hidup. Kata-kata yang menyoroti anak-anak kecil yang "menghampiri yang dewasa" menyiratkan harapan dan keceriaan yang sering kita lupakan di tengah kesibukan hidup. Pesan ini mengajak kita untuk tidak kehilangan sisi anak-anak kita, yaitu rasa ingin tahu dan kegembiraan dalam menghadapi kehidupan.
Refleksi dan Penerimaan
Pernyataan "Damailah hatimu, teduhlah pikiranmu" memberikan pesan penting tentang pentingnya ketenangan dan penerimaan atas kenyataan hidup. Ketika lirik menegaskan bahwa "kenyataannya adalah hidup", hal ini menunjukkan bahwa penerimaan ini adalah kunci untuk menemukan kedamaian. Dalam kehidupan yang penuh tantangan, memiliki ketenangan pikiran menjadi sangat vital.
Kesadaran dan Keterhubungan
Di bagian akhir lirik, ada pengulangan yang kuat untuk "katakan" dan "tunjukkan". Permohonan ini menciptakan rasa urgensi untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan. Melalui lirik ini, kita diingatkan bahwa kita semua ‘ada untukmu’, menciptakan jaringan dukungan emosional yang dapat membantu satu sama lain dalam perjalanan kehidupan yang penuh liku-liku.
Secara keseluruhan, lagu 'Untukmu' oleh Nadin Amizah dan Iwan Fals adalah refleksi yang menawan tentang keberadaan manusia, hubungan antarmanusia, dan penerimaan kenyataan hidup. Melalui liriknya yang puitis, kita diajak untuk merenung, memahami, serta berbagi dalam perjalanan yang disebut hidup. Pesan yang terkandung dalam lagu ini sangat relevan dalam konteks kehidupan sehari-hari, yang bisa menjadi pengingat bagi kita untuk tetap bersyukur dan saling mendukung.









































