Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Review Album • 1 tahun lalu
Album Artwork
The Great Impersonator
Halsey
Electropop, Etherpop, Indie Poptimism, Pop
19 Lagu • 2024
Tentang
"The Great Impersonator" adalah album terbaru Halsey yang dirilis pada 31 Oktober 2024, mencakup genre electropop, etherpop, indie poptimism, dan pop. Melalui 19 lagu, album ini menggambarkan perjuangan emosional, kesepian, dan pencarian identitas, menciptakan narasi kuat tentang kerentanan dan harapan dalam menghadapi realitas kehidupan yang kompleks.
Tracklist
© 2024 Columbia
Review Album

Album terbaru Halsey, The Great Impersonator, yang dirilis pada 31 Oktober 2024 di bawah label Columbia, menawarkan eksplorasi mendalam terhadap tema-tema emosional dan identitas. Dalam album ini, Halsey menampilkan gaya musik yang beragam, termasuk electropop, etherpop, indie poptimism, dan pop, menciptakan pengalaman mendengarkan yang unik dan menyentuh. Dengan total 19 lagu, Halsey berhasil mengisahkan berbagai nuansa perjalanan emosional dan refleksi pribadi yang menawan.

Tracklist dan Makna

Berikut adalah ringkasan dari beberapa lagu dalam album ini yang menggambarkan perasaan dan pengalaman yang universitas:

  • Only Living Girl in LA: Lagu ini mencerminkan perasaan kesepian dan perjuangan identitas penulis meskipun berada di tengah keramaian.
  • Ego: Mengisahkan tentang tekanan kehidupan sehari-hari dan pentingnya memahami diri sendiri di tengah ketidakpuasan emosional.
  • Dog Years: Menyampaikan kerinduan akan cinta dan kehangatan, sekaligus keinginan untuk menemukan kedamaian di tengah penderitaan.
  • Letter to God (1974): Menggambarkan kerinduan akan cinta dalam keluarga dan refleksi terhadap pengalaman menyedihkan dalam kehidupan.
  • Panic Attack: Menceritakan keraguan dalam hubungan akibat perasaan cinta yang bertentangan dengan kecemasan.
  • The End: Menyoroti perjuangan dengan masalah kesehatan dan rasa takut akan akhir yang mungkin mendekat.
  • I Believe in Magic: Refleksi seorang ibu tentang hubungan dengan anaknya dan harapan agar anaknya diperlakukan dengan baik di dunia.
  • Hometown: Menggambarkan kerinduan dan nostalgia tentang masa lalu, serta kesedihan atas kehilangan seorang teman.
  • I Never Loved You: Mengungkapkan kerumitan hubungan yang penuh luka dan ketidakpahaman.
  • Darwinism : Menyiratkan perasaan keterasingan dan pencarian identitas di tengah norma sosial.
  • Lonely is the Muse: Menceritakan tentang perjuangan untuk diakui sementara menjadi inspirasi bagi orang lain.
  • Arsonist: Menggambarkan penderitaan akibat hubungan beracun dan pencarian cinta yang tulus.
  • Life of the Spider (Draft): (Deskripsi belum tersedia)
  • Hurt Feelings: Mengeksplorasi hubungan anak dengan ayahnya yang rumit dan penuh ketegangan.
  • Lucky: Menyoroti kesepian di balik kesuksesan dan popularitas.
  • Letter to God (1998): Menggambarkan kecemasan dan harapan dalam hubungan dengan Tuhan di masa kesepian.
  • The Great Impersonator: Menyuguhkan perjuangan dengan identitas diri dan perasaan kesepian di balik penampilan.
  • Alice of the Upper Class: Menggambarkan kehilangan jati diri dan ketidakpuasan dengan norma sosial.

Kesan Akhir

Dengan The Great Impersonator, Halsey tidak hanya menawarkan lagu-lagu yang menarik secara musikal, tetapi juga menggugah perasaan dan refleksi mendalam tentang kehidupan, cinta, dan identitas. Setiap lagu dalam album ini memberikan sudut pandang yang berbeda terhadap kompleksitas emosi manusia, membuat album ini menjadi salah satu karya terpenting dalam karir Halsey.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto