
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
People standing in line to look at pre made sandwiches
People standing in line to get high to ′bad bitches'
People standing in line to smoke weed that′s green tea
People standing in line for two rails of oxiclean
People standing in line to nuke themselves with ketamine
Makna lirik lagu ini menggambarkan realitas kehidupan modern yang penuh dengan konsumsi be... tampilkan semua
It's artisan raw and gluten free
Probiotic superfood antioxidant low msg
Non GMO locally sourced quinoa and chia seeds
Jojoba and baobab dog treats
Hand made with wild goji berries
Agave, acai and activated whey protein
Makna lirik lagu ini menggambarkan penekanan terhadap produk makanan dan snack yang sehat,... tampilkan semua
People standing in line to buy whatever the McFuck they might
Want to shove down their foodpipes tonight
Makna lirik lagu ini menggambarkan gambaran kritis terhadap konsumsi berlebihan dan kebias... tampilkan semua
New watch in black gold
New shirt that looks old
Big dick and no soul
New pants with four holes
Old phones in one drawer
Five dry pens something from a kinder egg
And everything you didn't know you were looking for
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kekosongan dan pencarian akan kepuasan dalam k... tampilkan semua
People complaining cos′ their mum whines
People complaining about losing their minds
People complaining about standing in line
People standing in line and they don′t even know why
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan frustrasi dan ketidakpuasan masyarakat terhadap... tampilkan semua
Orang-orang berjejer untuk mendapatkan 'bad bitches' dan merasa tinggi
Orang-orang berjejer unt... tampilkan semua
Dalam dunia musik modern, lagu sering kali menjadi cermin dari fenomena sosial dan budaya yang sedang berlangsung. Lagu 'Premade Sandwiches' oleh Glass Animals adalah salah satu karya yang menyuguhkan refleksi tajam terhadap kehidupan konsumtif, identitas, dan keresahan masyarakat masa kini melalui lirik yang penuh ironi dan satire.
Makna dan Pesan Dalam Lirik
Lisrik lagu ini mampu menyiratkan berbagai lapisan makna, dimulai dari menggambarkan rutinitas orang yang 'berkumpul dan berdiri dalam antrean' untuk berbagai hal yang tampaknya sepele, seperti membeli sandwich buatan siap saji. Frasa ini bisa diartikan sebagai metafora dari masyarakat yang terjebak dalam budaya konsumsi cepat dan instan, dimana segalanya diperoleh tanpa proses yang mendalam.
Selain itu, terdapat gambaran tentang pencarian hiburan dan pelarian dari realitas dengan menggunakan zat seperti 'weed', 'ketamine', bahkan 'oxiclean', yang secara satir mencerminkan bagaimana manusia berusaha mengisi kekosongan atau mengatasi stres melalui hal-hal yang ekstrem dan seringkali tidak sehat.
Sikap Ironi Terhadap Materialisme
Bagian lirik yang menyebutkan 'New watch in black gold', 'New shirt that looks old', 'Big dick and no soul', serta 'Old phones in one drawer' menegaskan kritik terhadap obsesi terhadap materi dan penampilan. Lagu ini menyoroti bagaimana manusia terkadang lebih fokus pada barang-barang konsumtif dan gaya hidup yang tampak mewah, namun kehilangan esensi dan makna diri sejati.
Kondisi Sosial dan Psyche Modern
Kenyataan bahwa orang 'menginginkan apa yang mereka tidak tahu mereka cari' dan 'mengeluh karena orang tua mereka mengeluh' menunjukkan ketidakpuasan dan ketidakpastian yang melanda masyarakat modern. Mereka sering kali merasa stres, kehilangan arah, dan merasa terjebak dalam siklus yang sama tanpa paham mengapa mereka berada di dalamnya.
Pengulangan frase 'People standing in line and they don't even know why' menegaskan bahwa masyarakat masa kini berada dalam kondisi mekanis, mengikuti arus tanpa benar-benar memahami alasan di balik tindakan mereka. Ironinya, mereka juga tidak mampu menemukan makna dari apa yang mereka kejar.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, lagu 'Premade Sandwiches' oleh Glass Animals adalah kritik sosial yang tajam yang menyoroti tren konsumsi, pencarian identitas, serta ketidakpastian emosional dan psikologis masyarakat modern. Melalui lirik yang penuh ironi dan satire, lagu ini mengajak pendengar merenungkan makna kehidupan di era keberlebihan ini dan pentingnya menyadari apa yang benar-benar kita cari di tengah gelombang konsumsi dan gaya hidup yang serba cepat dan superfisial.









































