
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Bergema suara
Terngiang kudengar
Terpaksa kut′rima semua
Kata-kata yang hina
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan sakit hati dan kepasrahan seseorang yang harus ... tampilkan semua
Sampai di hari ini
Tepatnya ku di sini
Ku berjalan menyusuri
Hal yang ku tak tahu pasti
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjalanan hidup seseorang yang sedang merenungkan kebe... tampilkan semua
Terisak hati ini
Menangisi hal yang tak pernah henti
Perkara t'rus bergilir
Pun doa terus mengalir
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan sedih dan kehilangan yang mendalam akibat situ... tampilkan semua
Hei, waktu berubah
Tak sama hari yang silam
Dicekik temaram
Banyak persoalan
Dalam hati yang terpendam
Bawa diri lintasi yang suram
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan dan perubahan waktu yang mempengaruhi kehidup... tampilkan semua
Di hari ini
Tepatnya ku di sini
Melamun menatapi
Tanpa mata berkedip
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang berada dalam keadaan melamun at... tampilkan semua
Sepatah kata menghilang
Membawa raguku melayang
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kehilangan dan kerinduan yang mendalam. Sepata... tampilkan semua
Hei, waktu berubah (sepatah kata menghilang)
Tak sama hari yang silam (membawa raguku melayang)
Dicekik temaram
Banyak persoalan (sepatah kata menghilang)
Dalam hati yang terpendam (membawa raguku melayang)
Bawa diri lintasi yang suram
Makna lirik lagu ini mencerminkan pergulatan emosional yang dirasakan seseorang saat mengh... tampilkan semua
Lagu 'Alih' yang dinyanyikan oleh Feby Putri menyuguhkan keseimbangan antara melankoli dan refleksi yang mendalam melalui liriknya. Setiap bait dari lagu ini membawa pendengar pada perjalanan emosional yang tidak hanya menyentuh perasaan, tetapi juga menggugah kesadaran akan kompleksitas kehidupan.
Salah satu tema utama yang dapat diidentifikasi dari lirik ini adalah rasa kehilangan dan pergeseran waktu. Pada lirik awal, terdengar ungkapan 'Bergema suara / Terngiang kudengar', yang menunjukkan ada suara atau jejak kenangan yang terus menghantui. Hal ini memberi kesan bahwa masa lalu tetap hidup dalam ingatan, meskipun realita yang dihadapi kini sangat berbeda.
Penerimaan hingga Kesedihan
Ungkapan 'Terpaksa kut'rima semua / Kata-kata yang hina' mencerminkan kondisi di mana seseorang merasa dipaksa menerima hal-hal yang menyakitkan. Kata-kata yang hina bisa diartikan sebagai berbagai cemoohan atau ejekan yang mungkin diterima oleh subjek lagu. Di sinilah kita melihat adanya perjalanan dari penerimaan menuju kesedihan yang lebih dalam, ditandai dengan lirik 'Terisak hati ini / Menangisi hal yang tak pernah henti'.
Dalam bait tersebut, Feby Putri berhasil mengekspresikan gundah gulana yang sering kali dialami seseorang ketika harus menghadapi situasi yang tidak menyenangkan. Perasaan ini semakin diperkuat dengan lirik 'Pun doa terus mengalir', yang menggambarkan harapan meski dalam keadaan terpuruk.
Perubahan dan Kompleksitas Emosi
Seiring berjalannya lagu, kita menyaksikan adanya penggambaran tentang bagaimana waktu berubah. Lirik 'Hei, waktu berubah / Tak sama hari yang silam' menggambarkan realitas bahwa kehidupan adalah perjalanan yang penuh dengan perubahan. Dalam konteks ini, bisa jadi lirik ini menjadi pengingat bahwa situasi yang dihadapi hari ini tidak akan pernah sama dengan masa lalu yang pernah dialami.
Bait selanjutnya, 'Dicekik temaram / Banyak persoalan / Dalam hati yang terpendam', menegaskan bahwa meskipun waktu terus bergerak, beban emosional dan persoalan pribadi tetap ada. Ini menjadi gambaran realistis tentang bagaimana banyak orang menderita dalam keheningan.
Kehilangan dan Harapan
Frasa 'Sepatah kata menghilang / Membawa raguku melayang' bisa ditafsirkan sebagai simbol dari kehilangan yang membuat kita merasa terputus dari kenyataan. Dalam konteks ini, kata yang hilang menunjukkan bahwa ada hal yang sangat penting yang seharusnya ada, tetapi kini lenyap, menyebabkan rasa kehilangan yang dalam.
Akhir dari lagu ini kembali mengingatkan kita tentang siklus yang terus berulang. Dengan sekali lagi mengulangi frasa tentang waktu yang berubah dan banyak persoalan yang terpendam, Feby Putri mengajak pendengar untuk memahami bahwa setiap individu memiliki beban dan kisah yang seringkali tidak terlihat oleh orang lain.
Kesimpulan
Lagu 'Alih' bukan hanya sekadar sebuah melodi, tetapi juga refleksi dari perasaan manusia yang kompleks. Melalui lirik yang puitis dan emosional, Feby Putri berhasil membangkitkan resonansi dalam hati setiap pendengar. Pesan utama yang ingin disampaikan adalah, meskipun waktu terus bergerak, rasa kehilangan dan harapan selalu saling berkait dalam perjalanan hidup kita.










































